Korban adalah Ranu Prasetyo, 52, warga Dusun Pendowo, Desa Ngrowo, Kecamatan Bangsal. Buruh bagian produksi PT Bricon di Desa Banjartanggul, Kecamatan Pungging, itu ditemukan tewas sekitar pukul 23.00. "Saat pertama kali ditemukan rekannya, korban sudah meninggal dengan posisi terlentang di lantai kamar mandi," ujar Kapolsek Pungging AKP Margo Sukwandi.
Dijelaskannya, sebelum ditemukan tewas, mulanya korban bekerja seperti biasa. Yakni menyortir bata ringan di bagian produksi. Namun, saat tengah bekerja tiba-tiba Ranu mengeluh sakit perut. Lantas ia bergegas ke kamar mandi. "Korban sempat bilang ke rekan kerjanya kalau sakit. Setelah itu langsung pamit ke kamar mandi," terangnya.
Usai pamit dan pergi ke kamar mandi, korban tak kunjung kembali. Khawatir akan kondisi korban, rekan kerjanya lantas mencari Ranu ke kamar mandi karyawan. Kekhawatiran itu benar terjadi.
Korban ditemukan tergelak tak bernyawa di dalam kamar mandi. "Mereka langsung cek kondisi korban. Ternyata sudah meninggal. Saksi langsung lapor ke security yang diteruskan ke kami," urai Margo.
Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto diterjunkan guna membantu proses identifikasi. Hasilnya, diduga korban tewas akibat riwayat penyakitnya kambuh.
"Tidak ditemukan luka bekas kekerasan. Diduga korban meninggal karena penyakit jantung dan asam lambungnya kambuh. Keterangan dari keluarganya, tiga minggu lalu korban sempat rawat inap di RSUD Prof dr Soekandar Mojosari karena sakitnya itu," sebutnya.
Usai melakoni visum di RSUD Prof dr Soekandar Mojosari, jasad korban diserahkan ke pihak keluarga. Agar jasad korban bisa segera dimakamkan. "Setelah proses identifikasi selesai, kami serahkan sepenuhnya ke pihak keluarga korban. Pihak keluarga tidak berkenan jika dilakukan otopsi karena menerima ini sebagai takdir dan tidak menuntut siapapun," tandas Kapolsek. (vad/fen) Editor : Fendy Hermansyah