alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Friday, May 20, 2022

Ambulans PMI Kota Tabrak Mobil

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Mobil ambulans PMI Kota Mojokerto terlibat kecelakaan di Simpang Empat Jalan Kartini, Kota Mojokerto, kemarin dini hari. Beruntung, insiden antara mobil Ertiga warna silver bernopol W 1556 CE dengan ambulans warna putih bernopol S 8467 SP yang hendak mengangkut korban kecelakaan itu tak menimbulkan korban jiwa.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 00.00 kemarin itu bermula saat ambulans yang dikemudikan Reza, salah seorang relawan PMI, melaju dari arah utara Jalan Mojopahit, Kota Mojokerto. Saat itu, ambulans hendak menuju Jalan Tropodo, Kota Mojokerto. ’’Waktu itu, kita ditelpon Polres kalau ada korban kecelakaan yang butuh pertolongan ambulans. Kita langsung menuju ke lokasi,’’ terang Sekretaris PMI Kota Mojokerto Choirul Anwar, kemarin.

Dengan menyalakan sirine dan lampur rotari, ambulans melaju di lajur kanan Jalan Mojopahit menuju lokasi. Nahas, setibanya di Simpang Empat Jalan Kartini yang saat itu traffic light menyala merah, ambulans terlibat kecelakaan. Di waktu yang bersamaan, tiba-tiba mobil Ertiga bernopol W 1556 CE melaju kencang dari arah barat. Kecelakaan pun tak terelakkan. Disinyalir, sopir mobil Ertiga itu tidak melihat dan mendengar sinyal darurat dari ambulans. ’’Ambulans kita sudah menyalakan sirine dan lampu rotari. Artinya, memberitahukan pada pengguna jalan lainnya bahwa ambulans ini meminta prioritas jalan. Dan sopir ambulans kita juga sempat ngerem tapi ndak nutut,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Emak-Emak Bobol Rumah Teman

Akibatnya, ambulans berpenumpang sopir dan satu tenaga medis itu ringsek di bagian depan. Sedangkan mobil bernopol W 1556 CE itu penyok dibagian pintu depan sebelah kiri. ’’Rusak di bagian. Bemper depan dan radiatornya rusak, sekarang sudah dievakuasi di rumah derek. Jadi sementara ini kita gunakan ambulans donor darah untuk service korban kecelakaan,’’ urainya.

Ditambahkannya, lantaran ambulans terlibat kecelakaan, korban kecelakaan di Jalan Tropodo terpaksa dievakuasi warga setempat. ’’Sudah dievakuasi pakai mobil warga. Jelas kita tidak menginginkan kejadian ini, kita sudah berhati-hati namun kita tidak bisa menghindari musibah,’’ imbuhnya.

Sementara itu, Kanitlaka Satlantas Polres Mojokerto Kota Ipda Lukman Basoni mengatakan, pihaknya bakal mendatangkan kedua pihak guna menyelesaikan insiden kecelakaan tersebut. ’’Besok (hari ini) mereka datang ke kantor (Polres Mojokerto Kota). Nanti akan kami mediasi dan mintai keterangan terkait kecelakaan yang mengakibatkan kerugian materiil ini,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Bos Toko Emas Garuda Mojosari Ditetapkan Tersangka, Kasus Tabrak Lari

Diterangkannya, berdasarkan Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dalam pasal 134 ada sejumlah pengguna jalan yang memperoleh hak utama untuk didahulukan. Di antaranya, mobil pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas, ambulans yang mengangkut orang sakit, hingga kendaraan yang memberikan pertolongan pada kecelakaan. ’’Mobil ambulans adalah salah satu kendaraan yang prioritas ya harusnya kendaraan dari arah barat itu memperhatikan (kondisi lalu lintas dari arah lain) juga. Nanti kita lihat bagaimana keterangan masing-masing pengemudi,’’ pungkasnya. (vad/fen)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Mobil ambulans PMI Kota Mojokerto terlibat kecelakaan di Simpang Empat Jalan Kartini, Kota Mojokerto, kemarin dini hari. Beruntung, insiden antara mobil Ertiga warna silver bernopol W 1556 CE dengan ambulans warna putih bernopol S 8467 SP yang hendak mengangkut korban kecelakaan itu tak menimbulkan korban jiwa.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 00.00 kemarin itu bermula saat ambulans yang dikemudikan Reza, salah seorang relawan PMI, melaju dari arah utara Jalan Mojopahit, Kota Mojokerto. Saat itu, ambulans hendak menuju Jalan Tropodo, Kota Mojokerto. ’’Waktu itu, kita ditelpon Polres kalau ada korban kecelakaan yang butuh pertolongan ambulans. Kita langsung menuju ke lokasi,’’ terang Sekretaris PMI Kota Mojokerto Choirul Anwar, kemarin.

Dengan menyalakan sirine dan lampur rotari, ambulans melaju di lajur kanan Jalan Mojopahit menuju lokasi. Nahas, setibanya di Simpang Empat Jalan Kartini yang saat itu traffic light menyala merah, ambulans terlibat kecelakaan. Di waktu yang bersamaan, tiba-tiba mobil Ertiga bernopol W 1556 CE melaju kencang dari arah barat. Kecelakaan pun tak terelakkan. Disinyalir, sopir mobil Ertiga itu tidak melihat dan mendengar sinyal darurat dari ambulans. ’’Ambulans kita sudah menyalakan sirine dan lampu rotari. Artinya, memberitahukan pada pengguna jalan lainnya bahwa ambulans ini meminta prioritas jalan. Dan sopir ambulans kita juga sempat ngerem tapi ndak nutut,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Empat Pelajar Asal Jombang Terjaring Razia Satpol PP

Akibatnya, ambulans berpenumpang sopir dan satu tenaga medis itu ringsek di bagian depan. Sedangkan mobil bernopol W 1556 CE itu penyok dibagian pintu depan sebelah kiri. ’’Rusak di bagian. Bemper depan dan radiatornya rusak, sekarang sudah dievakuasi di rumah derek. Jadi sementara ini kita gunakan ambulans donor darah untuk service korban kecelakaan,’’ urainya.

Ditambahkannya, lantaran ambulans terlibat kecelakaan, korban kecelakaan di Jalan Tropodo terpaksa dievakuasi warga setempat. ’’Sudah dievakuasi pakai mobil warga. Jelas kita tidak menginginkan kejadian ini, kita sudah berhati-hati namun kita tidak bisa menghindari musibah,’’ imbuhnya.

Sementara itu, Kanitlaka Satlantas Polres Mojokerto Kota Ipda Lukman Basoni mengatakan, pihaknya bakal mendatangkan kedua pihak guna menyelesaikan insiden kecelakaan tersebut. ’’Besok (hari ini) mereka datang ke kantor (Polres Mojokerto Kota). Nanti akan kami mediasi dan mintai keterangan terkait kecelakaan yang mengakibatkan kerugian materiil ini,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Tekanan Dewan Berujung Suap Proyek PENS
- Advertisement -

Diterangkannya, berdasarkan Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dalam pasal 134 ada sejumlah pengguna jalan yang memperoleh hak utama untuk didahulukan. Di antaranya, mobil pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas, ambulans yang mengangkut orang sakit, hingga kendaraan yang memberikan pertolongan pada kecelakaan. ’’Mobil ambulans adalah salah satu kendaraan yang prioritas ya harusnya kendaraan dari arah barat itu memperhatikan (kondisi lalu lintas dari arah lain) juga. Nanti kita lihat bagaimana keterangan masing-masing pengemudi,’’ pungkasnya. (vad/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Proses Coblosan Sangat Ketat

Smooting, Tak Sekadar Lurus Natural

Ratusan Kursi Kepala Sekolah Lowong

Artikel Terbaru


/