alexametrics
24.8 C
Mojokerto
Saturday, May 21, 2022

Tambah Speed Trap dan Bangun Jalur Baru

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Titik rawan kecelakaan lalu lintas (black spot area) menjadi atensi Satlantas Polres Mojokerto. Bersama sejumlah pihak, kepolisian bakal memperbanyak speed trap dan membangun jalur baru.

Salah satu jalur black spot itu berada di sepanjang Jalan RA Basuni Sooko. Di jalur ini, akan diperbanyak speed trap. Sementara, di jalur Pacet-Cangar, rambu peringatan akan diperbanyak dan menambah jalur baru yang tengah digodok bersama Dishub Jatim.

Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Arpan mengatakan, sepanjang tahun 2021, terdapat dua black spot area di wilayah hukum Polres Mojokerto. Rencananya, polisi bakal melakukan sejumlah pembenahan pada titik rawan kecelakaan lalu lintas tersebut.

Baca Juga :  Tertangkap Tim Saber Pungli, PNS Dicopot dari Jabatannya

Bersama stakeholder terkait, jumlah penerangan jalan umum (PJU) dan speed trap di Jalan RA Basuni Sooko bakal ditambah. ”Agar pengguna jalan tidak kebut-kebutan. {enambahan speed trap itu sekalian untuk mengantisipasi adanya balap liar,” terangnya.

Sedangkan, untuk Jalur tengkorak Pacet-Cangar, pihaknya menegaskan, tidak akan menambah jalur penyelamat rem blong. Pihaknya bakal mengoptimalkan jalur penyelamat yang ada sekaligus menambah rambu peringatan di sekitarnya.

Tak hanya itu. Kepolisian bersama dinas terkait juga tengah mengupayakan pembangunan jalur turunan baru dari arah Cangar dengan kemiringan yang lebih landai.  

Selama periode Januari hingga Juni, Satlantas Polres Mojokerto mencatat, telah terjadi 382 insiden kecelakaan. Di antaranya, 79 peristiwa mengakibatkan kematian hingga menimbulkan 83 korban tewas, 382 luka ringan, dan dua korban luka berat.

Baca Juga :  Jaring Puluhan Wisatawan Tak Bermasker

Sedangkan, selama periode Juli hingga 27 Desember, terjadi 318 peristiwa kecelakaan lalu lintas dengan 69 kejadian fatalias yang menimbulkan 324 korban luka ringan, 71 korban jiwa, dan lima korban luka berat.  ”Penurunan kejadian dan fatalitas laka lantas tidak terlepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Semoga ke depan, masyarakat lebih patuh terhadap peraturan lalu lintas sehingga bisa mewujutkan zero accident,” ungkap mantan Kasatlantas Polres Kota Kediri itu. (vad/ron)

 

 

 

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Titik rawan kecelakaan lalu lintas (black spot area) menjadi atensi Satlantas Polres Mojokerto. Bersama sejumlah pihak, kepolisian bakal memperbanyak speed trap dan membangun jalur baru.

Salah satu jalur black spot itu berada di sepanjang Jalan RA Basuni Sooko. Di jalur ini, akan diperbanyak speed trap. Sementara, di jalur Pacet-Cangar, rambu peringatan akan diperbanyak dan menambah jalur baru yang tengah digodok bersama Dishub Jatim.

Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Arpan mengatakan, sepanjang tahun 2021, terdapat dua black spot area di wilayah hukum Polres Mojokerto. Rencananya, polisi bakal melakukan sejumlah pembenahan pada titik rawan kecelakaan lalu lintas tersebut.

Baca Juga :  Tertangkap Tim Saber Pungli, PNS Dicopot dari Jabatannya

Bersama stakeholder terkait, jumlah penerangan jalan umum (PJU) dan speed trap di Jalan RA Basuni Sooko bakal ditambah. ”Agar pengguna jalan tidak kebut-kebutan. {enambahan speed trap itu sekalian untuk mengantisipasi adanya balap liar,” terangnya.

Sedangkan, untuk Jalur tengkorak Pacet-Cangar, pihaknya menegaskan, tidak akan menambah jalur penyelamat rem blong. Pihaknya bakal mengoptimalkan jalur penyelamat yang ada sekaligus menambah rambu peringatan di sekitarnya.

Tak hanya itu. Kepolisian bersama dinas terkait juga tengah mengupayakan pembangunan jalur turunan baru dari arah Cangar dengan kemiringan yang lebih landai.  

- Advertisement -

Selama periode Januari hingga Juni, Satlantas Polres Mojokerto mencatat, telah terjadi 382 insiden kecelakaan. Di antaranya, 79 peristiwa mengakibatkan kematian hingga menimbulkan 83 korban tewas, 382 luka ringan, dan dua korban luka berat.

Baca Juga :  Randy Dituntut Ringan

Sedangkan, selama periode Juli hingga 27 Desember, terjadi 318 peristiwa kecelakaan lalu lintas dengan 69 kejadian fatalias yang menimbulkan 324 korban luka ringan, 71 korban jiwa, dan lima korban luka berat.  ”Penurunan kejadian dan fatalitas laka lantas tidak terlepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Semoga ke depan, masyarakat lebih patuh terhadap peraturan lalu lintas sehingga bisa mewujutkan zero accident,” ungkap mantan Kasatlantas Polres Kota Kediri itu. (vad/ron)

 

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/