alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Kesal Ditilang Polisi, Bikin Story WA ’’Si anjing mulai aktif’’

DAWARBLANDONG, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kasus unggahan status atau story WhatsApp (WA) menyinggung tubuh kepolisian berlatarbelakang dendam. Ahmad Fatoni, 20, mengaku jengkel karena setahun yang lalu terkena razia tilang. Alhasil, dia meluapkan kekesalannya dengan mengunggah status yang justru berujung wajib lapor.

Kekesalannya ini diungkapkannya pada Senin (18/1) malam melalui unggahan berisi foto mobil patroli Polsek Dawarblandong dengan keterangan ‘Si anjing mulai aktif’. Aksinya tersebar dan pelaku dinilai telah melanggar UU ITE. Warga Desa Cinandang, Kecamatan Dawarblandong, itu terancam hukuman enam tahun penjara sebelum akhirnya ia minta maaf secara terbuka.

Kepada petugas, Ahmad Fatoni mengaku melakukan aksinya tersebut karena kesal dengan polisi. Hal ini bermula ketika dia terjaring razia di kawasan Kota Mojokerto setahun yang lalu. ’’Latar belakang dia pasang status (WA) itu karena setahun yang lalu pernah ditilang polisi di Kota Mojokerto,’’ ungkap Kanit Reskrim Polsek Dawarblandong Aiptu Agus Sadikin kemarin.

Baca Juga :  Penjagaan Lebih Ketat, Pintu Pagar Tutup-Buka

Kekesalan itu rupanya masih dipendamnya. Alhasil, sekitar pukul 19.45 saat pelaku sedang asyik nongkrong di warung kopi (warkop). Tiba-tiba mobil patroli datang untuk operasi yustisi. Tak ayal, memori buruk ketika terkena tilang setahun lalu muncul kembali. ’’Dia mengaku iseng meluapkan kekesalannya lewat status (WA) itu,’’ tambahnya.

Agus menegaskan,  dari kejadian itu pelaku hanya terkena wajib lapor pada hari Senin dan Kamis. Hal ini, menurutnya, sebagai bahan pembelajaran bagi siapapun agar lebih bijak dalam bermedia sosial. ’’Makanya kami beri edukasi dengan kejadian ini.Mudah-mudahan lebih berhati-hati dan menjadi pribadi yang lebih baik,’’ pungkasnya. (adi)

DAWARBLANDONG, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kasus unggahan status atau story WhatsApp (WA) menyinggung tubuh kepolisian berlatarbelakang dendam. Ahmad Fatoni, 20, mengaku jengkel karena setahun yang lalu terkena razia tilang. Alhasil, dia meluapkan kekesalannya dengan mengunggah status yang justru berujung wajib lapor.

Kekesalannya ini diungkapkannya pada Senin (18/1) malam melalui unggahan berisi foto mobil patroli Polsek Dawarblandong dengan keterangan ‘Si anjing mulai aktif’. Aksinya tersebar dan pelaku dinilai telah melanggar UU ITE. Warga Desa Cinandang, Kecamatan Dawarblandong, itu terancam hukuman enam tahun penjara sebelum akhirnya ia minta maaf secara terbuka.

Kepada petugas, Ahmad Fatoni mengaku melakukan aksinya tersebut karena kesal dengan polisi. Hal ini bermula ketika dia terjaring razia di kawasan Kota Mojokerto setahun yang lalu. ’’Latar belakang dia pasang status (WA) itu karena setahun yang lalu pernah ditilang polisi di Kota Mojokerto,’’ ungkap Kanit Reskrim Polsek Dawarblandong Aiptu Agus Sadikin kemarin.

Baca Juga :  Adu Moncong, Satu Tewas, Tiga Luka

Kekesalan itu rupanya masih dipendamnya. Alhasil, sekitar pukul 19.45 saat pelaku sedang asyik nongkrong di warung kopi (warkop). Tiba-tiba mobil patroli datang untuk operasi yustisi. Tak ayal, memori buruk ketika terkena tilang setahun lalu muncul kembali. ’’Dia mengaku iseng meluapkan kekesalannya lewat status (WA) itu,’’ tambahnya.

Agus menegaskan,  dari kejadian itu pelaku hanya terkena wajib lapor pada hari Senin dan Kamis. Hal ini, menurutnya, sebagai bahan pembelajaran bagi siapapun agar lebih bijak dalam bermedia sosial. ’’Makanya kami beri edukasi dengan kejadian ini.Mudah-mudahan lebih berhati-hati dan menjadi pribadi yang lebih baik,’’ pungkasnya. (adi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/