alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 18, 2022

Marketing Bank Mandiri Tewas Terlindas

KRANGGAN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kecelakaan melibatkan sepeda motor dan truk gandeng terjadi di Jalan Raya Bypass, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Selasa (26/11). Pengendara sepeda Motor Honda Beat Nopol L 5932 OB, Diana Elyana Fendy, 38, tewas dalam kondisi mengenaskan.

Tubuh ibu rumah tangga asal Perumahan Indraprasta, Desa Mlaten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto ini, hancur setelah tergilas truk bermuat pupuk.

Bahkan, tubuh ibu dua anak belakangan diketahui sebagai marketing freelance Bank Mandiri Surabaya itu, sempat terseret hingga 20 meter lebih sebelum truk bernopol L 8481 UP yang dikemudikan Mudzakir, warga Kelurahan Kadilangu, Kecamatan Demak Kota, Kabupaten Demak itu, berhenti.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.30. Berawal, saat kedua kendaraan yang terlibat berjalan dari arah Surabaya menuju Jombang. Dengan posisi korban berada di belakang truk. Saat di lokasi, korban hendak mendahului dari sisi kiri truk. ’’Tapi, di tengah mendahului, sepeda motor korban terpeleset dan akhirnya jatuh,’’ kata Rohman, salah satu warga di lokasi.

Baca Juga :  Terobos Lampu Merah, Pemotor Terjepit Trailer.

Petaka pun terjadi. Korban yang jatuh ke kanan lantas dihantam truk yang berjalan searah di sisi kanannya. Seketika korban tewas di lokasi. Selain terlindas ban belakang truk, tubuh korban juga terseret hingga 20 meter lebih. Kondisi itu membuat bagian tubuh korban remuk. ’’Tadi (kemarin, Red) sempat mau ada yang menolong saat jatuh. Tapi, saat didekati, ternyata orangnya terseret truk. Di tempat jatuhnya hanya tinggal motornya. Kondisinya sangat memprihatinkan,’’ terangnya.

Dia menduga, selain barang bawaan berupa kipas angin terlibat bersinggungan dengan truk, sebelum jatuh, spontan korban sempat melakukan pengereman yang berkaibat ban depan motor korban terpeleset aspal. ’’Saat jatuh, tubuh korban masuk kolong truk, makanya sampai terseret,’’ tegasnya.

Baca Juga :  PNS Disporabudpar Kota Mojokerto Tewas di Kamar Hotel

Sedangkan, sepeda motor dan barang bawaan korban hanya mengalami rusak ringan, lantaran jatuh ke kiri jalan. Evakuasi yang dilakukan petugas dibantu relawan sempat memakan waktu. ’’Saya juga tidak tahu pasti. Saya tahunya ada gronjalan gitu saja,’’ ungkap sopir truk, Mudzakir.

Ia mengaku, saat melaju dari Surabaya menuju Jombang dirinya hanya melihat korban yang berkendara seorang diri berada di sisi kiri truk gandeng bermuatan pupuk yang dikemudikannya. ’’Jadi mau ngerem gimana. Saya tidak tahu jatuhnya. Saya berhenti tadi (kemarin, Red) juga karena dikasih tahu pengguna jalan,’’ terangnya.

Untuk proses penyelidikan, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan ke Mapolresta Mojokerto. Pun demikian dengan sang sopir juga diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

KRANGGAN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kecelakaan melibatkan sepeda motor dan truk gandeng terjadi di Jalan Raya Bypass, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Selasa (26/11). Pengendara sepeda Motor Honda Beat Nopol L 5932 OB, Diana Elyana Fendy, 38, tewas dalam kondisi mengenaskan.

Tubuh ibu rumah tangga asal Perumahan Indraprasta, Desa Mlaten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto ini, hancur setelah tergilas truk bermuat pupuk.

Bahkan, tubuh ibu dua anak belakangan diketahui sebagai marketing freelance Bank Mandiri Surabaya itu, sempat terseret hingga 20 meter lebih sebelum truk bernopol L 8481 UP yang dikemudikan Mudzakir, warga Kelurahan Kadilangu, Kecamatan Demak Kota, Kabupaten Demak itu, berhenti.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.30. Berawal, saat kedua kendaraan yang terlibat berjalan dari arah Surabaya menuju Jombang. Dengan posisi korban berada di belakang truk. Saat di lokasi, korban hendak mendahului dari sisi kiri truk. ’’Tapi, di tengah mendahului, sepeda motor korban terpeleset dan akhirnya jatuh,’’ kata Rohman, salah satu warga di lokasi.

Baca Juga :  Truk Boks Tabrak Pohon

Petaka pun terjadi. Korban yang jatuh ke kanan lantas dihantam truk yang berjalan searah di sisi kanannya. Seketika korban tewas di lokasi. Selain terlindas ban belakang truk, tubuh korban juga terseret hingga 20 meter lebih. Kondisi itu membuat bagian tubuh korban remuk. ’’Tadi (kemarin, Red) sempat mau ada yang menolong saat jatuh. Tapi, saat didekati, ternyata orangnya terseret truk. Di tempat jatuhnya hanya tinggal motornya. Kondisinya sangat memprihatinkan,’’ terangnya.

Dia menduga, selain barang bawaan berupa kipas angin terlibat bersinggungan dengan truk, sebelum jatuh, spontan korban sempat melakukan pengereman yang berkaibat ban depan motor korban terpeleset aspal. ’’Saat jatuh, tubuh korban masuk kolong truk, makanya sampai terseret,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Pabrik Baja Terbakar, Lima Jam, Api Tak Padam
- Advertisement -

Sedangkan, sepeda motor dan barang bawaan korban hanya mengalami rusak ringan, lantaran jatuh ke kiri jalan. Evakuasi yang dilakukan petugas dibantu relawan sempat memakan waktu. ’’Saya juga tidak tahu pasti. Saya tahunya ada gronjalan gitu saja,’’ ungkap sopir truk, Mudzakir.

Ia mengaku, saat melaju dari Surabaya menuju Jombang dirinya hanya melihat korban yang berkendara seorang diri berada di sisi kiri truk gandeng bermuatan pupuk yang dikemudikannya. ’’Jadi mau ngerem gimana. Saya tidak tahu jatuhnya. Saya berhenti tadi (kemarin, Red) juga karena dikasih tahu pengguna jalan,’’ terangnya.

Untuk proses penyelidikan, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan ke Mapolresta Mojokerto. Pun demikian dengan sang sopir juga diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/