alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Wednesday, August 10, 2022

Polisi Gulung Arena Jalan RA Basuni, 102 Bikers Liar Ditangkap

SOOKO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Arena balap liar di sepanjang Jalan RA Basuni, Kecamatan Sooko, digulung polisi, Minggu (26/6) dini hari. Sebanyak 102 pemuda ditangkap dan 83 sepeda motor diamankan.

Razia balap liar berlangsung sekitar pukul 00.30. Polisi mengepung Jalan RA Basuni dari kedua arah. Dengan demikian, ratusan pemuda yang sedang trek-trekan tidak bisa melarikan diri. ”Ada 82 motor dan 102 orang yang kami amankan,” tegas Kasatlantas Polres Mojokerto Kota AKP Arpan, kemarin.

Pihaknya mendapat laporan dari masyarakat yang resah dengan ajang balap liar yang kerap berlangsung saat dini hari. Aksi adu kecepatan dengan kendaraan motor berknalpot brong itu meresahkan. Kegiatan tersebut mengganggu warga dan membahayakan pengguna jalan. ”Di Jalan RA Basuni seringkali disalahgunakan jadi tempat trek-trekan. Kita mengamankan pemilik motor untuk penindakan lebih lanjut,” jelasnya.

Baca Juga :  Puguh: Commitmen Fee Saya Taruh di Mejanya Pak Zaenal

Total sebanyak 102 pembalap liar dan 82 motor diamankan. Dalam razia itu, para pelaku balap liar diminta menuntun sepeda motornya menuju pos polisi Jampirogo. Dari sana, pelaku dan barang bukti motor diangkut menuju Mapolres Mojokerto. Para pembalap motor yang rata-rata berusia muda langsung diberi sanksi penilangan.

Mereka juga diberi pembinaan dan surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan. Untuk kendaraan motor, lanjut Arpan, sementara ini disita. Pemilik diperbolehkan mengambil kendaraan dengan syarat menganti onderdil dengan jenis yang sesuai standar.

Selain di Jalan RA Basuni, razia balap liar ini juga di ruas jalan Desa Domas, Kecamatan Trowulan. Namun, razia di kawasan yang lama dijadikan arena untuk adu kecepatan itu tidak mendapatkan hasil. ”Yang di Trowulan tidak dapat. Yang dapat di Jalan RA Basuni,” terang Kapolsek Trowulan Kompol Imam Mahmudi.

Baca Juga :  Korban-Pelaku Sodomi Disarankan Damai

Pihak kepolisian mengaku bakal meningkatkan patroli untuk mengantisipasi aksi balap liar yang meresahkan tersebut. Ajang balap liar ini kerap terjadi saat malam hari, khususnya pada akhir pekan. Mereka beradu kecepatan di jalan protokol yang masih banyak dilalui pengendara. Selain mengganggu, aksi ini juga membahayakan dan dapat memicu kecelakaan fatal. (adi/ron)

SOOKO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Arena balap liar di sepanjang Jalan RA Basuni, Kecamatan Sooko, digulung polisi, Minggu (26/6) dini hari. Sebanyak 102 pemuda ditangkap dan 83 sepeda motor diamankan.

Razia balap liar berlangsung sekitar pukul 00.30. Polisi mengepung Jalan RA Basuni dari kedua arah. Dengan demikian, ratusan pemuda yang sedang trek-trekan tidak bisa melarikan diri. ”Ada 82 motor dan 102 orang yang kami amankan,” tegas Kasatlantas Polres Mojokerto Kota AKP Arpan, kemarin.

Pihaknya mendapat laporan dari masyarakat yang resah dengan ajang balap liar yang kerap berlangsung saat dini hari. Aksi adu kecepatan dengan kendaraan motor berknalpot brong itu meresahkan. Kegiatan tersebut mengganggu warga dan membahayakan pengguna jalan. ”Di Jalan RA Basuni seringkali disalahgunakan jadi tempat trek-trekan. Kita mengamankan pemilik motor untuk penindakan lebih lanjut,” jelasnya.

Baca Juga :  Korban-Pelaku Sodomi Disarankan Damai

Total sebanyak 102 pembalap liar dan 82 motor diamankan. Dalam razia itu, para pelaku balap liar diminta menuntun sepeda motornya menuju pos polisi Jampirogo. Dari sana, pelaku dan barang bukti motor diangkut menuju Mapolres Mojokerto. Para pembalap motor yang rata-rata berusia muda langsung diberi sanksi penilangan.

Mereka juga diberi pembinaan dan surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan. Untuk kendaraan motor, lanjut Arpan, sementara ini disita. Pemilik diperbolehkan mengambil kendaraan dengan syarat menganti onderdil dengan jenis yang sesuai standar.

Selain di Jalan RA Basuni, razia balap liar ini juga di ruas jalan Desa Domas, Kecamatan Trowulan. Namun, razia di kawasan yang lama dijadikan arena untuk adu kecepatan itu tidak mendapatkan hasil. ”Yang di Trowulan tidak dapat. Yang dapat di Jalan RA Basuni,” terang Kapolsek Trowulan Kompol Imam Mahmudi.

Baca Juga :  Pelaku Curanmor Kembali Meneror, Giliran Sambar Motor Karyawan Resto
- Advertisement -

Pihak kepolisian mengaku bakal meningkatkan patroli untuk mengantisipasi aksi balap liar yang meresahkan tersebut. Ajang balap liar ini kerap terjadi saat malam hari, khususnya pada akhir pekan. Mereka beradu kecepatan di jalan protokol yang masih banyak dilalui pengendara. Selain mengganggu, aksi ini juga membahayakan dan dapat memicu kecelakaan fatal. (adi/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/