alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Ini Dia Pelaku Diduga Menghina Nabi yang Ditangkap Polisi di Trawas

MOJOKERTO – Pria diduga penghina Nabi Muhammad SAW melalui rekeman video handphone, Rendra Hadi Kurniawan, 39, yang sempat viral di media sosial (sosmed) berhasil ditangkap Satreskrim Polres Mojokerto, Kamis (26/4).

Warga asal Taman Paris, Desa/Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidaorjo itu diamankan petugas di rumah lainnya di Dusun Jarakan, Desa/Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Penangkapan pelaku kini sudah ditetapkan sebagai tersangka tak lepas dari laporan anggota Banser Sidoarjo. Diduga kuat, menggunakan akun bernama fecebook (FB) Rhendra Kurniawan, sebelumnya pelaku nampak melakukan ujaran kebencian terhadap Nabi Muhammad SAW.

’’Pelaku dijerat dengan Undang-Undang nomor 11 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) pasal 28 ayat 2,’’ kata Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP M Solikhin Fery. Atas laporan Banser itu, petugas pun bergerak cepat.

Baca Juga :  Pamit Tidur, Karyawan Sanrio Swalayan Tak Bangun-Bangun

Dengan dikawal puluhan petugas bersenjata lengkap, kemarin sekitar pukul 12.22, dipimpin langsung Kabag Ops, Kasatintel, dan Kasatreskrim Polres Mojokerto, mereka lantas mendatangi kediaman Rendra di Dusun Jarakan, Desa/Kecamatan Trawas. Tidak ada perlawanan dalam penggerebekan yang berlangsung singkat tersebut.

Rendra yang berada di dalam rumah hanya bisa pasrah saat dibawa ke Mapolres Mojokerto, dengan mengendarai mobil Nissan Grand Livina warna putih nopol B 1879 PRK yang diduga juga milik pelaku.

Pantauan di lokasi, sesampainya di Mojokerto, pelaku yang mengunakan kaus oblong membawa tongkat di tangan kanan langsung digelandang ke ruang pemeriksaan Satreskrim Polres Mojokerto. Sekitar satu jam lebih dia menjalani pemeriksaan, bahkan Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata turut serta menginterogasi Rendra.

Baca Juga :  Bukti Ditaruh Kotak Teh, Arek Mojosari Jadi Bandar Sabu dan Ekstasi

Namun, tak berselang lama, sekitar pukul 13.30 pelaku kemudian dibawa ke Mapolda Jatim untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. ’’Motifnya seperti apa, kami tidak bisa berikan statement (pernyataan). Sekarang kasusunya sudah ditangani Polda Jatim,’’ beber Fery.

Penangkapan tersangka merupakan petunjuk pimpinan setelah sebelumnya di berbagai daerah resah akan cuitan pelaku melalui rekaman video berdurasi selama tujuh menit di akun FB-nya. Video dugaan penghinaan Nabi ini kemudian menyebar luas di berbagai kalangan melalui pesan Whatsapp (WA). 

MOJOKERTO – Pria diduga penghina Nabi Muhammad SAW melalui rekeman video handphone, Rendra Hadi Kurniawan, 39, yang sempat viral di media sosial (sosmed) berhasil ditangkap Satreskrim Polres Mojokerto, Kamis (26/4).

Warga asal Taman Paris, Desa/Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidaorjo itu diamankan petugas di rumah lainnya di Dusun Jarakan, Desa/Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Penangkapan pelaku kini sudah ditetapkan sebagai tersangka tak lepas dari laporan anggota Banser Sidoarjo. Diduga kuat, menggunakan akun bernama fecebook (FB) Rhendra Kurniawan, sebelumnya pelaku nampak melakukan ujaran kebencian terhadap Nabi Muhammad SAW.

’’Pelaku dijerat dengan Undang-Undang nomor 11 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) pasal 28 ayat 2,’’ kata Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP M Solikhin Fery. Atas laporan Banser itu, petugas pun bergerak cepat.

Baca Juga :  Kejari Usut Dana Hibah KONI Kota Mojokerto

Dengan dikawal puluhan petugas bersenjata lengkap, kemarin sekitar pukul 12.22, dipimpin langsung Kabag Ops, Kasatintel, dan Kasatreskrim Polres Mojokerto, mereka lantas mendatangi kediaman Rendra di Dusun Jarakan, Desa/Kecamatan Trawas. Tidak ada perlawanan dalam penggerebekan yang berlangsung singkat tersebut.

Rendra yang berada di dalam rumah hanya bisa pasrah saat dibawa ke Mapolres Mojokerto, dengan mengendarai mobil Nissan Grand Livina warna putih nopol B 1879 PRK yang diduga juga milik pelaku.

- Advertisement -

Pantauan di lokasi, sesampainya di Mojokerto, pelaku yang mengunakan kaus oblong membawa tongkat di tangan kanan langsung digelandang ke ruang pemeriksaan Satreskrim Polres Mojokerto. Sekitar satu jam lebih dia menjalani pemeriksaan, bahkan Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata turut serta menginterogasi Rendra.

Baca Juga :  Galian Ilegal di Manduro Digerebek, Polisi Sita Catatan Hasil Tambang

Namun, tak berselang lama, sekitar pukul 13.30 pelaku kemudian dibawa ke Mapolda Jatim untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. ’’Motifnya seperti apa, kami tidak bisa berikan statement (pernyataan). Sekarang kasusunya sudah ditangani Polda Jatim,’’ beber Fery.

Penangkapan tersangka merupakan petunjuk pimpinan setelah sebelumnya di berbagai daerah resah akan cuitan pelaku melalui rekaman video berdurasi selama tujuh menit di akun FB-nya. Video dugaan penghinaan Nabi ini kemudian menyebar luas di berbagai kalangan melalui pesan Whatsapp (WA). 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/