alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Thursday, May 19, 2022

Jalur Wisata Diberlakukan Aturan Ganjil-Genap

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Polres memberlakukan aturan lalu lintas ganjil genap selama libur panjang Natal dan tahun baru (Nataru) di jalur wisata (Trawas-Pacet). Sedang, Satgas Covid-19 memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes).

Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar memastikan, pihaknya tidak memberlakukan penyekatan lalu lintas. Guna mengantisipasi lonjakan pengunjung wisata, pihaknya memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem ganjil genap. ’’Instruksi pemerintah pusat tidak boleh ada penyekatan. Untuk itu, kami berlakukan ganjil genap sebagai upaya meminimalisir kegiatan yang memicu kerumunan,’’ ungkapnya saat Forkopimda Kabupaten Mojokerto mengecek Pos Pelayanan Kenanten, Kecamatan Puri, Jumat (24/12) malam.

Pihaknya menyebutkan, pemda mengacu Inmendagri No 66/2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Saat Nataru untuk menentukan kebijakan. Sejalan dengan itu, pihaknya menerapkan sistem ganjil genap di kawasan wisata Trawas-Pacet mulai 24 hingga 26 Desember dan 31 Desember hingga 2 Januari 2022.

Baca Juga :  Penularan TBC di Lapas Mengkhawatirkan

Terdapat enam titik rekayasa lalu lintas tersebut. Yakni, Simpang Tiga Janti (Mojosari), Simpang Tiga Seruni (Pungging), Simpang Tiga Kesemen (Trawas). Dan, Simpang Tiga Padi (Gondang), Simpang Tiga Pandan (Pacet), serta Simpang Tiga Polsek Dlanggu. Ganjil genap diberlakukan mulai pukul 08.00 hingga 18.00.

Pihaknya menuturkan pula, liburan Nataru ini, pemerintah getol menyosialisasi sekaligus mengawasi penerapan prokes. Yaitu, seperti penerapan aplikasi PeduliLindungi hingga 5M. Itu difokuskan pada sektor wisata dan hiburan. Harapannya, persebaran Covid-19 pada momen Nataru diminimalisir. ’’Kalau nanti ada kerumunan pasti akan dilakukan pembubaran karena itu sesuai dengan prosedur yang ada,’’ tegasnya.

Ditambahkan Kapolres, fungsi pengamanan dan pengawasan itu didukung dengan didirikannya lima pos pengamanan (pospam) dan satu pos pelayanan (posyan) yang melibatkan 350 personel gabungan.

Baca Juga :  Lagi, Pohon Peneduh Jalan Roboh

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menambahkan, pemantauan pelaksanaan ibadah Natal oleh Forkopimda menunjukkan hasil positif. Mulai persiapan hingga pengamanan berlangsung baik. Pihaknya mengapresiasi keterlibatan sejumlah relawan dalam menyukseskan pengamanan Natal. ’’Alhamdulillah, tadi ibadahnya berlangsung aman dan tertib. Kami juga mengapresiasi relawan seperti Banser maupun unsur masyarakat lain yang mengamankan pelaksanaan ibadah Natal,’’  sebutnya di lokasi yang sama. (vad/fen)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Polres memberlakukan aturan lalu lintas ganjil genap selama libur panjang Natal dan tahun baru (Nataru) di jalur wisata (Trawas-Pacet). Sedang, Satgas Covid-19 memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes).

Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar memastikan, pihaknya tidak memberlakukan penyekatan lalu lintas. Guna mengantisipasi lonjakan pengunjung wisata, pihaknya memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem ganjil genap. ’’Instruksi pemerintah pusat tidak boleh ada penyekatan. Untuk itu, kami berlakukan ganjil genap sebagai upaya meminimalisir kegiatan yang memicu kerumunan,’’ ungkapnya saat Forkopimda Kabupaten Mojokerto mengecek Pos Pelayanan Kenanten, Kecamatan Puri, Jumat (24/12) malam.

Pihaknya menyebutkan, pemda mengacu Inmendagri No 66/2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Saat Nataru untuk menentukan kebijakan. Sejalan dengan itu, pihaknya menerapkan sistem ganjil genap di kawasan wisata Trawas-Pacet mulai 24 hingga 26 Desember dan 31 Desember hingga 2 Januari 2022.

Baca Juga :  Volume Kendaraan Diperkirakan Naik 25 Persen

Terdapat enam titik rekayasa lalu lintas tersebut. Yakni, Simpang Tiga Janti (Mojosari), Simpang Tiga Seruni (Pungging), Simpang Tiga Kesemen (Trawas). Dan, Simpang Tiga Padi (Gondang), Simpang Tiga Pandan (Pacet), serta Simpang Tiga Polsek Dlanggu. Ganjil genap diberlakukan mulai pukul 08.00 hingga 18.00.

Pihaknya menuturkan pula, liburan Nataru ini, pemerintah getol menyosialisasi sekaligus mengawasi penerapan prokes. Yaitu, seperti penerapan aplikasi PeduliLindungi hingga 5M. Itu difokuskan pada sektor wisata dan hiburan. Harapannya, persebaran Covid-19 pada momen Nataru diminimalisir. ’’Kalau nanti ada kerumunan pasti akan dilakukan pembubaran karena itu sesuai dengan prosedur yang ada,’’ tegasnya.

Ditambahkan Kapolres, fungsi pengamanan dan pengawasan itu didukung dengan didirikannya lima pos pengamanan (pospam) dan satu pos pelayanan (posyan) yang melibatkan 350 personel gabungan.

Baca Juga :  Mencoba Menghabisi Nyawa Ibunya saat Tertidur dengan Pisau Dapur
- Advertisement -

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menambahkan, pemantauan pelaksanaan ibadah Natal oleh Forkopimda menunjukkan hasil positif. Mulai persiapan hingga pengamanan berlangsung baik. Pihaknya mengapresiasi keterlibatan sejumlah relawan dalam menyukseskan pengamanan Natal. ’’Alhamdulillah, tadi ibadahnya berlangsung aman dan tertib. Kami juga mengapresiasi relawan seperti Banser maupun unsur masyarakat lain yang mengamankan pelaksanaan ibadah Natal,’’  sebutnya di lokasi yang sama. (vad/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/