Rabu, 01 Dec 2021
Radar Mojokerto
Home / Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Tiga Proyek Gedung Disegel

26 Oktober 2021, 08: 40: 59 WIB | editor : Fendy Hermansyah

Tiga Proyek Gedung Disegel

DIHENTIKAN: Petugas memasang garis satpol PP di area proyek pembangunan apotek di Jalan Raya Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, kemarin. (Yulianto Adi Nugroho/jawaposradarmojokerto.id)

Share this      

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Satpol PP Kota Mojokerto menyegel tiga bangunan liar, Senin siang (25/10). Aktivitas proyek dihentikan paksa lantaran dilakukan tanpa memiliki izin mendirikan bangunan (IMB) alias ilegal. Lokasi yang disegel meliputi apotek di Jalan Raya Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, serta dua gedung baru di Lingkungan Kuwung, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan.

Kepala Seksi Informasi dan Penyuluhan Satpol PP Kota Mojokerto Durman Sihombing menegaskan, pembangunan tiga gedung tersebut ilegal. Sebab, pembangunan gedung yang sedang berlangsung itu, tak mengantongi izin. Surat peringatan yang dikeluarkan juga tak digubris. Sehingga, pihaknya terpaksa melakukan penyegelan. ”Pemberhentian sementara aktivitas sampai IMB dikeluarkan pemerintah daerah Kota Mojokerto,” terangnya saat di lokasi penyegelan apotek.

Permasalahan pembangunan apotek, lanjutnya, terdapat pada perluasan bangunan. Gedung yang semula satu lantai dirombak menjadi dua lantai. Proyek itu setidaknya sudah berlangsung dua bulan terakhir.

Baca juga: Pengamen dan Pengemis Ditangkap

Saat disegel, gedung ini hampir jadi. Sihombing menyebut, apotek tetap boleh beroperasi. Yang dihentikan hanya proses pembangunan. ”Karena ini terkait IMB. Yang diberhentikan adalah aktivitas pembangunan. Untuk apotek tetap boleh beroperasional,” ujarnya.

Area proyek dipasang garis satpol PP dan ditutup barikade. Penyegelan berlangsung sampai pemilik memegang IMB yang dikeluarkan dinas terkait. Penyegelan proyek gedung ilegal ini juga berlangsung di Kuwung. Pembangunan dua gedung, masing-masing rumah berlantai dua dan sebuah bangunan tempat usaha kosmetik dihentikan paksa. Menurut dia, keduanya merupakan bangunan baru. Persoalnnya serupa. Yakni, proyek tanpa IMB. ”Aktivitas sudah hampir selesai. Tapi, IMB-nya belum ada,” ungkap Durman.

Ia menambahkan, penertiban ini merupakan tindakan tegas terhadap bangunan liar. Hal ini sesuai dengan Perda Kota Mojokerto Nomor 3 Tahun 2021Tentang Penyelenggaraan Toleransi, Ketenteraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat dan Perda Kota Mojokerto Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Bangunan Gedung.

Penyegelan tiga bangunan ini, menambah daftar panjang langkah Satpol PP Kota Mojokerto memasang satpol PP line. Selama Oktober, sudah menindak lima proyek bangunan tak berizin selama Oktober. Sebelumnya, petugas menyegel perumahan ilegal di Jalan Suromurukan Raya, Kelurahan Surodinawan, Kamis (7/10) serta ruko dua lantai di Jalan Pahlawan, Senin (18/10). (adi/ron)

(mj/ADI/fen/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia