alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Monday, August 15, 2022

Pemuda Trawas Tewas di Prigen, Tertabrak Scoopy Ditumpangi Dua Cewek ABG

PRIGEN – Nyawa Devanda Sugeng Suhartono melayang Kamis dini hari (23/6). Pemuda 24 tahun warga Desa Ketapanrame, Trawas, Mojokerto, itu terlibat kecelakaan sepeda motor menabrak dua gadis asal Surabaya di jalan akses wisata Tretes.

Kamis dini hari itu, Devanda mengendarai Honda Scoopy bernopol S 3647 NAH dari arah Pandaan ke Tretes. Sampai di depan pabrik roti Desa Gambiran, Kecamatan Prigen, meluncurlah Honda Scoopy lain bernopol L 4867 RX dari arah Tretes ke Pandaan. Posisinya turun. Penumpangnya adalah dua cewek asal Semampir, Surabaya. Masing-masing KL, 14, yang memboncengkan AY, 17.

Tabrakan terjadi begitu keras. Sepeda motor dua gadis itu sampai terlempar dan ditabrak sepeda motor lain dari arah Pandaan yaitu Suzuki Shogun bernopol S 5079 PG. Pengendaranya bernama Hariyanto, 50, warga Desa Warugumung, Kecamatan Pacet.

Baca Juga :  Emak-Emak Bobol Rumah Teman

Menurut anggota Polsek Prigen Bripka Darma, dua cewek asal Surabaya itu berkendara terlalu ke kanan. Akibatnya, mereka bertabrakan dengan sepeda motor Devanda di jalur berlawanan. ”Katanya, mereka baru pulang dari ngopi dan jalan-jalan di Tretes,” kata Darma.

Akibat kecelakaan begitu fatal. Devanda terlempar dari sepeda motornya. Dia terjungkal. Tubuhnya terkapar di aspal. Yang parah, Honda Scoopy yang dikendarainya nyaris hancur. Bodi depannya remuk. Onderdilnya mereteli, berkeping-keping. Dia tewas dalam kondisi masih mengenakan helm.

Adapun KL dan AY hanya mengalami luka. Mereka diangkut dengan mobil patroli polsek ke IGD RS Sahabat Sukorejo. Jasad pemotor yang tewas, Devanda, dievakuasi dengan ambulans ke kamar mayat RS Bhayangkara, Gempol.

Baca Juga :  Berkas Penyidikan Korupsi Bank Jatim Tuntas

Menurut Kanit Lantas Polsek Pandaan Iptu Gatot Subroto, hasil olah tempat kejadian perkara menyebutkan, kecelakaan terjadi karena dua gadis asal Surabaya itu kurang hati-hati dalam berkendara. Pengendaranya masih di bawah umur. ”Statusnya masih pelajar,” ungkap Gatot. Kasus kecelakaan itu kini ditangani Unit Laka Satlantas Polres Pasuruan. (zal/far/radarbromo)

PRIGEN – Nyawa Devanda Sugeng Suhartono melayang Kamis dini hari (23/6). Pemuda 24 tahun warga Desa Ketapanrame, Trawas, Mojokerto, itu terlibat kecelakaan sepeda motor menabrak dua gadis asal Surabaya di jalan akses wisata Tretes.

Kamis dini hari itu, Devanda mengendarai Honda Scoopy bernopol S 3647 NAH dari arah Pandaan ke Tretes. Sampai di depan pabrik roti Desa Gambiran, Kecamatan Prigen, meluncurlah Honda Scoopy lain bernopol L 4867 RX dari arah Tretes ke Pandaan. Posisinya turun. Penumpangnya adalah dua cewek asal Semampir, Surabaya. Masing-masing KL, 14, yang memboncengkan AY, 17.

Tabrakan terjadi begitu keras. Sepeda motor dua gadis itu sampai terlempar dan ditabrak sepeda motor lain dari arah Pandaan yaitu Suzuki Shogun bernopol S 5079 PG. Pengendaranya bernama Hariyanto, 50, warga Desa Warugumung, Kecamatan Pacet.

Baca Juga :  Keputusan Kapolri Nonaktifkan Kadiv Propam Dinilai Tepat

Menurut anggota Polsek Prigen Bripka Darma, dua cewek asal Surabaya itu berkendara terlalu ke kanan. Akibatnya, mereka bertabrakan dengan sepeda motor Devanda di jalur berlawanan. ”Katanya, mereka baru pulang dari ngopi dan jalan-jalan di Tretes,” kata Darma.

Akibat kecelakaan begitu fatal. Devanda terlempar dari sepeda motornya. Dia terjungkal. Tubuhnya terkapar di aspal. Yang parah, Honda Scoopy yang dikendarainya nyaris hancur. Bodi depannya remuk. Onderdilnya mereteli, berkeping-keping. Dia tewas dalam kondisi masih mengenakan helm.

Adapun KL dan AY hanya mengalami luka. Mereka diangkut dengan mobil patroli polsek ke IGD RS Sahabat Sukorejo. Jasad pemotor yang tewas, Devanda, dievakuasi dengan ambulans ke kamar mayat RS Bhayangkara, Gempol.

Baca Juga :  Tak Temui Perbedaan Pelayanan, Ibu Muda ini Takjub Bersalin Dengan JKN
- Advertisement -

Menurut Kanit Lantas Polsek Pandaan Iptu Gatot Subroto, hasil olah tempat kejadian perkara menyebutkan, kecelakaan terjadi karena dua gadis asal Surabaya itu kurang hati-hati dalam berkendara. Pengendaranya masih di bawah umur. ”Statusnya masih pelajar,” ungkap Gatot. Kasus kecelakaan itu kini ditangani Unit Laka Satlantas Polres Pasuruan. (zal/far/radarbromo)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/