alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Saturday, June 25, 2022

Sita Pil Koplo Senilai Rp 9 M

Jutaan Pil Koplo Disimpan di Toko Sepatu

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Harga 3 juta butir pil koplo yang disita dari ruko tempat berjualan sepatu itu setara dengan Rp 9 miliar. Bersama barang bukti tiga jenis narkoba lainnya, total enam pengendar dibekuk Satresnarkoba Polres Mojokerto Kota.

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Rofiq Ripto Himawan menerangkan, narkoba bernilai fantastis tersebut hendak diedarkan oleh jaringan antarprovinsi. Pengungkapan yang berlangsung selama dua bulan terakhir itu bermula dari informasi adanya peredaran sabu di Lingkungan Kemasan, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon.

Polisi menangkap MA, pengedar asal Desa Panggih, Kecamatan Trowulan, dengan barang bukti 24,6 gram sabu. Dari pengembangan kasus yang dilakukan, empat pelaku lain berhasil dibekuk. Masing-masing yakni RP, MYA, AP, RW. ”Ada beberapa TKP di wilayah Mojoanyar, Trowulan, dan Puri selama pengembangan,” ungkap Rofiq, kemarin.

Menurutnya, total barang bukti yang berhasil disita meliputi 4,5 ons sabu, 43 butir ekstasi seberat 12,11 gram, 32,10 gram ganja kering, serta sebanyak 3.147.970 butir pil dobel L atau pil koplo. Rofiq menyebut, pil koplo itu hendak diedarkan dengan harga Rp 3-5 ribu per butir. ”Anak-anak muda sangat doyan dengan hal-hal menyimpang seperti ini,” bebernya.

Baca Juga :  Tangkap 4 Orang, Polisi Sita 23 Ribu Pil Koplo

Kasatnarkoba Polres Mojokerto Kota AKP Singgih Kurniawan menjelaskan, barang bukti pil koplo itu disita dari tersangka AP. 15 karton berisi 15 karton berisi 1,5 juta butir pil disita dari rumah tersangka di Desa Mlaten, Kecamatan Puri dan separo lainnya dari ruko yang berada di Desa Tangunan, Kecamatan Puri. ”Jadi dia berkamuflase. Ruko tempat jualan sepatu miliknya itu juga dipakai untuk gudang pil koplo,” ujarnya.

Secara kompak, kelima pelaku mengaku baru menjalankan bisnisnya selama dua bulan terakhir. Rofiq menyebut, bisnis transaksi narkoba yang dilakukan jaringan tersebut bernilai miliaran per hari. Wilayah edar mereka menjangkau antarkota hingga antarprovinsi. ”Kalau dikonversi ke nilai rupiah, total barang bukti ini keseluruhannya lebih dari Rp 10 miliar,” tandasnya.

Baca Juga :  Pencari Ikan Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai

Asumsi itu berdasarkan hitungan harga terendah di pasaran. Seperti harga sabu sebesar Rp 1,3 juta per gram, ekstasi Rp 350 ribu per butir, ganja Rp 350 ribu per gram, serta pil koplo Rp 3 ribu per butir. Dengan demikian, total harga khusus pil koplo sebanyak 30 karton itu senilai Rp 9.443.910.000 dari total keseluruhan barang bukti yang mencapai Rp 10.066.609.000.

Rofiq menegaskan, keuntungan besar dari bisnis peredaran narkotika membuat pelaku tergiur. Tersangka dijerat UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. (adi/ron)

Jutaan Pil Koplo Disimpan di Toko Sepatu

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Harga 3 juta butir pil koplo yang disita dari ruko tempat berjualan sepatu itu setara dengan Rp 9 miliar. Bersama barang bukti tiga jenis narkoba lainnya, total enam pengendar dibekuk Satresnarkoba Polres Mojokerto Kota.

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Rofiq Ripto Himawan menerangkan, narkoba bernilai fantastis tersebut hendak diedarkan oleh jaringan antarprovinsi. Pengungkapan yang berlangsung selama dua bulan terakhir itu bermula dari informasi adanya peredaran sabu di Lingkungan Kemasan, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon.

Polisi menangkap MA, pengedar asal Desa Panggih, Kecamatan Trowulan, dengan barang bukti 24,6 gram sabu. Dari pengembangan kasus yang dilakukan, empat pelaku lain berhasil dibekuk. Masing-masing yakni RP, MYA, AP, RW. ”Ada beberapa TKP di wilayah Mojoanyar, Trowulan, dan Puri selama pengembangan,” ungkap Rofiq, kemarin.

Menurutnya, total barang bukti yang berhasil disita meliputi 4,5 ons sabu, 43 butir ekstasi seberat 12,11 gram, 32,10 gram ganja kering, serta sebanyak 3.147.970 butir pil dobel L atau pil koplo. Rofiq menyebut, pil koplo itu hendak diedarkan dengan harga Rp 3-5 ribu per butir. ”Anak-anak muda sangat doyan dengan hal-hal menyimpang seperti ini,” bebernya.

Baca Juga :  Tangkap 4 Orang, Polisi Sita 23 Ribu Pil Koplo

Kasatnarkoba Polres Mojokerto Kota AKP Singgih Kurniawan menjelaskan, barang bukti pil koplo itu disita dari tersangka AP. 15 karton berisi 15 karton berisi 1,5 juta butir pil disita dari rumah tersangka di Desa Mlaten, Kecamatan Puri dan separo lainnya dari ruko yang berada di Desa Tangunan, Kecamatan Puri. ”Jadi dia berkamuflase. Ruko tempat jualan sepatu miliknya itu juga dipakai untuk gudang pil koplo,” ujarnya.

- Advertisement -

Secara kompak, kelima pelaku mengaku baru menjalankan bisnisnya selama dua bulan terakhir. Rofiq menyebut, bisnis transaksi narkoba yang dilakukan jaringan tersebut bernilai miliaran per hari. Wilayah edar mereka menjangkau antarkota hingga antarprovinsi. ”Kalau dikonversi ke nilai rupiah, total barang bukti ini keseluruhannya lebih dari Rp 10 miliar,” tandasnya.

Baca Juga :  Segera Tancap Gas

Asumsi itu berdasarkan hitungan harga terendah di pasaran. Seperti harga sabu sebesar Rp 1,3 juta per gram, ekstasi Rp 350 ribu per butir, ganja Rp 350 ribu per gram, serta pil koplo Rp 3 ribu per butir. Dengan demikian, total harga khusus pil koplo sebanyak 30 karton itu senilai Rp 9.443.910.000 dari total keseluruhan barang bukti yang mencapai Rp 10.066.609.000.

Rofiq menegaskan, keuntungan besar dari bisnis peredaran narkotika membuat pelaku tergiur. Tersangka dijerat UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. (adi/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/