alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Thursday, July 7, 2022

Masuk Kota, Puluhan Truk Ditilang

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Sebanyak 36 truk angkutan barang terjaring razia di Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto, Selasa (24/5) pagi. Kendaraan itu dijatuhi sanksi tilang lantaran nekat menerobos jam larangan masuk kota.

Razia yang dilakukan Dishub Kota Mojokerto bersama Polri/TNI tersebut berlangsung sekitar pukul 09.00. Seluruh jenis angkutan barang yang turun dari Jembatan Gajah Mada langsung dihentikan. Petugas melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan surat.

Kabid Pengendalian Operasi dan Perparkiran Dishub Kota Mojokerto Robik Subagyo mengatakan, masih banyak pengendara yang melanggar aturan. Dari razia yang berlangsung selama satu jam, 36 angkutan barang terjaring razia. Mereka kedapatan melanggar jam larangan masuk kota bagi kendaraan roda enam ke atas yang berlaku pukul 06.00-18.00. ”Semua pelanggar langsung ditilang,” tegasnya.

Baca Juga :  KPK Sita Dua Unit Mobil Honda HRV dan Nissan March Warna Putih

Pelanggaran yang dilakukan tak hanya terkait jam larangan. Menurut Robik, banyak kendaraan yang masa uji KIR-nya telah habis. Selain itu, terdapat juga truk yang dimodifikasi dengan penambahan ukuran bak. Semua pelanggaran tersebut disanksi dengan denda tilang.

Pihaknya mengaku bakal melakukan razia secara rutin untuk menindak angkutan barang yang masih nekat masuk kota. Sebab, selain melanggar, truk bertonase besar tersebut juga rawan memicu kecelakaan.

KBO Satlantas Polres Mojokerto Kota Iptu Sukaren mengatakan, selain melakukan penilangan, pihaknya juga menyita SIM dan STNK dari pelanggar. Barang bukti tersebut dapat diambil selama pelanggar telah menunaikan kewajibannya melunasi denda tilang. (adi/ron)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Sebanyak 36 truk angkutan barang terjaring razia di Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto, Selasa (24/5) pagi. Kendaraan itu dijatuhi sanksi tilang lantaran nekat menerobos jam larangan masuk kota.

Razia yang dilakukan Dishub Kota Mojokerto bersama Polri/TNI tersebut berlangsung sekitar pukul 09.00. Seluruh jenis angkutan barang yang turun dari Jembatan Gajah Mada langsung dihentikan. Petugas melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan surat.

Kabid Pengendalian Operasi dan Perparkiran Dishub Kota Mojokerto Robik Subagyo mengatakan, masih banyak pengendara yang melanggar aturan. Dari razia yang berlangsung selama satu jam, 36 angkutan barang terjaring razia. Mereka kedapatan melanggar jam larangan masuk kota bagi kendaraan roda enam ke atas yang berlaku pukul 06.00-18.00. ”Semua pelanggar langsung ditilang,” tegasnya.

Baca Juga :  Furnitur di Dua Gudang Jadi Arang, Motor dan Barang Elektronik Hangus

Pelanggaran yang dilakukan tak hanya terkait jam larangan. Menurut Robik, banyak kendaraan yang masa uji KIR-nya telah habis. Selain itu, terdapat juga truk yang dimodifikasi dengan penambahan ukuran bak. Semua pelanggaran tersebut disanksi dengan denda tilang.

Pihaknya mengaku bakal melakukan razia secara rutin untuk menindak angkutan barang yang masih nekat masuk kota. Sebab, selain melanggar, truk bertonase besar tersebut juga rawan memicu kecelakaan.

KBO Satlantas Polres Mojokerto Kota Iptu Sukaren mengatakan, selain melakukan penilangan, pihaknya juga menyita SIM dan STNK dari pelanggar. Barang bukti tersebut dapat diambil selama pelanggar telah menunaikan kewajibannya melunasi denda tilang. (adi/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/