alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Kejari Kota Mojokerto Selamatkan Aset Senilai Rp 54 Miliar

MAGERSARI, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto berhasil menyelamatkan aset daerah senilai Rp 54 miliar. Proses penyelamatan ini berlangsung sejak dua tahun terakhir.

Kajari Kota Mojokerto Halila Rama Purnama, merinci, penyelamatan aset sepanjang tahun 2018 mencapai 56 titik. Sementara, di tahun 2019, kejari berhasil menyelamatkan sebanyak 9 titik. ’’Aset itu berupa tanah dan ada juga yang di atasnya sudah berdiri bangunan milik pemerintah daerah,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Mojokerto, Senin (23/12).

Total aset sebanyak 65 titik tersebut, kata Halila, memiliki nilai hingga mencapai Rp 54 miliar. ’’Besaran itu, sesuai dengan NJOP (nilai jual objek pajak),’’ tambah dia. Namun, jika dinilai sesuai harga pasar, ia meyakini nilainya bisa mencapai Rp 100 miliar lebih.

Baca Juga :  Selangkah Lagi Tentukan Tersangka

Ditegaskan Halila, aset-aset daerah yang berhasil diselamatkan tersebut merupakan aset yang selama ini berpotensi beralih ke pihak lain. Sehingga, membutuhkan proses sertifikasi untuk menegaskan kepemilikan itu. Proses penyelamatan ini merupakan hasil kerja sama apik antara Kejari, Pemkot, dan Badan Pertanahan Negara (BPN).

Pucuk pimpinan korps Adhyaksa Kota Mojokerto ini, menambahkan, selain penyelamatan aset daerah melalui sertifikasi aset, kejari juga berhasil menyelamatkan aset dari hasil korupsi. Sejumlah kasus korupsi telah dilakukan penyitaan.

Di antaranya, kasus korupsi pembangunan gedung Dinas Perpustakaan dan Arsip, di Jalan Surodinawan, Kota Mojokerto. Di lokasi ini, kejari juga telah menyelamatkan sebuah rumah di kawasan Perumda Sooko. Rumah ini merupakan hasil korupsi yang telah dilakukan Karyono.

Sementara itu, penyelamatan aset yang dilakukan Kejari Kota Mojokerto ini, mendapat apresiasi dari anggota DPR RI Eva Yuliana. Senin (23/12), politisi Nasdem ini berkunjung ke kantor Kejari Kota dan menilik sederet titik pelayanan.

Baca Juga :  Kejari Hentikan Usut GMSC

Di antaranya, pelayanan tilang. Di kejari ini, pelayanan pengambilan tilang bisa dilakukan dengan sangat cepat. ’’Lebih cepat daripada harus membuat mi instan,’’ ungkapnya.

Pelayanan pengambilan barang bukti tilang di kantor kejari Kota Mojokerto, memang bisa sangat cepat. Kejari telah menyiapkan drive thru. Sehingga, pelanggar hanya cukup berjalan di depan loket, dan bisa langsung terlayani.

Pun demikian dengan pelayanan lain. Seperti pemisahan ruang tahanan antara dewasa dan anak. ’’Juga ada ruang tahanan untuk perempuan anak dan perempuan dewasa. Juga sebaliknya. Jadi, sangat lengkap. Kami mengapresiasi itu,’’ pungkas Eva.

MAGERSARI, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto berhasil menyelamatkan aset daerah senilai Rp 54 miliar. Proses penyelamatan ini berlangsung sejak dua tahun terakhir.

Kajari Kota Mojokerto Halila Rama Purnama, merinci, penyelamatan aset sepanjang tahun 2018 mencapai 56 titik. Sementara, di tahun 2019, kejari berhasil menyelamatkan sebanyak 9 titik. ’’Aset itu berupa tanah dan ada juga yang di atasnya sudah berdiri bangunan milik pemerintah daerah,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Mojokerto, Senin (23/12).

Total aset sebanyak 65 titik tersebut, kata Halila, memiliki nilai hingga mencapai Rp 54 miliar. ’’Besaran itu, sesuai dengan NJOP (nilai jual objek pajak),’’ tambah dia. Namun, jika dinilai sesuai harga pasar, ia meyakini nilainya bisa mencapai Rp 100 miliar lebih.

Baca Juga :  Kejari Sita Empat Aset Tersangka Dugaan Korupsi Bank Jatim di Mojokerto

Ditegaskan Halila, aset-aset daerah yang berhasil diselamatkan tersebut merupakan aset yang selama ini berpotensi beralih ke pihak lain. Sehingga, membutuhkan proses sertifikasi untuk menegaskan kepemilikan itu. Proses penyelamatan ini merupakan hasil kerja sama apik antara Kejari, Pemkot, dan Badan Pertanahan Negara (BPN).

Pucuk pimpinan korps Adhyaksa Kota Mojokerto ini, menambahkan, selain penyelamatan aset daerah melalui sertifikasi aset, kejari juga berhasil menyelamatkan aset dari hasil korupsi. Sejumlah kasus korupsi telah dilakukan penyitaan.

Di antaranya, kasus korupsi pembangunan gedung Dinas Perpustakaan dan Arsip, di Jalan Surodinawan, Kota Mojokerto. Di lokasi ini, kejari juga telah menyelamatkan sebuah rumah di kawasan Perumda Sooko. Rumah ini merupakan hasil korupsi yang telah dilakukan Karyono.

- Advertisement -

Sementara itu, penyelamatan aset yang dilakukan Kejari Kota Mojokerto ini, mendapat apresiasi dari anggota DPR RI Eva Yuliana. Senin (23/12), politisi Nasdem ini berkunjung ke kantor Kejari Kota dan menilik sederet titik pelayanan.

Baca Juga :  Sita Lima Bidang Tanah Beserta Bangunan

Di antaranya, pelayanan tilang. Di kejari ini, pelayanan pengambilan tilang bisa dilakukan dengan sangat cepat. ’’Lebih cepat daripada harus membuat mi instan,’’ ungkapnya.

Pelayanan pengambilan barang bukti tilang di kantor kejari Kota Mojokerto, memang bisa sangat cepat. Kejari telah menyiapkan drive thru. Sehingga, pelanggar hanya cukup berjalan di depan loket, dan bisa langsung terlayani.

Pun demikian dengan pelayanan lain. Seperti pemisahan ruang tahanan antara dewasa dan anak. ’’Juga ada ruang tahanan untuk perempuan anak dan perempuan dewasa. Juga sebaliknya. Jadi, sangat lengkap. Kami mengapresiasi itu,’’ pungkas Eva.

Artikel Terkait

Most Read

16 Guru Madrasah Belum Sarjana

Beri Mi Instan Bisa Terjerat Pidana

Artikel Terbaru


/