27.8 C
Mojokerto
Saturday, December 3, 2022

Korban Pembunuhan Keji di Mojokerto Adalah Kader NU yang Dikenal Humble

AHMAD Hasan Muntolip, 26, korban dugaan pembunuhan yang mayatnya ditemukan di Jalur Pacet-Sendi adalah kader Nahdlatul Ulama (NU). Pria ini dikenal memiliki sikap pendiam dan ramah.

Hasan merupakan anggota Pengurus Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PAC IPNU) Kecamatan Mojosari. Dia aktif di organisasi tersebut sejak 2019 silam. ”Dia pengurus di bagian Departemen Organisasi PAC IPNU Mojosari,” kata Ketua PAC IPNU Mojosari Ardian Puguh Suseno, Rabu (23/11).

Puguh menjelaskan, pemuda asal Desa Belahan Tengah, Kecamatan Mojosari, itu terbilang sebagai kader yang aktif dan rajin. Hasan tak pernah absen ketika organisasi memanggilnya untuk mengikuti kegiatan. ”Aktif, dia orangnya humble juga tapi agak pendiam. Selama ini selalu aktif ikut kegiatan,” bebernya.

Baca Juga :  Jamaah Mojokerto Bergerak ke Arafah untuk Wukuf

Menurut dia, korban terbuka dengan persoalan yang dialaminya. Beberapa kali korban juga bercerita mengenai kondisi finansialnya yang sudah karena sedang tidak bekerja. Toko gorden tempat bekerja korban memang sempat tutut lantaran pandemi Covid-19.

”Dulu sering cerita-cerita kalau ada masalah di tempat kerja, tapi ya hanya masalah biasa. Kalau soal dia ada masalah dengan orang lain, Hasan tidak pernah cerita. Terakhir curhat sekitar dua bulan lalu,” jelas Puguh.

Pihaknya mengaku terpukul dengan kabar meninggalnya Hasan. Terlebih kadernya tersebut ditemukan tewas dengan kondisi tragis. Pihaknya meminta agar pihak kepolisian segera menangkap pelaku. ”Kita mendesak aparat kepolisian segera mengusut tuntas dan memberikan kepastian hukum terhadap para pelaku pembunuhan saudara kita Hasan,” tukasnya. (adi/ron)

Baca Juga :  Pengamanan Dipertebal, Siagakan Pasukan Brimob

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/