alexametrics
31.1 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Ditegur Saat Mabuk, Tetangga Sendiri Ditikam

MOJOSARI, Jawa Pos Radar Mojosari – Sunyoto, 55, warga Dusun Adisono, Desa Lebaksono, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, harus menjalani perawatan intensif di RSUD Prof dr Soekandar Mojosari, Rabu (23/10). Penyebabnya, ia menjadi korban penikaman yang dilakukan tetangganya sendiri, Agus Irmansyah.

Korban yang kini tinggal di Dusun Jatiwetan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto ini, mengalami luka tusukan di pinggang. Tak hanya itu, tangan dan kepala korban juga mengalami luka-luka serius.

Kasus penusukan ini terjadi kemarin dini hari pukul 02.00 di Dusun Meduran, Desa Awang-Awang, Kecamatan Mojosari. Di tengah menunggu perhelatan pilkades serentak di Kabupaten Mojokerto keesokan harinya, kebetulan korban sedang berkumpul dengan warga lain. ’’Tak lama dia (pelaku) datang dengan kondisi mabuk,’’ ungkap korban, Sunyoto, saat ditemui di RSUD.

Baca Juga :  Kejari Kota Mojokerto Usut Dugaan Korupsi di BPRS

Melihat pelaku datang dalam kondisi mabuk, korban mendekat dengan maksud untuk menegur. Terlebih, pelaku sudah dianggap sebagai anaknya sendiri. Namun, niat baik korban justru berbuntut emosional. Pelaku yang dalam pengaruh minuman beralkohol malah mengeluarkan sebilah pisau dari balik bajunya. ’’Perut saya sebelah kiri langsung ditusuk,’’ tegasnya. Korban berusaha menangkis serangan pisau hingga mengakibatkan tangannya terluka.

Pelaku juga menyabetkan pisau ke kepala belakang korban hingga mengalami luka cukup dalam. ’’Ada tiga luka bacokan,’’ ujarnya. Warga yang mengetahui lantas datang melerai. Takut menjadi sasaran amukan warga, pelaku memilih melarikan diri ke permukiman warga.

Bahkan, dia nekat mendobrak pintu belakang rumah warga untuk bersembunyi. Namun, upaya menghindar dari kejaran warga gagal. Warga yang telanjur geram dengan ulahnya langsung menghakimi pelaku hingga babak belur.

Baca Juga :  Reklame Minol Dibongkar Satpol PP

Beruntung, aksi main hakim sendiri cepat dilerai warga lain. Keduanya langsung dilarikan ke RSUD Prof. dr. Soekandar Mojosari untuk mendapatkan pertolongan medis.Terpisah, Kanitreskrim Polsek Mojosari Ipda Agus Setiawan, membenarkan,kasus penusukan tersebut.

’’Kami masih menunggu laporan (korban). Mungkin karena korban masih dalam perawatan medis,’’ tuturnya. Agus menegaskan, atas insiden itu, kepolisian sudah melaukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan identifikasi korban maupun pelaku di rumah sakit. ’’Keduanya masih menjalani perawatan. Korban dirawat karena luka tusukan. Pelaku dirawat karena dimassa warga,’’ pungkasnya.

MOJOSARI, Jawa Pos Radar Mojosari – Sunyoto, 55, warga Dusun Adisono, Desa Lebaksono, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, harus menjalani perawatan intensif di RSUD Prof dr Soekandar Mojosari, Rabu (23/10). Penyebabnya, ia menjadi korban penikaman yang dilakukan tetangganya sendiri, Agus Irmansyah.

Korban yang kini tinggal di Dusun Jatiwetan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto ini, mengalami luka tusukan di pinggang. Tak hanya itu, tangan dan kepala korban juga mengalami luka-luka serius.

Kasus penusukan ini terjadi kemarin dini hari pukul 02.00 di Dusun Meduran, Desa Awang-Awang, Kecamatan Mojosari. Di tengah menunggu perhelatan pilkades serentak di Kabupaten Mojokerto keesokan harinya, kebetulan korban sedang berkumpul dengan warga lain. ’’Tak lama dia (pelaku) datang dengan kondisi mabuk,’’ ungkap korban, Sunyoto, saat ditemui di RSUD.

Baca Juga :  Foto Kades Dicomot, Dipakai Menipu, Minta Uang hingga Rp 5 Juta

Melihat pelaku datang dalam kondisi mabuk, korban mendekat dengan maksud untuk menegur. Terlebih, pelaku sudah dianggap sebagai anaknya sendiri. Namun, niat baik korban justru berbuntut emosional. Pelaku yang dalam pengaruh minuman beralkohol malah mengeluarkan sebilah pisau dari balik bajunya. ’’Perut saya sebelah kiri langsung ditusuk,’’ tegasnya. Korban berusaha menangkis serangan pisau hingga mengakibatkan tangannya terluka.

Pelaku juga menyabetkan pisau ke kepala belakang korban hingga mengalami luka cukup dalam. ’’Ada tiga luka bacokan,’’ ujarnya. Warga yang mengetahui lantas datang melerai. Takut menjadi sasaran amukan warga, pelaku memilih melarikan diri ke permukiman warga.

Bahkan, dia nekat mendobrak pintu belakang rumah warga untuk bersembunyi. Namun, upaya menghindar dari kejaran warga gagal. Warga yang telanjur geram dengan ulahnya langsung menghakimi pelaku hingga babak belur.

Baca Juga :  Tujuh PMK Kesulitan Padamkan Sumber Api di PT Cort Indonesia
- Advertisement -

Beruntung, aksi main hakim sendiri cepat dilerai warga lain. Keduanya langsung dilarikan ke RSUD Prof. dr. Soekandar Mojosari untuk mendapatkan pertolongan medis.Terpisah, Kanitreskrim Polsek Mojosari Ipda Agus Setiawan, membenarkan,kasus penusukan tersebut.

’’Kami masih menunggu laporan (korban). Mungkin karena korban masih dalam perawatan medis,’’ tuturnya. Agus menegaskan, atas insiden itu, kepolisian sudah melaukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan identifikasi korban maupun pelaku di rumah sakit. ’’Keduanya masih menjalani perawatan. Korban dirawat karena luka tusukan. Pelaku dirawat karena dimassa warga,’’ pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/