alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Sunday, May 29, 2022

Api Hanguskan Gudang Kayu, Korban Alami Kerugian Rp 100 Juta

MOJOKERTO – Kebakaran kembali terjadi di Mojokerto. Rabu (24/10) petang tadi, kobaran api membakar sebuah gudang kayu milik Amrullah di Dusun Jatisari, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, dikabarkan korban mengalami kerugian hingga Rp 100 juta. Kerugian itu menyusul kobaran api menghanguskan kayu dan mebeler rumah berbahan tripleks.

Kapolsek Kutorejo AKP Putu Sadia mengungkapkan, kebakaran pertama kali diketahui pukul 17.30 atau tepat saat azan Magrib. Atau berselang beberapa jam seusai para karyawan menghentikan aktivitas pekerjaan dan meninggalkan gudang.

”Gudang tersebut diketahui milik Amrullah. Selain berisi bahan pintu dari bahan triplek yang belum jadi, gudang juga sebagai tempat produksi,” ujar kapolsek. Pria dengan balok tiga di pundak ini mengungkapkan, dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga kobaran api dipicu oleh korsleting listrik. Tepatnya, jaringan listrik yang berada di sisi belakang bangunan gudang.

Baca Juga :  Proyek Betonisasi Desa Lolawang Diusut

”Karena korsleting listrik di bangunan belakang,” tandasnya. Dia menyebutkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp 100 juta. Sebab, mebeler pintu yang sudah jadi dan kayu bahan produksi semua hangus terbakar. ”Kerugian lebih kurang 100 juta,” papar Sudira. (sad)

 

MOJOKERTO – Kebakaran kembali terjadi di Mojokerto. Rabu (24/10) petang tadi, kobaran api membakar sebuah gudang kayu milik Amrullah di Dusun Jatisari, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, dikabarkan korban mengalami kerugian hingga Rp 100 juta. Kerugian itu menyusul kobaran api menghanguskan kayu dan mebeler rumah berbahan tripleks.

Kapolsek Kutorejo AKP Putu Sadia mengungkapkan, kebakaran pertama kali diketahui pukul 17.30 atau tepat saat azan Magrib. Atau berselang beberapa jam seusai para karyawan menghentikan aktivitas pekerjaan dan meninggalkan gudang.

”Gudang tersebut diketahui milik Amrullah. Selain berisi bahan pintu dari bahan triplek yang belum jadi, gudang juga sebagai tempat produksi,” ujar kapolsek. Pria dengan balok tiga di pundak ini mengungkapkan, dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga kobaran api dipicu oleh korsleting listrik. Tepatnya, jaringan listrik yang berada di sisi belakang bangunan gudang.

Baca Juga :  Ratusan BB Motor di Polres Tak Diambil, Hayo Ini Milik Siapa?

”Karena korsleting listrik di bangunan belakang,” tandasnya. Dia menyebutkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp 100 juta. Sebab, mebeler pintu yang sudah jadi dan kayu bahan produksi semua hangus terbakar. ”Kerugian lebih kurang 100 juta,” papar Sudira. (sad)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/