alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Salah Satu Pelaku Pungli Merupakan Calon Kepala Desa

Operasi Tangkap Tangan tim Saber Pungli Polres Mojokerto terhadap LM, beserta dua tenaga honorer orang lainnya, Sabtu (21/9) tak serta merta menggugurkan pencalonannya sebagai cakades Pandanarum, Kecamatan Pacet. LM, yang juga koordinator tiket Wanawisata Air Panas Padusan tetap tercantum sebagai cakades yang berhak untuk dipilih, 23 Oktober nanti.

Jika dikemudian hari nanti terbukti bersalah dan ditahan, namanya tetap muncul di surat suara sebelum akhirnya akan muncul putusan baru berdasarkan putusan hukum tetap atau inkrah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mojokerto Ardi Sepdianto, menuturkan, tidak ada dasar apa pun dalam membatalkan pencalonan seseorang sebagai cakades. Meski selama proses pencalonan nantinya tersangkut masalah hukum, tidak ada kewajiban bagi panitia untuk mencoret. ’’Di perbup, tidak diatur seorang cakades dicoret karena berstatus sebagai tahanan atau terpidana. Sehingga berhak dipilih,’’ katanya.

Baca Juga :  Didesak Hitung Ulang, Pemkab Ogah Gegabah

Namun, lanjut dia, beda cerita ketika seorang cakades yang ditahan tersebut menang dan ditetapkan sebagai kades, akan ada konsekuensi baru. Ia tetap akan diangkat sebagai kades sekaligus pula diberhentikan saat itu juga. Jika persoalan hukumnya terbukti dalam pidana umum dengan ancaman hukuman kurang dari dua tahun, maka akan diberhentikan untuk sementara waktu.

Jabatannya akan diambil alih sekdes sebagai Plt (pelaksana tugas). Sementara yang tersangkut pidana khusus, seperti tipikor atau makar, maka akan langsung diberhentikan tetap. Pihak desa kemudian diminta untuk mengusulkan menggelar pilkades PAW (pergantian antarwaktu). ’’Misalkan, terbukti pidana umum dengan ancaman di atas lima tahun, ya diberhentikan tetap. Di perbup, jabatan kades juga dibatasi ancaman hukuman tidak boleh lebih dari lima tahun,’’ tambahnya.

Baca Juga :  Pilkades di Banyulegi, Dawarblandong Berpotensi Diulang

LM sendiri tercatat sebagai cakades Desa Pandanarum yang ditetapkan panitia. Bersama dengan dua cakades lain, termasuk kades incumbent, Endik. LM, juga tercatat pernah menjadi sekdes Pandanarum sebelum dipindah sebagai koordinator tiket Wanawisata Air Panas Padusan, Pacet. Kabar lain juga menyebut, kasus OTT LM bersama dua THL (tenaga harian lepas), Sabtu (21/9) bakal diserahkan ke Inspektorat. Hal ini, mengingat barnag bukti yang disita dinilai sekitar Rp 7 juta.

Operasi Tangkap Tangan tim Saber Pungli Polres Mojokerto terhadap LM, beserta dua tenaga honorer orang lainnya, Sabtu (21/9) tak serta merta menggugurkan pencalonannya sebagai cakades Pandanarum, Kecamatan Pacet. LM, yang juga koordinator tiket Wanawisata Air Panas Padusan tetap tercantum sebagai cakades yang berhak untuk dipilih, 23 Oktober nanti.

Jika dikemudian hari nanti terbukti bersalah dan ditahan, namanya tetap muncul di surat suara sebelum akhirnya akan muncul putusan baru berdasarkan putusan hukum tetap atau inkrah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mojokerto Ardi Sepdianto, menuturkan, tidak ada dasar apa pun dalam membatalkan pencalonan seseorang sebagai cakades. Meski selama proses pencalonan nantinya tersangkut masalah hukum, tidak ada kewajiban bagi panitia untuk mencoret. ’’Di perbup, tidak diatur seorang cakades dicoret karena berstatus sebagai tahanan atau terpidana. Sehingga berhak dipilih,’’ katanya.

Baca Juga :  Tak Lolos Pencalonan, Bakal Calon Kades Lapor Wabup

Namun, lanjut dia, beda cerita ketika seorang cakades yang ditahan tersebut menang dan ditetapkan sebagai kades, akan ada konsekuensi baru. Ia tetap akan diangkat sebagai kades sekaligus pula diberhentikan saat itu juga. Jika persoalan hukumnya terbukti dalam pidana umum dengan ancaman hukuman kurang dari dua tahun, maka akan diberhentikan untuk sementara waktu.

Jabatannya akan diambil alih sekdes sebagai Plt (pelaksana tugas). Sementara yang tersangkut pidana khusus, seperti tipikor atau makar, maka akan langsung diberhentikan tetap. Pihak desa kemudian diminta untuk mengusulkan menggelar pilkades PAW (pergantian antarwaktu). ’’Misalkan, terbukti pidana umum dengan ancaman di atas lima tahun, ya diberhentikan tetap. Di perbup, jabatan kades juga dibatasi ancaman hukuman tidak boleh lebih dari lima tahun,’’ tambahnya.

Baca Juga :  Sssttt... Kejanggalan Proyek Rp 2,6 Miliar Dilirik Kejaksaan
- Advertisement -

LM sendiri tercatat sebagai cakades Desa Pandanarum yang ditetapkan panitia. Bersama dengan dua cakades lain, termasuk kades incumbent, Endik. LM, juga tercatat pernah menjadi sekdes Pandanarum sebelum dipindah sebagai koordinator tiket Wanawisata Air Panas Padusan, Pacet. Kabar lain juga menyebut, kasus OTT LM bersama dua THL (tenaga harian lepas), Sabtu (21/9) bakal diserahkan ke Inspektorat. Hal ini, mengingat barnag bukti yang disita dinilai sekitar Rp 7 juta.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/