alexametrics
28.8 C
Mojokerto
Sunday, July 3, 2022

Terpeleset usai Mancing, Pemuda Lengkong Mojoanyar Tewas Tenggelam

TARIK, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pemuda asal Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto yang terjatuh di bendungan air Kedungploso, Desa Mbocok, Kecamatan Tarik, Sidoarjo akhirnya ditemukan. Andra Wendi Safudin, 20, ini ditemukan tim gabungan relawan dalam kondisi tak bernyawa.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Kamis (23/6), korban bersama temannya Karis, 21, pergi dari rumah untuk memancing. Nahasnya saat keduanya dalam perjalanan pulang tiba-tiba jatuh ke sungai saat melintasi bendungan air di Kedungploso Tarik.

”Dari dua korban itu, satu (Karis) berhasil menyelamatkan diri, tapi satunya tak tertolong (Andra),” ungkap salah satu relawan, Ahmad Faizin Bisri.

Sontak peristiwa itu menjadikan warga sekitar geger. Para relawan yang mendapatkan laporan langsung melakukan pencairan.

Baca Juga :  Keren! Produk ROWEN Menjadi Obyek OTS yang kedua

Menggunakan perahu karet para relawan melakukan penyusuran sungai di sekitar lokasi kejadian. Pencarian pun dilakukan hingga larut malam dan dilanjutkan di hari berikutnya Jumat (24/6).

”Hasilnya, Alhamdulillah, korban akhirnya ditemukan siang tadi sekitar pukul 10.30-an, tapi dalam kondisi sudah meninggal,” tandasnya.

Korban tewas tak lain setelah tenggelam. Jasadnya berhasil ditemukan dengan jarak sekitar 100 meter sisi timur dari titik lokasi jatuhnya. Jenazah korban juga langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

”Tadi jasad korban mengambang setelah tim relawan yang melakukan pencarian berusaha melakukan beberapa kali manuver di air,” tuturnya. (ori/fen)

TARIK, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pemuda asal Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto yang terjatuh di bendungan air Kedungploso, Desa Mbocok, Kecamatan Tarik, Sidoarjo akhirnya ditemukan. Andra Wendi Safudin, 20, ini ditemukan tim gabungan relawan dalam kondisi tak bernyawa.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Kamis (23/6), korban bersama temannya Karis, 21, pergi dari rumah untuk memancing. Nahasnya saat keduanya dalam perjalanan pulang tiba-tiba jatuh ke sungai saat melintasi bendungan air di Kedungploso Tarik.

”Dari dua korban itu, satu (Karis) berhasil menyelamatkan diri, tapi satunya tak tertolong (Andra),” ungkap salah satu relawan, Ahmad Faizin Bisri.

Sontak peristiwa itu menjadikan warga sekitar geger. Para relawan yang mendapatkan laporan langsung melakukan pencairan.

Baca Juga :  Keren! Produk ROWEN Menjadi Obyek OTS yang kedua

Menggunakan perahu karet para relawan melakukan penyusuran sungai di sekitar lokasi kejadian. Pencarian pun dilakukan hingga larut malam dan dilanjutkan di hari berikutnya Jumat (24/6).

”Hasilnya, Alhamdulillah, korban akhirnya ditemukan siang tadi sekitar pukul 10.30-an, tapi dalam kondisi sudah meninggal,” tandasnya.

- Advertisement -

Korban tewas tak lain setelah tenggelam. Jasadnya berhasil ditemukan dengan jarak sekitar 100 meter sisi timur dari titik lokasi jatuhnya. Jenazah korban juga langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

”Tadi jasad korban mengambang setelah tim relawan yang melakukan pencarian berusaha melakukan beberapa kali manuver di air,” tuturnya. (ori/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/