alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Thursday, July 7, 2022

Hirup Bahan Beracun, Dua Karyawan PT HAN Tewas, Dua Lainnya Pingsan

NGORO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kecelakaan kerja mengakibatkan dua pekerja tewas dan dua lainnya luka-luka terjadi di area pabrik PT Hijau Alam Nusantara (HAN) Desa Manduromanggunggajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Kamis (23/6) malam. Korban meregang nyawa setelah diduga keracunan bahan berbahaya saat membersihkan tangki sisa limbah cair dalam truk Fuso tangki milik perusahaan.

Kanitreskrim Polsek Ngoro AKP Syaiful Hadi, menceritakan, insiden nahas ini terjadi sekitar pukul 21.00. Mulanya, tiga karyawan PT. HAN yakni Jauhari, Muhamad Rizal Said, dan Madi mulai membersihkan tangki sisa limbah cair.

Tangki itu berada di kendaraan Fuso dengan nopol L 9396 UK. ”Ketiganya melakukan bersih-bersih secara bergantian,” ungkapnya.

Baca Juga :  Cabuli Pacar saat Ayah Terbaring di Rumah Sakit

Namun nahas, saat giliran Rizal Said dia tiba-tiba terpeleset. Jauhari yang mengetahui berusaha menolong dengan dibantu Madi mengangkatnya.

Selanjutnya datang, teman yang lain, Bambang Arif Purwanto juga berusaha ikut menolong dengan naik ke atas truk. Hanya saja niat baiknya malah membuatnya celaka.

”Bambang malah ikut terpeleset yang kemudian jatuh masuk kedalam tangki menimpa ketiga orang yang masih di dalam tangki yang mengakibatkan Bambang tidak sadarkan diri di dalam tangki,” bebernya.

Sontak peristiwa ini membuat para karyawan yang terjatuh di dalam tangki panik dan teriak meminta tolong. Mendengar permintaan tolong, Farian Ade datang lalu naik ke atas truk.

Dia melihat korban Bambang tergeletak di dalam tangki disertai bau menyengat yang kemudian turun truk untuk meminta pertolongan karyawan lain.

Baca Juga :  Direktur PT SMI Beberkan Tata Cara Pencairan Pinjaman PEN saat Pandemi

Seketika itu datang Feri Heri Purwanto dan Afatar Febian Ardiansyah. Keduanya yang melihat kondisi Bambang dan Rizal tidak sadarkan diri, bergegas membantu mengeluarkan korban dari dalam tangki.

Lagi-lagi, niat itu membuat Feri dan Afatar celaka. Keduanya merasa sesak nafas akibat bau dari dalam tangki yang kemudian ikut tidak sadarkan diri. (ori/fen)

NGORO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kecelakaan kerja mengakibatkan dua pekerja tewas dan dua lainnya luka-luka terjadi di area pabrik PT Hijau Alam Nusantara (HAN) Desa Manduromanggunggajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Kamis (23/6) malam. Korban meregang nyawa setelah diduga keracunan bahan berbahaya saat membersihkan tangki sisa limbah cair dalam truk Fuso tangki milik perusahaan.

Kanitreskrim Polsek Ngoro AKP Syaiful Hadi, menceritakan, insiden nahas ini terjadi sekitar pukul 21.00. Mulanya, tiga karyawan PT. HAN yakni Jauhari, Muhamad Rizal Said, dan Madi mulai membersihkan tangki sisa limbah cair.

Tangki itu berada di kendaraan Fuso dengan nopol L 9396 UK. ”Ketiganya melakukan bersih-bersih secara bergantian,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bank Jatim Mojokerto Terus Tingkatkan Kerja Sama dengan Berbagai Lini

Namun nahas, saat giliran Rizal Said dia tiba-tiba terpeleset. Jauhari yang mengetahui berusaha menolong dengan dibantu Madi mengangkatnya.

Selanjutnya datang, teman yang lain, Bambang Arif Purwanto juga berusaha ikut menolong dengan naik ke atas truk. Hanya saja niat baiknya malah membuatnya celaka.

”Bambang malah ikut terpeleset yang kemudian jatuh masuk kedalam tangki menimpa ketiga orang yang masih di dalam tangki yang mengakibatkan Bambang tidak sadarkan diri di dalam tangki,” bebernya.

- Advertisement -

Sontak peristiwa ini membuat para karyawan yang terjatuh di dalam tangki panik dan teriak meminta tolong. Mendengar permintaan tolong, Farian Ade datang lalu naik ke atas truk.

Dia melihat korban Bambang tergeletak di dalam tangki disertai bau menyengat yang kemudian turun truk untuk meminta pertolongan karyawan lain.

Baca Juga :  Penyidikan Uang Rp 5 Miliar Berlarut-larut, Polisi Kesulitan Temukan Bukti

Seketika itu datang Feri Heri Purwanto dan Afatar Febian Ardiansyah. Keduanya yang melihat kondisi Bambang dan Rizal tidak sadarkan diri, bergegas membantu mengeluarkan korban dari dalam tangki.

Lagi-lagi, niat itu membuat Feri dan Afatar celaka. Keduanya merasa sesak nafas akibat bau dari dalam tangki yang kemudian ikut tidak sadarkan diri. (ori/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/