alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 18, 2022

Polisi Tambah Dua Pos Pengamanan

– Tak Ada Penyekatan di Jalur Mudik
– 394 Petugas Gabungan Disiagakan

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Polres Mojokerto menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2022 kemarin pagi. Dalam operasi yang bakal digelar pada tanggal 28 April hingga 9 Mei itu, sebanyak 394 personel gabungan disiagakan. Mereka akan berjaga di 8 titik pos pengamanan.

Ada sejumlah perbedaan saat mudik dan balik lebaran tahun ini. Terutama tidak adanya penyekatan di seluruh jalur mudik di wilayah hukum Polres Mojokerto. ”Dalam amanat dan arahan bapak kapolri menegaskan tidak ada penyekatan lalu lintas pada kegiatan mudik lebaran tahun 2022. Namun masyarakat tetap diimbau untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes),” ujar Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar usai apel di halaman mapolres.

Bukan hanya tetap melaksanakan prokes 5M. Masyarakat juga diarahkan untuk melengkapi dosis vaksinasi Covid-19. Mulai dari dosis pertama hingga ketiga. Sebab, pelaksanaan pengamanan selama Perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah itu juga mengacu pada Inmendagri Nomor 22 Tahun 2022 tentang PPKM Level se-Jawa dan Bali. Untuk mendukung kelancaran dan pengamanan selama mudik, pihaknya menyediakan delapan pos pengamanan (Pos Pam) dan pos pelayanan (Pos Yan).

Baca Juga :  Divonis Ringan, Tetap Melawan

Yakni, Pos Yan Kenanten, Pos Pam Trowulan, Pos Pam Mojosari, Pos Pam Bundaran Pacet, Pos Pam Ngoro, Pos Pam Simpang Tiga Daplang, dan Pos Pam Rest Area ruas Tol Nganjuk-Mojokerto Km 695A dan Km 695B.

Setidaknya, sekitar 394 personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, hingga unsur relawan disiagakan di titik tersebut. ”Sebanyak 394 personel akan disiagakan di delapan pos yang tersebar di wilayah hukum Polres Mojokerto,” terangnya.

Meski terdapat sejumlah kelonggaran pada mudik lebaran kali ini, petugas bakal tetap melakukan pengamanan dan pelayanan prima. Tak lain untuk mendukung keamanan dan kelancaran pemudik. Itu dibuktikan dengan adanya penambahan dua titik pos pengamanan di jalan tol. ”Memang dua tahun sebelumnya tidak ada mudik. Sehingga kita tidak boleh lengah. Tahun ini kita tingkatkan lagi pengamanannya. Dan tahun ini kami ada dua pos (baru) di jalan tol. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang total hanya ada enam pos,” ungkapnya.

Baca Juga :  Toko Bahan Sepatu Terbakar Hebat, Api Masih Terus Berkobar

Tak hanya itu, petugas juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas contraflow guna mengantisipasi sekaligus meminimalisir adanya kemacetan selama mudik dan balik lebaran. Utamanya, pada jalur non tol penghubung Surabaya – Jakarta. Lantaran mayoritas pemudik via darat bakal melintasi jalan arteri primer tersebut. ”Contraflow ini diberlakukan secara tentatif supaya tidak sampai terjadi kemacetan panjang. Kami sudah koordinasikan ini dengan Dishub. Dan ini sudah dilakukan simulasinya beberapa hari lalu,” tandas mantan Kapolres Pamekasan itu. (vad/ron)

– Tak Ada Penyekatan di Jalur Mudik
– 394 Petugas Gabungan Disiagakan

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Polres Mojokerto menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2022 kemarin pagi. Dalam operasi yang bakal digelar pada tanggal 28 April hingga 9 Mei itu, sebanyak 394 personel gabungan disiagakan. Mereka akan berjaga di 8 titik pos pengamanan.

Ada sejumlah perbedaan saat mudik dan balik lebaran tahun ini. Terutama tidak adanya penyekatan di seluruh jalur mudik di wilayah hukum Polres Mojokerto. ”Dalam amanat dan arahan bapak kapolri menegaskan tidak ada penyekatan lalu lintas pada kegiatan mudik lebaran tahun 2022. Namun masyarakat tetap diimbau untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes),” ujar Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar usai apel di halaman mapolres.

Bukan hanya tetap melaksanakan prokes 5M. Masyarakat juga diarahkan untuk melengkapi dosis vaksinasi Covid-19. Mulai dari dosis pertama hingga ketiga. Sebab, pelaksanaan pengamanan selama Perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah itu juga mengacu pada Inmendagri Nomor 22 Tahun 2022 tentang PPKM Level se-Jawa dan Bali. Untuk mendukung kelancaran dan pengamanan selama mudik, pihaknya menyediakan delapan pos pengamanan (Pos Pam) dan pos pelayanan (Pos Yan).

Baca Juga :  Kesulitan Ekonomi, Gantung Diri di Kamar dengan Sarung

Yakni, Pos Yan Kenanten, Pos Pam Trowulan, Pos Pam Mojosari, Pos Pam Bundaran Pacet, Pos Pam Ngoro, Pos Pam Simpang Tiga Daplang, dan Pos Pam Rest Area ruas Tol Nganjuk-Mojokerto Km 695A dan Km 695B.

Setidaknya, sekitar 394 personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, hingga unsur relawan disiagakan di titik tersebut. ”Sebanyak 394 personel akan disiagakan di delapan pos yang tersebar di wilayah hukum Polres Mojokerto,” terangnya.

- Advertisement -

Meski terdapat sejumlah kelonggaran pada mudik lebaran kali ini, petugas bakal tetap melakukan pengamanan dan pelayanan prima. Tak lain untuk mendukung keamanan dan kelancaran pemudik. Itu dibuktikan dengan adanya penambahan dua titik pos pengamanan di jalan tol. ”Memang dua tahun sebelumnya tidak ada mudik. Sehingga kita tidak boleh lengah. Tahun ini kita tingkatkan lagi pengamanannya. Dan tahun ini kami ada dua pos (baru) di jalan tol. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang total hanya ada enam pos,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tak Bayar Pajak, Rumah Makan Disegel

Tak hanya itu, petugas juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas contraflow guna mengantisipasi sekaligus meminimalisir adanya kemacetan selama mudik dan balik lebaran. Utamanya, pada jalur non tol penghubung Surabaya – Jakarta. Lantaran mayoritas pemudik via darat bakal melintasi jalan arteri primer tersebut. ”Contraflow ini diberlakukan secara tentatif supaya tidak sampai terjadi kemacetan panjang. Kami sudah koordinasikan ini dengan Dishub. Dan ini sudah dilakukan simulasinya beberapa hari lalu,” tandas mantan Kapolres Pamekasan itu. (vad/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/