alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Pemilu Kondusif, Kinerja Polres Mojokerto Diapresiasi Tokoh Agama

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Rangkaian Pemilu 2019, telah mencapai puncaknya, 20 Oktober. Itu setelah dilantiknya Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden untuk periode 2019-2024.

Pelaksanaan Pilpres yang aman dan kondusif kali ini tak lain hasil kerja keras seluruh masyarakat Indonesia. Termasuk TNI dan Polri yang siap hadir di tengah-tengah masyarakat. Dua institusi itu pun juga menjamin kebebasan masyarakat dalam memberikan suaranya di Temlat Pemungutan Suara (TPS) yang berlangsung 17 April lalu.
Kondusivitas dalam pesta demokrasi ini pun banyak mendapat apresiasi publik. Salah satunya, Organisasi Masyarakat terbesar di Indonesia.
“Mari seluruh masyarakat Indonesia agar bersatu dan mendukung pemerintah dalam membangun Indonesia menjadi negara yang aman dan sejahtera,” ungkap Ketua Muhammadiyah Kabupaten Mojokerto KH. M. Ghobir, seusai upacara peringatan hari Santri di Mapolres Mojokerto, Selasa (22/10).

Baca Juga :  Warga Jetis Tewas Digorok Tetangga

Pihaknya memberikan Apresiasi setinggi-tingginya terhadap pelaksanaan tugas TNI dan Polri dalam mengawal dan menjaga proses pesta Demokrasi di Indonesia sampai dengan pelantikan Presiden dan wakil presiden yang berlangsung Minggu (20/10). ”Segala perbedaan yang ada merupakan suatu modal dalam membangun Indonesia kedepan yang lebih baik,” tegasnya.
Tokoh Agama Hindu Kabupaten Mojokerto, Katiran, juga mengapresiasi TNI dan polri dalam mengamankan pemilu serentak hingga pelantikan presiden berlangsung. “Mari kita selalu dukung pemerintah dalam membangun negara yang sejahtera,” ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Senkom Mitra Polri Kabupaten Mojokerto. Mereka juga mengapresiasi atas pengaman yang diberikan Polri dan TNI sehingga menjadikan pemilu hingga pelantikan tetap kondusif dan aman, serta damai.

Baca Juga :  Ingin Tahu Kronologi Pembunuhan Berencana Tukang Las? Begini Ceritanya

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Rangkaian Pemilu 2019, telah mencapai puncaknya, 20 Oktober. Itu setelah dilantiknya Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden untuk periode 2019-2024.

Pelaksanaan Pilpres yang aman dan kondusif kali ini tak lain hasil kerja keras seluruh masyarakat Indonesia. Termasuk TNI dan Polri yang siap hadir di tengah-tengah masyarakat. Dua institusi itu pun juga menjamin kebebasan masyarakat dalam memberikan suaranya di Temlat Pemungutan Suara (TPS) yang berlangsung 17 April lalu.
Kondusivitas dalam pesta demokrasi ini pun banyak mendapat apresiasi publik. Salah satunya, Organisasi Masyarakat terbesar di Indonesia.
“Mari seluruh masyarakat Indonesia agar bersatu dan mendukung pemerintah dalam membangun Indonesia menjadi negara yang aman dan sejahtera,” ungkap Ketua Muhammadiyah Kabupaten Mojokerto KH. M. Ghobir, seusai upacara peringatan hari Santri di Mapolres Mojokerto, Selasa (22/10).

Baca Juga :  Tersangka Korupsi Nilai Kejari Salahi Prosedur

Pihaknya memberikan Apresiasi setinggi-tingginya terhadap pelaksanaan tugas TNI dan Polri dalam mengawal dan menjaga proses pesta Demokrasi di Indonesia sampai dengan pelantikan Presiden dan wakil presiden yang berlangsung Minggu (20/10). ”Segala perbedaan yang ada merupakan suatu modal dalam membangun Indonesia kedepan yang lebih baik,” tegasnya.
Tokoh Agama Hindu Kabupaten Mojokerto, Katiran, juga mengapresiasi TNI dan polri dalam mengamankan pemilu serentak hingga pelantikan presiden berlangsung. “Mari kita selalu dukung pemerintah dalam membangun negara yang sejahtera,” ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Senkom Mitra Polri Kabupaten Mojokerto. Mereka juga mengapresiasi atas pengaman yang diberikan Polri dan TNI sehingga menjadikan pemilu hingga pelantikan tetap kondusif dan aman, serta damai.

Baca Juga :  Akun Open BO Tipu Korban hingga Rp 35 Juta

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/