alexametrics
22.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Sopir Pelat Merah Berpotensi Tersangka

TRAWAS, Jawa Pos Radar Mojokerto – Sopir mobil pelat merah yang menabrak pengendara motor di Jalan Raya Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, hingga meninggal dunia (19/8), berpotensi menyandang tersangka. Jumat  (21/8), ia  diperiksa Satlantas Polres Mojokerto.

Kanit Laka Lantas Polres Mojokerto Ipda Wihandoko mengatakan, untuk menelusuri penyebab kecelakaan, pihaknya melakukan pemeriksaan intensif terhadap Budi Waluyo Widiyanto, 55, pengemudi Toyota Rush nopol S-1192-NP.

Pengemudi yang tinggal di Desa Randuagung, Kecamatan Singosari, Kota  Malang, itu menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Tetapi, tidak menutup kemungkinan akan mengarah sebagai tersangka. ’’Kemungkinan besar mengarah sebagai tersangka. Karena mobil yang dikemudikannya memakan jalur lawan,’’ jelasnya.

’’Makan jalur’’ yang ditemukan kepolisian itu setelah hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Rabu (19/8). Pengemudi berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu diduga melewati batas marka jalan. Kendaraan pelat merah yang ditumpangi ini merupakan milik Dinas Pertanian (Disperta) Jawa Timur (Jatim), Unit Pelaksana Teknis (UPT) pengembangan benih padi dan palawija, di Jalan Raya Desa Jabon, Kecamatan Mojoanayar, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga :  Izin Awal ACE Hardware untuk Eceran Reguler

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 10.45. Bermula saat Toyota Rush pelat merah nopol S-1192-NP yang dikemudikan Budi Waluyo Widiyanto, 55,  melaju dari arah barat atau dari Mojosari menuju arah Trawas.

Sesampainya di TKP, tepatnya di jalur tanjakan, mobil itu mendahului sepeda motor. ’’Mobil tersebut mendahului kendaraan yang tidak diketahui identitasnya itu dari sisi kanan,’’ katanya.

Di waktu bersamaan, sepeda honda Beat dengan nomor polisi N-2872-TBG yang dikemudikan Warini Seryawati, 33, warga Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas itu juga melaju dari arah yang berlawanan. Jarak yang dekat, mengakibatkan kecelakaan tak terhindarkan.

Kerasnya benturan membuat pengendara sepeda motor tersebut terkapar ke aspal jalan dengan kondisi mengalami luka cukup parah. Korban pun segera dievakuasi ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari untuk dilakukan perawatan lebih lanjut. Sayangnya, nyawa korban tidak bisa diselamatkan saa menjalani perawatan tersebut. (hin/ron)

Baca Juga :  Jaringan Pengedar Sabu Dibongkar Polisi

TRAWAS, Jawa Pos Radar Mojokerto – Sopir mobil pelat merah yang menabrak pengendara motor di Jalan Raya Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, hingga meninggal dunia (19/8), berpotensi menyandang tersangka. Jumat  (21/8), ia  diperiksa Satlantas Polres Mojokerto.

Kanit Laka Lantas Polres Mojokerto Ipda Wihandoko mengatakan, untuk menelusuri penyebab kecelakaan, pihaknya melakukan pemeriksaan intensif terhadap Budi Waluyo Widiyanto, 55, pengemudi Toyota Rush nopol S-1192-NP.

Pengemudi yang tinggal di Desa Randuagung, Kecamatan Singosari, Kota  Malang, itu menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Tetapi, tidak menutup kemungkinan akan mengarah sebagai tersangka. ’’Kemungkinan besar mengarah sebagai tersangka. Karena mobil yang dikemudikannya memakan jalur lawan,’’ jelasnya.

’’Makan jalur’’ yang ditemukan kepolisian itu setelah hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Rabu (19/8). Pengemudi berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu diduga melewati batas marka jalan. Kendaraan pelat merah yang ditumpangi ini merupakan milik Dinas Pertanian (Disperta) Jawa Timur (Jatim), Unit Pelaksana Teknis (UPT) pengembangan benih padi dan palawija, di Jalan Raya Desa Jabon, Kecamatan Mojoanayar, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga :  Tak Ber-IMB, Proyek Ruko di Pralon Disegel

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 10.45. Bermula saat Toyota Rush pelat merah nopol S-1192-NP yang dikemudikan Budi Waluyo Widiyanto, 55,  melaju dari arah barat atau dari Mojosari menuju arah Trawas.

Sesampainya di TKP, tepatnya di jalur tanjakan, mobil itu mendahului sepeda motor. ’’Mobil tersebut mendahului kendaraan yang tidak diketahui identitasnya itu dari sisi kanan,’’ katanya.

- Advertisement -

Di waktu bersamaan, sepeda honda Beat dengan nomor polisi N-2872-TBG yang dikemudikan Warini Seryawati, 33, warga Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas itu juga melaju dari arah yang berlawanan. Jarak yang dekat, mengakibatkan kecelakaan tak terhindarkan.

Kerasnya benturan membuat pengendara sepeda motor tersebut terkapar ke aspal jalan dengan kondisi mengalami luka cukup parah. Korban pun segera dievakuasi ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari untuk dilakukan perawatan lebih lanjut. Sayangnya, nyawa korban tidak bisa diselamatkan saa menjalani perawatan tersebut. (hin/ron)

Baca Juga :  Sesosok Bayi Terbungkus Jarik Dibuang di Jurang Pacet

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/