alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Thursday, July 7, 2022

Pengedar Sabu Asal Jatirejo Dibekuk

JATIREJO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Satresnarkoba Polres Mojokerto membekuk seorang jaringan pengedar sabu-sabu yang kerap beraksi di wilayah Jatirejo. Pelaku diamankan petugas usai kedapatan menyimpan dua paket narkoba di kusen pintu kamarnya.

Pelaku adalah Bima Arga Syach Putra, 26, warga Dusun/Desa/Kecamatan Jatirejo. Pemuda yang bekerja serabutan itu ditangkap polisi lantaran terbukti memperjual belikan barang haram tersebut. Bima hanya bisa bergeming saat petugas mendapati dua paket sabu-sabu yang disimpannya itu. ’’Saat ini yang bersangkutan sudah kami amankan di mapolres. Pelaku kami tangkap Kamis lalu saat hendak bertransaksi,’’ ujar Kasat Resnarkoba Polres Mojokerto AKP Bambang Tri Sutrisno, kemarin.

Sebelum ditangkap, petugas yang mendapat informasi dari masyarakat jika pelaku hendak bertransaksi barang haram itu langsung memburu keberadaan Bima. Gerak-gerik pelaku lantas dipantau ketat. Hingga saat pelaku sempat berhenti di warung kopi, petugas melakukan penyamaran. Tak disadari pelaku, petugas menghimpun informasi dari segala percakapan Bima. Baik dengan rekannya di warung hingga saat telepon.

Baca Juga :  Polisi Amankan Sabu dalam Bohlam

Melihat pelaku bergerak pulang, petugas terus membuntuti pelaku hingga ke rumahnya. Bima lantas ditangkap dan dimintai keterangan oleh petugas. Meski sempat mengelak, pengakuannya luntur saat petugas menyeretnya untuk menggeledah kamar pelaku. Dua paket sabu-sabu seberat 0,46 gram dan 0,32 gram yang disimpan di atas kusen pintu diamankan petugas. ’’Kami amankan dua paket sabu dengan berat total 0,78 gram. Pelaku sempat berkelit saat kami tanyai terkait aksi jual beli sabu-sabu ini,’’ sebutnya.

Petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti lainnya. Mulai dari ponsel pintar milik pelaku hingga uang tunai sisa hasil penjualan sabu-sabu Rp 100 ribu. Bambang menerangkan, rata-rata pelaku menjual sabu-sabu tersebut secara ecer dengan kemasan kecil. ’’Rata-rata pelaku menjual narkoba ini di kisaran Rp 300 ribu karena memang dia jual lagi dengan gramasi kecil,’’ urainya.

Baca Juga :  Dosen Ditemukan Meninggal di Stasiun Mojokerto

Kini, berbekal keterangan dan barang bukti yang ada, petugas tengah memburu jaringan pemasok barang haram tersebut pada pelaku. Bima terancam mendekam di sel tahanan maksimal 20 tahun lamanya usai dijerat Pasal 114 ayat 1 atau Pasal 112 ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (vad/fen)

JATIREJO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Satresnarkoba Polres Mojokerto membekuk seorang jaringan pengedar sabu-sabu yang kerap beraksi di wilayah Jatirejo. Pelaku diamankan petugas usai kedapatan menyimpan dua paket narkoba di kusen pintu kamarnya.

Pelaku adalah Bima Arga Syach Putra, 26, warga Dusun/Desa/Kecamatan Jatirejo. Pemuda yang bekerja serabutan itu ditangkap polisi lantaran terbukti memperjual belikan barang haram tersebut. Bima hanya bisa bergeming saat petugas mendapati dua paket sabu-sabu yang disimpannya itu. ’’Saat ini yang bersangkutan sudah kami amankan di mapolres. Pelaku kami tangkap Kamis lalu saat hendak bertransaksi,’’ ujar Kasat Resnarkoba Polres Mojokerto AKP Bambang Tri Sutrisno, kemarin.

Sebelum ditangkap, petugas yang mendapat informasi dari masyarakat jika pelaku hendak bertransaksi barang haram itu langsung memburu keberadaan Bima. Gerak-gerik pelaku lantas dipantau ketat. Hingga saat pelaku sempat berhenti di warung kopi, petugas melakukan penyamaran. Tak disadari pelaku, petugas menghimpun informasi dari segala percakapan Bima. Baik dengan rekannya di warung hingga saat telepon.

Baca Juga :  Benahi As Roda Patah, Sopir Tewas Tergencet Bodi Truk

Melihat pelaku bergerak pulang, petugas terus membuntuti pelaku hingga ke rumahnya. Bima lantas ditangkap dan dimintai keterangan oleh petugas. Meski sempat mengelak, pengakuannya luntur saat petugas menyeretnya untuk menggeledah kamar pelaku. Dua paket sabu-sabu seberat 0,46 gram dan 0,32 gram yang disimpan di atas kusen pintu diamankan petugas. ’’Kami amankan dua paket sabu dengan berat total 0,78 gram. Pelaku sempat berkelit saat kami tanyai terkait aksi jual beli sabu-sabu ini,’’ sebutnya.

Petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti lainnya. Mulai dari ponsel pintar milik pelaku hingga uang tunai sisa hasil penjualan sabu-sabu Rp 100 ribu. Bambang menerangkan, rata-rata pelaku menjual sabu-sabu tersebut secara ecer dengan kemasan kecil. ’’Rata-rata pelaku menjual narkoba ini di kisaran Rp 300 ribu karena memang dia jual lagi dengan gramasi kecil,’’ urainya.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Tiga Pengedar Sabu

Kini, berbekal keterangan dan barang bukti yang ada, petugas tengah memburu jaringan pemasok barang haram tersebut pada pelaku. Bima terancam mendekam di sel tahanan maksimal 20 tahun lamanya usai dijerat Pasal 114 ayat 1 atau Pasal 112 ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (vad/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/