alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Berakhirnya Pelarian Haji Hari, DPO Pencurian Asal Krian

Pelaku pencurian ditemukan tewas saat akan ditangkap tim Satreskrim Polres Mojokerto Sabtu (19/9) sore. Pelaku diketahui sudah tak bernyawa lagi usai menceburkan diri ke Sungai Porong, Desa Leminggir, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto saat dalam pengejaran petugas.

IDENTITAS jenazah diketahui bernama Suhari, 50, warga Kelurahan/Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Korban juga masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) di kasus yang sama oleh Polres Jombang.

Termasuk beberapa kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang sempat dijalani pelaku di kawasan Sooko sebulan belakangan ini. ’’Yang bersangkutan merupakan residivis yang dulu pernah menjalani di Nganjuk, kemudian merupakan DPO di Polres Jombang,’’ tutur Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Rifaldhy Hangga Putra kemarin.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Mojokerto, di lokasi pelaku memang sudah diintai tim buser sejak siang. Saat itu, pelaku diketahui tengah mampir ke rumah istrinya yang letaknya hanya 500 meter dari lokasi pelaku tewas.

Baca Juga :  Maling Spesialis Tabung Gas Melon Terekam CCTV

Namun, saat hendak ditangkap, pelaku sempat melarikan diri ke areal persawahan desa sekitar. Sempat terjadi kejar mengejar antara pelaku dengan petugas, hingga pelaku terpojok di tepi Sungai Porong sisi utara dekat jembatan Turi.  

Tak berselang lama, pelaku memilih meloncat ke sungai demi menghindari kejaran polisi. Saat itu lah, pelaku yang membawa tas pinggang berwarna hitam tak kuasa berenang di sungai yang terkenal dalam dan luas.

Hingga beberapa jam kemudian, ia ditemukan tewas mengambang di tengah sungai. ’’Siang hari tadi (Sabtu (19/9), Red) kami memang melakukan penangkapan terhadap pelaku curat. Dugaan masih dalam proses autopsi,’’ terangnya.

Dari beberapa keterangan warga di lokasi, sempat terdengar beberapa kali tembakan saat terjadi kejar-kejaran. Namun, tak berselang lama, korban sudah diketahui tercebur di sungai dan tak bisa berenang.

Baca Juga :  Kadisperta Mengundurkan Diri Dari Jabatan Kepala Dinas

’’Saya tidak tahu persis juga. Katanya memang dikejar dan ada tembakan. Kemudian dia lari ke sungai lalu menceburkan diri,’’ terang Nardi, warga sekitar.

Pelaku juga sempat dikenali beberapa warga setempat dengan sebutan Haji Hari. Sebelum tewas, pelaku dikabarkan tengah menjenguk keluarganya yang sedang membangun rumah.

Belum ada keterangan lebih lanjut dari kepolisian atas kronologi kematian pelaku. Hingga saat ini, jenazah masih dalam proses autopsi di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Porong, Sidoarjo setelah dievakuasi tim relawan  Sabtu (19/9). ’’Terkenalnya memang Haji Hari karena sudah pergi haji dua kali,’’ tandasnya.  

Pelaku pencurian ditemukan tewas saat akan ditangkap tim Satreskrim Polres Mojokerto Sabtu (19/9) sore. Pelaku diketahui sudah tak bernyawa lagi usai menceburkan diri ke Sungai Porong, Desa Leminggir, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto saat dalam pengejaran petugas.

IDENTITAS jenazah diketahui bernama Suhari, 50, warga Kelurahan/Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Korban juga masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) di kasus yang sama oleh Polres Jombang.

Termasuk beberapa kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang sempat dijalani pelaku di kawasan Sooko sebulan belakangan ini. ’’Yang bersangkutan merupakan residivis yang dulu pernah menjalani di Nganjuk, kemudian merupakan DPO di Polres Jombang,’’ tutur Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Rifaldhy Hangga Putra kemarin.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Mojokerto, di lokasi pelaku memang sudah diintai tim buser sejak siang. Saat itu, pelaku diketahui tengah mampir ke rumah istrinya yang letaknya hanya 500 meter dari lokasi pelaku tewas.

Baca Juga :  Gara-gara Ingin Renovasi Rumah, Istri Laporkan Suami ke Polisi

Namun, saat hendak ditangkap, pelaku sempat melarikan diri ke areal persawahan desa sekitar. Sempat terjadi kejar mengejar antara pelaku dengan petugas, hingga pelaku terpojok di tepi Sungai Porong sisi utara dekat jembatan Turi.  

Tak berselang lama, pelaku memilih meloncat ke sungai demi menghindari kejaran polisi. Saat itu lah, pelaku yang membawa tas pinggang berwarna hitam tak kuasa berenang di sungai yang terkenal dalam dan luas.

- Advertisement -

Hingga beberapa jam kemudian, ia ditemukan tewas mengambang di tengah sungai. ’’Siang hari tadi (Sabtu (19/9), Red) kami memang melakukan penangkapan terhadap pelaku curat. Dugaan masih dalam proses autopsi,’’ terangnya.

Dari beberapa keterangan warga di lokasi, sempat terdengar beberapa kali tembakan saat terjadi kejar-kejaran. Namun, tak berselang lama, korban sudah diketahui tercebur di sungai dan tak bisa berenang.

Baca Juga :  Maling Spesialis Tabung Gas Melon Terekam CCTV

’’Saya tidak tahu persis juga. Katanya memang dikejar dan ada tembakan. Kemudian dia lari ke sungai lalu menceburkan diri,’’ terang Nardi, warga sekitar.

Pelaku juga sempat dikenali beberapa warga setempat dengan sebutan Haji Hari. Sebelum tewas, pelaku dikabarkan tengah menjenguk keluarganya yang sedang membangun rumah.

Belum ada keterangan lebih lanjut dari kepolisian atas kronologi kematian pelaku. Hingga saat ini, jenazah masih dalam proses autopsi di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Porong, Sidoarjo setelah dievakuasi tim relawan  Sabtu (19/9). ’’Terkenalnya memang Haji Hari karena sudah pergi haji dua kali,’’ tandasnya.  

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/