alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Tuesday, May 24, 2022

Madridista Pengunggah Foto Korban Juga Ditetapkan Tersangka

MOJOKERTO – Ada yang menarik di balik penetapan tersangka empat orang diduga pelaku pembunuhan pria tanpa identitas di kebun pisang Jalan Raya Bypass, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jumat (21/7) pagi.

Satu dari empat tersangka diduga kuat menghabisi nyawa pria tanpa identitas itu adalah David Andriyanto, alias David Andrianto, 21. Pria ini sebelumnya diketahui sengaja mengunggah foto seseorang tanpa identitas ke laman grup facebook Info Lantas Mojokerto (ILM) yang memiliki kemiripan dengan korban tewas tanpa identitas di kebun pisang.

Bahkan, dalam postingan pada Kamis (20/7) malam itu, pemilik akun juga menggunakan nama David Andrianto ini menulis keterangan foto (caption) sebagai pelengkap foto yang diunggah. Di dalamnya, terdapat kalimat yang menyebut korban adalah salah satu komplotan maling sapi yang berpura-pura gila.

Baca Juga :  PN Mojokerto Gelar Sidang Perdana Mantan Polisi Randy

Lantas siapa David Andriyanto sebenarnya? Penelusuran Jawa Pos Radar Mojokerto menemukan, di konten tentang kepemilikan akun, dia menulis pernah belajar di SMAN 1 Kota Mojokerto. Warga asal Desa Wringinanom, Gresik ini juga mencatat pernah bekerja di Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang.

Remaja kelahiran tahun 1996 merupakan sosok yang aktif di dunia netizen, khususnya di media sosial (medsos) facebook. Setidaknya, itu diketahui dari keaktifannya dalam menggunggah foto-foto atau menulis status, dan komentar di laman akun FB-nya. Beberapa di antaranya mengunggah foto selfie, wefie di moment-moment kebahagian bersama teman dan orang dekat, serta saat belajar musik gamelan (tradisional). Namun, belum diketahui, apakah Andri merupakan salah satu keluarga dari Among Budaya atau bukan.

Baca Juga :  Lepas Segel, Dipatok Rp 5 Juta

Lembaga di Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto ini merupakan lembaga sosial yang bergerak merawat dan bahkan menyembuhkan orang gila atau sedang mengalami gangguan jiwa.  

Sebab, saat terakhir kali Andri mengunggah beberapa sekuel foto perihal pria diduga salah satu kelompok maling sapi memiliki kemiripan dengan pria tewas di kebun singkong, dia juga menulis nama keluarga Among Budaya Trowulan. Karena siulan remaja yang suka mengenakan jersey Real Madrid itu, sore ini, Satreskrim Polres Mojoketo dikabarkan memanggil pengurus Among Budaya untuk dimintai keterangan. 

MOJOKERTO – Ada yang menarik di balik penetapan tersangka empat orang diduga pelaku pembunuhan pria tanpa identitas di kebun pisang Jalan Raya Bypass, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jumat (21/7) pagi.

Satu dari empat tersangka diduga kuat menghabisi nyawa pria tanpa identitas itu adalah David Andriyanto, alias David Andrianto, 21. Pria ini sebelumnya diketahui sengaja mengunggah foto seseorang tanpa identitas ke laman grup facebook Info Lantas Mojokerto (ILM) yang memiliki kemiripan dengan korban tewas tanpa identitas di kebun pisang.

Bahkan, dalam postingan pada Kamis (20/7) malam itu, pemilik akun juga menggunakan nama David Andrianto ini menulis keterangan foto (caption) sebagai pelengkap foto yang diunggah. Di dalamnya, terdapat kalimat yang menyebut korban adalah salah satu komplotan maling sapi yang berpura-pura gila.

Baca Juga :  Bawa Pajero, Kasek SMKN 1 Pungging Serempet PNS

Lantas siapa David Andriyanto sebenarnya? Penelusuran Jawa Pos Radar Mojokerto menemukan, di konten tentang kepemilikan akun, dia menulis pernah belajar di SMAN 1 Kota Mojokerto. Warga asal Desa Wringinanom, Gresik ini juga mencatat pernah bekerja di Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang.

Remaja kelahiran tahun 1996 merupakan sosok yang aktif di dunia netizen, khususnya di media sosial (medsos) facebook. Setidaknya, itu diketahui dari keaktifannya dalam menggunggah foto-foto atau menulis status, dan komentar di laman akun FB-nya. Beberapa di antaranya mengunggah foto selfie, wefie di moment-moment kebahagian bersama teman dan orang dekat, serta saat belajar musik gamelan (tradisional). Namun, belum diketahui, apakah Andri merupakan salah satu keluarga dari Among Budaya atau bukan.

Baca Juga :  Ribut dengan Orang Mabuk, Tukang Parkir Benpas Kepergok Simpan Pil Dobel L

Lembaga di Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto ini merupakan lembaga sosial yang bergerak merawat dan bahkan menyembuhkan orang gila atau sedang mengalami gangguan jiwa.  

- Advertisement -

Sebab, saat terakhir kali Andri mengunggah beberapa sekuel foto perihal pria diduga salah satu kelompok maling sapi memiliki kemiripan dengan pria tewas di kebun singkong, dia juga menulis nama keluarga Among Budaya Trowulan. Karena siulan remaja yang suka mengenakan jersey Real Madrid itu, sore ini, Satreskrim Polres Mojoketo dikabarkan memanggil pengurus Among Budaya untuk dimintai keterangan. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Terancam Hukuman Maksimal

PPDB SMA/SMK Dimulai


/