alexametrics
31.8 C
Mojokerto
Tuesday, May 24, 2022

Parkir Motor RSUD Gedeg Tak Aman, CBR Karyawan Amblas

MOJOKERTO – Kasus curanmor di Mojokerto terus menunjukkan peningkatan. Selasa (19/2) kasus ini terjadi di halaman parkir RSUD RA Basoeni, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Sepeda motor Honda CBR 150 milik Della Happy Fransiska, asisten apoteker rumah sakit setempat hilang. ’’Pencurian ini saya ketahui sekitar pukul 20.15, saat saya mau pulang,’’ kata Della, warga asal Kota Mojokerto itu.

Peristiwa itu seketika membuatnya terkejut. Sebab, saat keluar ruangan hendak pulang, dia melihat sepeda motor dengan Nopol S 5528 SQ warna merah hitam sudah tidak ada di tempat parkir. Pencarian di sekitar lokasi sempat dilakukan. Namun, upaya itu tak membuahkan hasil.

Sepeda motor seharga Rp 35 juta miliknya tersebut benar-benar hilang. ’’Saya tanyakan ke tukang parkir juga tidak ada yang tahu,’’ tegasnya. Della menjelaskan, sebenarnya dia tak percaya dengan kejadian nahas yang menimpanya di tempat kerja.

Baca Juga :  Vonis Mati bagi Rosat, Jadi Putusan Pertama PN Mojokerto sejak 1975

Menyusul, parkir yang berada di rumah sakit pelat merah itu selama ini dijaga non-stop selama 24 jam oleh petugas parkir. Namun, fakta di lapangan berbeda. Dalam hitungan menit, sepeda yang sudah dia kunci stang dan penutup kunci tetap saja jadi incaran kawanan maling.

’’Yang saya herankan, saat keluar kan harus menunjukkan karcis parkir. Tapi, kok bisa lolos saja ya,’’ sesalnya. Menurutnya, pencurian itu terjadi cukup cepat. Pasalnya, sekitar pukul 20.00, saat temannya yang menjaga shift malam datang, sepeda motornya masih terparkir di tempat.

Begitu juga saat temannya pamit keluar untuk membeli kantong plastik di dekat minimarket. Tapi, keanehan muncul, setelah motor Honda Vario 125 milik teman Della sudah pindah posisi di sebelah motor Yamaha Nmax. Padahal, sebelumnya berada di dekat motornya.

Baca Juga :  Alfamart di Dawarblandong Digarong, Isi Brankas Dikuras Habis

Sebaliknya, di waktu bersamaan, temannya sempat melihat ada orang mondar-mandir di depan ruangan. Tapi, karena tak ada kecurigaan, hal itu lantas diabaikan. ’’Saat teman saya kembali dari beli membeli kantong plastik, motor saya sudah tidak ada,’’ jelasnya.

Della menyebutkan, diduga pelaku awalnya mengincar Yamaha Nmax milik temannya yang diparkir dalam satu lokasi. Karena gagal merusak kunci motor, pelaku akhirnya mengalihkan sasaran. ’’Penutup kunci Nmax sudah jebol. Jadi, bisa jadi, Nmax dulu, tapi karena gagal, baru punya saya yang lolos,’’ bebernya. 

 

MOJOKERTO – Kasus curanmor di Mojokerto terus menunjukkan peningkatan. Selasa (19/2) kasus ini terjadi di halaman parkir RSUD RA Basoeni, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Sepeda motor Honda CBR 150 milik Della Happy Fransiska, asisten apoteker rumah sakit setempat hilang. ’’Pencurian ini saya ketahui sekitar pukul 20.15, saat saya mau pulang,’’ kata Della, warga asal Kota Mojokerto itu.

Peristiwa itu seketika membuatnya terkejut. Sebab, saat keluar ruangan hendak pulang, dia melihat sepeda motor dengan Nopol S 5528 SQ warna merah hitam sudah tidak ada di tempat parkir. Pencarian di sekitar lokasi sempat dilakukan. Namun, upaya itu tak membuahkan hasil.

Sepeda motor seharga Rp 35 juta miliknya tersebut benar-benar hilang. ’’Saya tanyakan ke tukang parkir juga tidak ada yang tahu,’’ tegasnya. Della menjelaskan, sebenarnya dia tak percaya dengan kejadian nahas yang menimpanya di tempat kerja.

Baca Juga :  Remaja Trawas Edarkan Ribuan Pil Koplo, Bawa Uang Rp 2,4 Juta

Menyusul, parkir yang berada di rumah sakit pelat merah itu selama ini dijaga non-stop selama 24 jam oleh petugas parkir. Namun, fakta di lapangan berbeda. Dalam hitungan menit, sepeda yang sudah dia kunci stang dan penutup kunci tetap saja jadi incaran kawanan maling.

’’Yang saya herankan, saat keluar kan harus menunjukkan karcis parkir. Tapi, kok bisa lolos saja ya,’’ sesalnya. Menurutnya, pencurian itu terjadi cukup cepat. Pasalnya, sekitar pukul 20.00, saat temannya yang menjaga shift malam datang, sepeda motornya masih terparkir di tempat.

- Advertisement -

Begitu juga saat temannya pamit keluar untuk membeli kantong plastik di dekat minimarket. Tapi, keanehan muncul, setelah motor Honda Vario 125 milik teman Della sudah pindah posisi di sebelah motor Yamaha Nmax. Padahal, sebelumnya berada di dekat motornya.

Baca Juga :  Bonceng Anak, Ibu RT Tewas Tabrak Rambu Lalin

Sebaliknya, di waktu bersamaan, temannya sempat melihat ada orang mondar-mandir di depan ruangan. Tapi, karena tak ada kecurigaan, hal itu lantas diabaikan. ’’Saat teman saya kembali dari beli membeli kantong plastik, motor saya sudah tidak ada,’’ jelasnya.

Della menyebutkan, diduga pelaku awalnya mengincar Yamaha Nmax milik temannya yang diparkir dalam satu lokasi. Karena gagal merusak kunci motor, pelaku akhirnya mengalihkan sasaran. ’’Penutup kunci Nmax sudah jebol. Jadi, bisa jadi, Nmax dulu, tapi karena gagal, baru punya saya yang lolos,’’ bebernya. 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/