alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Tuesday, May 24, 2022

Guru SD Jualan Narkoba

SOOKO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Hari-hari Eko Agus Sulistiono alias Bagus, 34, warga Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, bakal dihabiskan di sel tahanan. Itu setelah pria yang berprofesi sebagai guru honorer SD tersebut tersandung kasus narkotika jenis sabu-sabu.

Sejumlah barang bukti berhasil diamankan dari tangan pelaku. Di antaranya, satu paket sabu-sabu siap edar dan sejumlah uang hasil penjualan barang haram tersebut. Semula petugas mendapat informasi dari masyarakat yang mencurigai kediaman Bagus untuk melakukan transaksi sabu-sabu.

Mengantongi informasi tersebut, petugas langsung melakukan pengintaian. Setelah mendapat bukti cukup kuat, petugas lantas menggerebek rumah pelaku. ”Setelah kami mintai keterangan, pelaku dapat sabu-sabu tersebut dari Dwi,” ujar Kasatresnarkoba Polres Mojokerto AKP Bangkit Dananjaya kemarin. Dia digelandang petugas setelah rumahnya digerebek polisi sekitar pukul 13.00 Senin (18/1).

Baca Juga :  Tersangka Begal Payudara Ternyata Mengalami Kelainan Seksual

Tak berselang lama, petugas giliran membekuk Dwi Nurcahyo Adi Putro, 25, warga Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Dari kedua tangan pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, satu paket sabu-sabu siap edar, gulungan benang, dua unit timbangan digital, satu bendel plastik klip, kotak plastik, dua unit handphone (HP), dan uang Rp 300 ribu. ”Barang bukti sabu-sabu tersebut dikemas dalam plastik klip,” jelas Bangkit.

Kini, kedua pelaku yang telah ditetapkan tersangka bersama sejumlah barang bukti tersebut diamankan di Mapolres Mojokerto. Mereka dijerat pasal 114 ayat (1) atau 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. ”Keduanya terancam hukuman pidana di atas lima tahun. Saat ini kami sedang melakukan pengembangan,” tandasnya. (vad)

Baca Juga :  Ribuan Botol Miras Digilas

SOOKO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Hari-hari Eko Agus Sulistiono alias Bagus, 34, warga Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, bakal dihabiskan di sel tahanan. Itu setelah pria yang berprofesi sebagai guru honorer SD tersebut tersandung kasus narkotika jenis sabu-sabu.

Sejumlah barang bukti berhasil diamankan dari tangan pelaku. Di antaranya, satu paket sabu-sabu siap edar dan sejumlah uang hasil penjualan barang haram tersebut. Semula petugas mendapat informasi dari masyarakat yang mencurigai kediaman Bagus untuk melakukan transaksi sabu-sabu.

Mengantongi informasi tersebut, petugas langsung melakukan pengintaian. Setelah mendapat bukti cukup kuat, petugas lantas menggerebek rumah pelaku. ”Setelah kami mintai keterangan, pelaku dapat sabu-sabu tersebut dari Dwi,” ujar Kasatresnarkoba Polres Mojokerto AKP Bangkit Dananjaya kemarin. Dia digelandang petugas setelah rumahnya digerebek polisi sekitar pukul 13.00 Senin (18/1).

Baca Juga :  Uang Jualan Sabu Masuk ATM Istri

Tak berselang lama, petugas giliran membekuk Dwi Nurcahyo Adi Putro, 25, warga Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Dari kedua tangan pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, satu paket sabu-sabu siap edar, gulungan benang, dua unit timbangan digital, satu bendel plastik klip, kotak plastik, dua unit handphone (HP), dan uang Rp 300 ribu. ”Barang bukti sabu-sabu tersebut dikemas dalam plastik klip,” jelas Bangkit.

Kini, kedua pelaku yang telah ditetapkan tersangka bersama sejumlah barang bukti tersebut diamankan di Mapolres Mojokerto. Mereka dijerat pasal 114 ayat (1) atau 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. ”Keduanya terancam hukuman pidana di atas lima tahun. Saat ini kami sedang melakukan pengembangan,” tandasnya. (vad)

Baca Juga :  Penambang Tewas Tertimpa Longsoran

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Terancam Hukuman Maksimal

PPDB SMA/SMK Dimulai


/