alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Saturday, May 28, 2022

Rekam Adegan Mesum, Taruh Kamera di Lubang Warung

MOJOKERTO – Apes nasib Fuad Nur Afifudin, 20, warga Dusun Jurangsari, Desa Belahan Tengah, Kecamatan Mojosari. Karena merekam tiga adegan mesum dan menyebarkan melalui pesan berantai di WhatsApp (WA), dia dibekuk polisi Selasa (18/12) sekitar pukul 20.00.

Dia ditangkap di rumahnya.Terkait lokasi pengambilan video yang kemarin masih berstatus dugaan, kini telah terbukti. Lokasinya di kawasan Trawas.

’’Memang kemarin kejadiannya di daerah Trawas. Dia melakukan perekaman dengan ponselnya di warung milik Kasdi, Dusun/Desa Sukosari, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, pada hari Minggu (16/12),’’ ungkap Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno.

Tersangka terbukti dengan sengaja merekam dua pasang remaja yang tengah berbuat mesum. Kemudian menyebarluaskan. ’’Awal dia meng-upload di WhatsApp story yang mungkin dilihat oleh banyak orang dan kemudian videonya menyebar dan menjadi viral,’’ katanya.

Baca Juga :  Sebut Korban AM Empat Santriwati

Di lokasi kejadian, tersangka memanfaatkan lubang kecil pada bilik yang berjarak sekitar lima meter dari pasangan muda-mudi yang tengah berbuat mesum tersebut. Sewaktu pihaknya olah tempat kejadian perkara (TKP), menemukan satu tempat bilik yang terdapat lubang kecil.

’’Dengan lubang itu, tersangka menyembunyikan kameranya untuk mengintip perbuatan tersebut (mesum) kemudian direkam dengan handphone. Kemudian disebar melalui WhatsApp story,’’ jelasnya.

Atas tindakannya, tersangka dijerat pasal 29 juncto pasal 4 ayat 1 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. ’’Untuk perbuatan ini kita terapkan dua undang-undang terkait perbuatannya.

Yaitu, yang pertama adalah Undang-Undang tentang Pornografi dan atau Undang-Undang  ITE yang ancamannya minimal 6 bulan dan maksimal 12 tahun,’’ katanya. (sad)

Baca Juga :  Pos Rumah Sakit Jadi Ajang Judi

 

MOJOKERTO – Apes nasib Fuad Nur Afifudin, 20, warga Dusun Jurangsari, Desa Belahan Tengah, Kecamatan Mojosari. Karena merekam tiga adegan mesum dan menyebarkan melalui pesan berantai di WhatsApp (WA), dia dibekuk polisi Selasa (18/12) sekitar pukul 20.00.

Dia ditangkap di rumahnya.Terkait lokasi pengambilan video yang kemarin masih berstatus dugaan, kini telah terbukti. Lokasinya di kawasan Trawas.

’’Memang kemarin kejadiannya di daerah Trawas. Dia melakukan perekaman dengan ponselnya di warung milik Kasdi, Dusun/Desa Sukosari, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, pada hari Minggu (16/12),’’ ungkap Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno.

Tersangka terbukti dengan sengaja merekam dua pasang remaja yang tengah berbuat mesum. Kemudian menyebarluaskan. ’’Awal dia meng-upload di WhatsApp story yang mungkin dilihat oleh banyak orang dan kemudian videonya menyebar dan menjadi viral,’’ katanya.

Baca Juga :  Ibu-Ibu Selundupkan Tahu Berontak Isi Sabu di Lapas Mojokerto

Di lokasi kejadian, tersangka memanfaatkan lubang kecil pada bilik yang berjarak sekitar lima meter dari pasangan muda-mudi yang tengah berbuat mesum tersebut. Sewaktu pihaknya olah tempat kejadian perkara (TKP), menemukan satu tempat bilik yang terdapat lubang kecil.

- Advertisement -

’’Dengan lubang itu, tersangka menyembunyikan kameranya untuk mengintip perbuatan tersebut (mesum) kemudian direkam dengan handphone. Kemudian disebar melalui WhatsApp story,’’ jelasnya.

Atas tindakannya, tersangka dijerat pasal 29 juncto pasal 4 ayat 1 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. ’’Untuk perbuatan ini kita terapkan dua undang-undang terkait perbuatannya.

Yaitu, yang pertama adalah Undang-Undang tentang Pornografi dan atau Undang-Undang  ITE yang ancamannya minimal 6 bulan dan maksimal 12 tahun,’’ katanya. (sad)

Baca Juga :  Pos Rumah Sakit Jadi Ajang Judi

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/