alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Tuesday, May 24, 2022

Pasutri Ini Sudah Sembilan Kali Mencuri Handphone

MOJOKERTO – Polisi kembali membekuk komplotan spesialis pencurian dengan pemberatan yang melibatkan pasangan suami istri (pasutri).

Kedua tersangka ini diketahui telah beraksi di sembilan tempat kejadian perkara (TKP) di Kabupaten Mojokerto. Meliputi, di wilayah Kecamatan Jatirejo, Gondang, dan Dlanggu. Mereka adalah Agus Joko Nugroho, 35, dan Eli Almaria, 27, warga Desa Mergopatut, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk.

Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP M. Solikhin Fery menuturkan, penangkapan tersangka sebelumnya tak lepas dari laporan Supri, 35, warga Desa Centong, Kecamatan Gondang. Bermodal keterangan korban sekaligus mengantongi ciri-ciri kedua tersangka, tak lama polisi lantas menangkap keduanya di Jalan Raya Desa Centong, Kecamatan Gondang pada Senin (17/9) malam.

Baca Juga :  Kejahatan Online Marak, Polisi Take Down Akun Bodong

’’Dari tangan mereka kami mengamankan dua unit handphone (HP) hasil kejahatan,’’ tuturnya. Dua unit HP merek Xiaomi dan Andromex tersebut diduga hasil curian di kawasan Gondang dan Dlanggu. Polisi juga mendapati sepeda motor Suzuki Shogun. Motor tanpa dilengkapi nopol ini tak lain sebagai sarana kedua pelaku dalam melancarkan aksinya.

Fery menduga, kedua tersangka selalu bekerja sama saat melakukan pencurian. Modusnya, terlebih dulu keliling dari kampung ke kampung untuk mencari sasaran. Mereka juga membagi peran. Saat sudah menemukan target, Agus berperan mengalihkan perhatian korban.

Sementara, Eli bertugas mengeksekusi HP curian. Begitu ada kesempatan, Eli masuk ke dalam rumah atau toko milik korban dan menyabet HP yang biasa ditaruh atau sedang dalam posisi di-charger.

Baca Juga :  Cetak KTP Palsu, Mengaku Anggota BIN untuk Tipu Kekasih

Fery menegaskan, untuk sekali mencuri, pasutri ini dikenal lihai mengelabui setiap korbannya. Mereka tak jarang berpura-pura menjadi tamu. ’’Kadang seolah menanyakan alamat dan membeli sesuatu di toko, jika korbannya jualan,’’ bebernya. Bersama barang bukti, keduanya dibawa ke Mapolres Mojokerto untuk kepentingan penyelidikan.

Pasutri ini juga lansung dilakukan penahanan. Hasil pemeriksaan, para tersangka memang dikenal spesialis pencurian dengan pemberatan. Bahkan, mereka diduga sudah beraksi di 9 TKP. ’’Yang terdeteksi itu pencurian di Gondang, Jatirejo, dan Dlanggu. Untuk lainnya dalam proses pengembangan,’’ tandasnya.

MOJOKERTO – Polisi kembali membekuk komplotan spesialis pencurian dengan pemberatan yang melibatkan pasangan suami istri (pasutri).

Kedua tersangka ini diketahui telah beraksi di sembilan tempat kejadian perkara (TKP) di Kabupaten Mojokerto. Meliputi, di wilayah Kecamatan Jatirejo, Gondang, dan Dlanggu. Mereka adalah Agus Joko Nugroho, 35, dan Eli Almaria, 27, warga Desa Mergopatut, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk.

Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP M. Solikhin Fery menuturkan, penangkapan tersangka sebelumnya tak lepas dari laporan Supri, 35, warga Desa Centong, Kecamatan Gondang. Bermodal keterangan korban sekaligus mengantongi ciri-ciri kedua tersangka, tak lama polisi lantas menangkap keduanya di Jalan Raya Desa Centong, Kecamatan Gondang pada Senin (17/9) malam.

Baca Juga :  Kalah di Tingkat PK, Kejari Legawa dan Hormati Putusan PK

’’Dari tangan mereka kami mengamankan dua unit handphone (HP) hasil kejahatan,’’ tuturnya. Dua unit HP merek Xiaomi dan Andromex tersebut diduga hasil curian di kawasan Gondang dan Dlanggu. Polisi juga mendapati sepeda motor Suzuki Shogun. Motor tanpa dilengkapi nopol ini tak lain sebagai sarana kedua pelaku dalam melancarkan aksinya.

- Advertisement -

Fery menduga, kedua tersangka selalu bekerja sama saat melakukan pencurian. Modusnya, terlebih dulu keliling dari kampung ke kampung untuk mencari sasaran. Mereka juga membagi peran. Saat sudah menemukan target, Agus berperan mengalihkan perhatian korban.

Sementara, Eli bertugas mengeksekusi HP curian. Begitu ada kesempatan, Eli masuk ke dalam rumah atau toko milik korban dan menyabet HP yang biasa ditaruh atau sedang dalam posisi di-charger.

Baca Juga :  Kejahatan Online Marak, Polisi Take Down Akun Bodong

Fery menegaskan, untuk sekali mencuri, pasutri ini dikenal lihai mengelabui setiap korbannya. Mereka tak jarang berpura-pura menjadi tamu. ’’Kadang seolah menanyakan alamat dan membeli sesuatu di toko, jika korbannya jualan,’’ bebernya. Bersama barang bukti, keduanya dibawa ke Mapolres Mojokerto untuk kepentingan penyelidikan.

Pasutri ini juga lansung dilakukan penahanan. Hasil pemeriksaan, para tersangka memang dikenal spesialis pencurian dengan pemberatan. Bahkan, mereka diduga sudah beraksi di 9 TKP. ’’Yang terdeteksi itu pencurian di Gondang, Jatirejo, dan Dlanggu. Untuk lainnya dalam proses pengembangan,’’ tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Bermula dari Pencak Dor

Tiga Figur Paling Kencang

Jalani Semua dengan Hati

Artikel Terbaru

Terancam Hukuman Maksimal

PPDB SMA/SMK Dimulai


/