alexametrics
24.8 C
Mojokerto
Saturday, May 28, 2022

Satpol PP Segel Proyek Perumahan

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Satpol PP Kota Mojokerto kembali menyegel bangunan ilegal. Proyek pembangunan rumah di Jalan Suromurukan, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, dihentikan paksa lantaran tak berizin.

Pantauan di lokasi kemarin, tak ada aktivitas pekerjaan sama sekali. Pintu masuk area proyek ditutup dengan barikade dan garis satpol PP. Terpasang pula peringatan jika tempat tersebut disegel karena melanggar Perda Kota Mojokerto Nomor 5 Tahun 2017. Proyek yang dalam proses penggarapan ini terbengkalai. Material dan alat-alat proyek juga dibiarkan tak terpakai.

Warga menyebut, lokasi proyek yang berada di lahan persawahan ini sudah ditutup sejak sepekan lalu. ’’Saya tahunya pas lewat hari Jumat (14/1) itu sudah disegel,’’ kata Firmansyah, salah satu warga sekitar. Ia mengaku tak tahu menahu penyebab proyek tersebut ditutup. Yang pasti, semenjak disegel, tak ada lagi aktivitas di lokasi.

Baca Juga :  9 Korban Pabrik Baja Meledak, Hanya 2 Orang Tercover BPJS

Kabid Trantib Satpol PP Kota Mojokerto Fudi Harijanto membenarkan pihaknya telah menyegel lokasi proyek tersebut. Dasarnya yakni Perda Nomor 5 Tahun 2017 tentang Bangunan Gedung. Dalam perda ini, penghentian paksa proses pembangunan dapat dilakukan apabila pemilik tidak tidak mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB). ’’Semua penyegelan proyek yang kami lakukan terkait dengan perizinan,’’ jelasnya.

Fudi menyebut, penyegelan proyek perumahan ini dilakukan lantaran proses pembangunan dilakukan tanpa mengantongi IMB. Sanksi ini diberikan setelah sejumlah peringatan tak mendapat respons dari pemilik proyek. Selama peyegelan, aktivitas proyek dihentikan total. ’’Lokasi kami segel hingga pemilik mengurus proses perizinan,’’ tegasnya. (adi/fen)

 

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Satpol PP Kota Mojokerto kembali menyegel bangunan ilegal. Proyek pembangunan rumah di Jalan Suromurukan, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, dihentikan paksa lantaran tak berizin.

Pantauan di lokasi kemarin, tak ada aktivitas pekerjaan sama sekali. Pintu masuk area proyek ditutup dengan barikade dan garis satpol PP. Terpasang pula peringatan jika tempat tersebut disegel karena melanggar Perda Kota Mojokerto Nomor 5 Tahun 2017. Proyek yang dalam proses penggarapan ini terbengkalai. Material dan alat-alat proyek juga dibiarkan tak terpakai.

Warga menyebut, lokasi proyek yang berada di lahan persawahan ini sudah ditutup sejak sepekan lalu. ’’Saya tahunya pas lewat hari Jumat (14/1) itu sudah disegel,’’ kata Firmansyah, salah satu warga sekitar. Ia mengaku tak tahu menahu penyebab proyek tersebut ditutup. Yang pasti, semenjak disegel, tak ada lagi aktivitas di lokasi.

Baca Juga :  Cuitan Gaji Ke-13, ASN Ini Mendadak Hilang

Kabid Trantib Satpol PP Kota Mojokerto Fudi Harijanto membenarkan pihaknya telah menyegel lokasi proyek tersebut. Dasarnya yakni Perda Nomor 5 Tahun 2017 tentang Bangunan Gedung. Dalam perda ini, penghentian paksa proses pembangunan dapat dilakukan apabila pemilik tidak tidak mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB). ’’Semua penyegelan proyek yang kami lakukan terkait dengan perizinan,’’ jelasnya.

Fudi menyebut, penyegelan proyek perumahan ini dilakukan lantaran proses pembangunan dilakukan tanpa mengantongi IMB. Sanksi ini diberikan setelah sejumlah peringatan tak mendapat respons dari pemilik proyek. Selama peyegelan, aktivitas proyek dihentikan total. ’’Lokasi kami segel hingga pemilik mengurus proses perizinan,’’ tegasnya. (adi/fen)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/