alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 18, 2022

Pulang dari Pesantren, Dua Santri Disasar Innova

MOJOKERTO –  Kecelakaan melibatkan pelajar kembali terjadi di Jalan Raya Bypass, Lingkungan Keboan, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Senin (17/12).

Meski tak sampai merenggut nyawa, dua santri yang baru pulang dari pondok pesantren itu harus dirawat intensif di UGD RS Citra Medika, Tarik, Sidoarjo.

Keduanya mengalami luka berat setelah sepeda motor Honda Karisma nopol L 3913 0A yang dikendarai terlibat kecelakaan dengan Kijang Innova nopol L 1294 AB dikemudikan Priyanto, 41, warga Desa Gubeng, Kelurahan Pacarkeling, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya.

’’Kedua korban kritis karena luka parah yang diderita,’’ kata Kanit Turjawali Polresta Mojokerto, Ipda Safiq Jundhira di lokasi. Kedua korban diketahui bernama Faisal Ilham, 14, asal Wonoayu dan Muhammad Islakh Khulukul Anwar, 14, Desa Banjar Kemuning, Kecamatan Sedati, Sidoarjo.

Baca Juga :  Berantas Narkoba lewat Kolaborasi dan Edukasi

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.22. Mulanya, mobil Innova ditumpangi dua orang itu melaju kencang dari Surabaya-Jombang. Saat di tempat kejadian perkara (TKP), mobil warna putih itu hendak mendahului truk trailer di depannya dari sisi kanan.

Secara otomatis berjalan di jalur lawan. Nahas, belum sampai berhasil. Dalam waktu bersamaan ada sepeda motor Honda Karisma yang dikendarai Ilham. Karena sama-sama melaju kencang, dekatnya jarak membuat kecelakaan tidak bisa dihindari. ’’Dua kendaraan itu akhirnya terlibat adu moncong,’’ tegasnya.

Kerasnya benturan membuat dua pengendara sepeda motor berstatus santri Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang itu terpental. Keduanya mengalami luka parah. Kakinya mengalami patah tulang.

Termasuk sepeda motornya remuk hingga veleg motor bengkok. Sementara bagian depan mobil Innova pecah di bagian kaca depan. ’’Lebih jelasnya masih dalam proses lidik. Untuk sopirnya Alhamdulillah hanya mengalami luka ringan dan shock saja,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Terjaring Razia, Keponakan Anggota Satpol PP Dibiarkan Lolos

Sopir Innova, Muji Priyanto, berdalih saat memilih mendahuli truk trailer di depannya sama-sama berjalan dari arah Surabaya menuju Jombang, kondisi jalan dari arah lawan nampak sepi. Namun, di tengah mendahului, dia dikejutkan dengan sepeda motor yang dikendarai korban melaju kencang dari arah Jombang ke Surabaya.

’’Mau menghindar tidak bisa,’’ kilahnya. Untuk proses penyelidikan, dua kendaraan diamankan ke Mapolresta Mojokerto sebagai barang bukti. Termasuk sopir Innova masih dalam pemeriksaan petugas unit laka satlantas. 

 

MOJOKERTO –  Kecelakaan melibatkan pelajar kembali terjadi di Jalan Raya Bypass, Lingkungan Keboan, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Senin (17/12).

Meski tak sampai merenggut nyawa, dua santri yang baru pulang dari pondok pesantren itu harus dirawat intensif di UGD RS Citra Medika, Tarik, Sidoarjo.

Keduanya mengalami luka berat setelah sepeda motor Honda Karisma nopol L 3913 0A yang dikendarai terlibat kecelakaan dengan Kijang Innova nopol L 1294 AB dikemudikan Priyanto, 41, warga Desa Gubeng, Kelurahan Pacarkeling, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya.

’’Kedua korban kritis karena luka parah yang diderita,’’ kata Kanit Turjawali Polresta Mojokerto, Ipda Safiq Jundhira di lokasi. Kedua korban diketahui bernama Faisal Ilham, 14, asal Wonoayu dan Muhammad Islakh Khulukul Anwar, 14, Desa Banjar Kemuning, Kecamatan Sedati, Sidoarjo.

Baca Juga :  Terjaring Razia, Keponakan Anggota Satpol PP Dibiarkan Lolos
- Advertisement -

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.22. Mulanya, mobil Innova ditumpangi dua orang itu melaju kencang dari Surabaya-Jombang. Saat di tempat kejadian perkara (TKP), mobil warna putih itu hendak mendahului truk trailer di depannya dari sisi kanan.

Secara otomatis berjalan di jalur lawan. Nahas, belum sampai berhasil. Dalam waktu bersamaan ada sepeda motor Honda Karisma yang dikendarai Ilham. Karena sama-sama melaju kencang, dekatnya jarak membuat kecelakaan tidak bisa dihindari. ’’Dua kendaraan itu akhirnya terlibat adu moncong,’’ tegasnya.

Kerasnya benturan membuat dua pengendara sepeda motor berstatus santri Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang itu terpental. Keduanya mengalami luka parah. Kakinya mengalami patah tulang.

Termasuk sepeda motornya remuk hingga veleg motor bengkok. Sementara bagian depan mobil Innova pecah di bagian kaca depan. ’’Lebih jelasnya masih dalam proses lidik. Untuk sopirnya Alhamdulillah hanya mengalami luka ringan dan shock saja,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Dipancing Keluar, Pengedar Sabu Ditangkap di SPBU

Sopir Innova, Muji Priyanto, berdalih saat memilih mendahuli truk trailer di depannya sama-sama berjalan dari arah Surabaya menuju Jombang, kondisi jalan dari arah lawan nampak sepi. Namun, di tengah mendahului, dia dikejutkan dengan sepeda motor yang dikendarai korban melaju kencang dari arah Jombang ke Surabaya.

’’Mau menghindar tidak bisa,’’ kilahnya. Untuk proses penyelidikan, dua kendaraan diamankan ke Mapolresta Mojokerto sebagai barang bukti. Termasuk sopir Innova masih dalam pemeriksaan petugas unit laka satlantas. 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/