alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Monday, May 23, 2022

Polisi Buru Jaringan Sumardi

PACET, Jawa Pos Radar Mojokerto – Hari-hari Sumardi, 33, kini harus dihabiskan di sel tahanan Polsek Pacet. Warga Dusun Prayan, Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokero, ini ditangkap unit reskrim karena terbukti mengedarkan sabu, Selasa (17/11). Polisi mencium Sumardi tak sendiri dalam melakukan aksinya. Kini, petugas berusaha mengungkap jaringannya.

’’Pelaku sudah kami tahan. Sekarang dalam tahap pengembangan,’’ ungkap Kapolsek Pacet Iptu Toni Hermawan.

Menurutnya, penangkapan ini bermula dari pengembangan pelaku sebelumnya. Disebut-sebut, Sumardi ini terlibat dalam peredaran sabu di wilayah Mojokerto. Bermodalkan itu, petugas gerak cepat dengan melakukan penyelidikan. ’’Setelah dapat informasi adanya transaksi, kami langsung ke rumah pelaku untuk melakukan penangkapan,’’ tambahnya.

Baca Juga :  Kejaksaan Panggil Rekanan dan PPTK Dinkes, Soal Dugaan Bancakan Masker

Penggerebekan yang berlangsung sekitar pukul 06.30, petugas menemukan barang bukti satu paket sabu kemasan plastik klip di rumah tersangka Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan. Selain itu, petugas juga menyita barang bukti lain. Di antaranya, dua unit handphone yang dipakai melancarkan bisnisnya, empat pak plastik klip yang dipakai tersangka memecah barang haram jadi kemasan hemat berikut timbangan digitalnnya. ’’Barang bukti sabu seberat 0,64 gram ini disimpan pelaku di saku sebelah kanan pada celana pendek yang dipakai. Selanjutnya barang bukti dan pelaku kita bawa ke polsek,’’ ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, dugaan kuat pelaku tak beroperasi seorang diri. Dia melakukan bisnisnya bersama jaringan. Untuk mengungkapnya, saat ini petugas masih melakukan pengembangan. Dugaan itu didapat dari petugas setelah menemukan beberapa bukti pesan singkat di dua unit handphone yang ikut disita dari tangan pelaku. ’’Kami juga sudah kantongi identitasnya, saat ini masih dilakukan penyelidikan penyidik reskrim,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Rumah Hancur Disasar Dump Truck, Sekeluarga Selamat

Dikatakannya, Sumardi bukan pelaku anyaran. Dia diketahui menjadi pengedar antarwilayah. Kalangan muda sudah disusupinya untuk mengedarkan narkoba jenis sabu tersebut. Harganya bervariatif menyesuaikan kemasan. ’’Ada yang Rp 150 ribu per paket pahe. Ada juga yang Rp 300 ribu per paket. Pokoknya menyesuaikan isi paket klipnya,’’ jelasnya. 

PACET, Jawa Pos Radar Mojokerto – Hari-hari Sumardi, 33, kini harus dihabiskan di sel tahanan Polsek Pacet. Warga Dusun Prayan, Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokero, ini ditangkap unit reskrim karena terbukti mengedarkan sabu, Selasa (17/11). Polisi mencium Sumardi tak sendiri dalam melakukan aksinya. Kini, petugas berusaha mengungkap jaringannya.

’’Pelaku sudah kami tahan. Sekarang dalam tahap pengembangan,’’ ungkap Kapolsek Pacet Iptu Toni Hermawan.

Menurutnya, penangkapan ini bermula dari pengembangan pelaku sebelumnya. Disebut-sebut, Sumardi ini terlibat dalam peredaran sabu di wilayah Mojokerto. Bermodalkan itu, petugas gerak cepat dengan melakukan penyelidikan. ’’Setelah dapat informasi adanya transaksi, kami langsung ke rumah pelaku untuk melakukan penangkapan,’’ tambahnya.

Baca Juga :  Jeliteng Diperiksa Polisi, Satu Unit Pikap Diamankan

Penggerebekan yang berlangsung sekitar pukul 06.30, petugas menemukan barang bukti satu paket sabu kemasan plastik klip di rumah tersangka Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan. Selain itu, petugas juga menyita barang bukti lain. Di antaranya, dua unit handphone yang dipakai melancarkan bisnisnya, empat pak plastik klip yang dipakai tersangka memecah barang haram jadi kemasan hemat berikut timbangan digitalnnya. ’’Barang bukti sabu seberat 0,64 gram ini disimpan pelaku di saku sebelah kanan pada celana pendek yang dipakai. Selanjutnya barang bukti dan pelaku kita bawa ke polsek,’’ ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, dugaan kuat pelaku tak beroperasi seorang diri. Dia melakukan bisnisnya bersama jaringan. Untuk mengungkapnya, saat ini petugas masih melakukan pengembangan. Dugaan itu didapat dari petugas setelah menemukan beberapa bukti pesan singkat di dua unit handphone yang ikut disita dari tangan pelaku. ’’Kami juga sudah kantongi identitasnya, saat ini masih dilakukan penyelidikan penyidik reskrim,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Rumah Hancur Disasar Dump Truck, Sekeluarga Selamat

Dikatakannya, Sumardi bukan pelaku anyaran. Dia diketahui menjadi pengedar antarwilayah. Kalangan muda sudah disusupinya untuk mengedarkan narkoba jenis sabu tersebut. Harganya bervariatif menyesuaikan kemasan. ’’Ada yang Rp 150 ribu per paket pahe. Ada juga yang Rp 300 ribu per paket. Pokoknya menyesuaikan isi paket klipnya,’’ jelasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/