alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Sekawan Tertangkap Judi Dadu

GEDEG, Jawa Pos Radar Mojokerto – Sunarko, 44, dan Suliaji, 54, terancam hukuman 10 tahun penjara. Gara-garanya, mereka tepergok bermain judi dadu di area Pasar Ngareskidul, Kecamatan Gedeg, Selasa (15/2). Dua warga Dusun Kemiri, Desa Kedungsari, Kecamatan Kemlagi, itu pun langsung ditangkap dan kini mendekam di rutan Mapolres Mojokerto Kota.

Penangkapan bermula dari informasi masyarakat mengenai maraknya aksi perjudian di dalam pasar yang berada di Dusun Ngareskidul. Suasana pasar yang sepi saat siang hari, dimanfaatkan keduanya dengan membuka arena judi dadu. ”Setelah dicek petugas Polsek Gedeg ternyata benar bahwa telah terjadi permainan judi dadu,” terang Kasi Humas Polres Mojokerto Kota Iptu MK. Umam, kemarin (17/2).

Baca Juga :  BNNK Mojokerto Buru Pemasok Sabu Jaringan Madura

Hingga akhirnya sekitar pukul 17.00, unitreskrim langsung turun ke lokasi untuk melakukan penggerebekan. Di sana, dua pria pekerja serabutan itu tertangkap basah sedang asik judi dadu. Keduanya tak sempat mengelak dan langsung ditangkap. ”Pelaku di bawa ke polsek untuk penyidikan lanjut,” ujarnya.

Umam menjelaskan, modus perjudian ini dilakukan antara bandar dan penjudi. Sunarto berperan sebagai bandar, sedangkan Suliaji sebagai pemain. Cara mainnya, dadu dikocok lalu pemain menebak angka yang keluar dengan cara menaruh uang taruhan pada lembaran angka.

Menurut Umam, besaran nilai judi bervariasi. Mulai dari pecahan Rp 5 ribu sampai paling besar Rp 100 ribu. Dalam penggerebekan itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti. Meliputi sebembar alas angka dadu, satu tempurung besi sebagai alat pengocok dadu, tiga buah dadu persegi enam ukuran dua sentimeter, serta uang tunai sebesar Rp 305.000. ”Uang tunai ini hasil jadi bandar,” imbunya.

Baca Juga :  Dua Motor Adu Moncong, Tiga Orang Tewas

Keduanya dijerat Pasal 303 KUHP tentang perjudian juncto UU RI Nomor 7 tahun 1974 tentang penertiban perjudian dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun penjara atau denda paling banyak Rp 25 juta. Sunarko dan Suliaji kini ditahan di rutan Mapolres Mojokerto Kota. (adi/ron)

 

 

GEDEG, Jawa Pos Radar Mojokerto – Sunarko, 44, dan Suliaji, 54, terancam hukuman 10 tahun penjara. Gara-garanya, mereka tepergok bermain judi dadu di area Pasar Ngareskidul, Kecamatan Gedeg, Selasa (15/2). Dua warga Dusun Kemiri, Desa Kedungsari, Kecamatan Kemlagi, itu pun langsung ditangkap dan kini mendekam di rutan Mapolres Mojokerto Kota.

Penangkapan bermula dari informasi masyarakat mengenai maraknya aksi perjudian di dalam pasar yang berada di Dusun Ngareskidul. Suasana pasar yang sepi saat siang hari, dimanfaatkan keduanya dengan membuka arena judi dadu. ”Setelah dicek petugas Polsek Gedeg ternyata benar bahwa telah terjadi permainan judi dadu,” terang Kasi Humas Polres Mojokerto Kota Iptu MK. Umam, kemarin (17/2).

Baca Juga :  Pemilik Galian C Sandang Dua Status Tersangka

Hingga akhirnya sekitar pukul 17.00, unitreskrim langsung turun ke lokasi untuk melakukan penggerebekan. Di sana, dua pria pekerja serabutan itu tertangkap basah sedang asik judi dadu. Keduanya tak sempat mengelak dan langsung ditangkap. ”Pelaku di bawa ke polsek untuk penyidikan lanjut,” ujarnya.

Umam menjelaskan, modus perjudian ini dilakukan antara bandar dan penjudi. Sunarto berperan sebagai bandar, sedangkan Suliaji sebagai pemain. Cara mainnya, dadu dikocok lalu pemain menebak angka yang keluar dengan cara menaruh uang taruhan pada lembaran angka.

Menurut Umam, besaran nilai judi bervariasi. Mulai dari pecahan Rp 5 ribu sampai paling besar Rp 100 ribu. Dalam penggerebekan itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti. Meliputi sebembar alas angka dadu, satu tempurung besi sebagai alat pengocok dadu, tiga buah dadu persegi enam ukuran dua sentimeter, serta uang tunai sebesar Rp 305.000. ”Uang tunai ini hasil jadi bandar,” imbunya.

Baca Juga :  Dilaporkan Kasus KDRT, Kadis Perpustakaan Segera Diperiksa Polisi

Keduanya dijerat Pasal 303 KUHP tentang perjudian juncto UU RI Nomor 7 tahun 1974 tentang penertiban perjudian dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun penjara atau denda paling banyak Rp 25 juta. Sunarko dan Suliaji kini ditahan di rutan Mapolres Mojokerto Kota. (adi/ron)

- Advertisement -

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/