alexametrics
28.8 C
Mojokerto
Tuesday, May 17, 2022

Gowes Pagi, Pensiunan Tergeletak di Jalan

JETIS, Jawa Pos Radar Mojokerto – Rutinitas gowes pagi kemarin (17/2) merupakan yang terakhir bagi Juwari, 57. Ia ditemukan tergeletak tak bernyawa di Jalan raya Desa Kupang, Kecamatan Jetis, sekitar pukul 06.45. Pensiunan karyawan PT Tjiwi Kimia, SIdoarjo itu diduga mengalami serangan jantung.

Peristiwa yang dialami warga Dusun Pelabuhan, Desa Canggu, Kecamatan Jetis tersebut sempat mengundang perhatian warga. Pasalnya, korban ditemukan sudah dalam kondisi tergeletak di tangah jalan.

Kapolsek Jetis Kompol Soegeng Prajitno menyatakan, korban mulanya naik sepeda pancal untuk berolahraga pagi. Pria paro baya itu berangkat seorang diri dari rumahnya dengan mengayuh sepeda warna hitam merek Thrill. Namun, setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), tepatnya sisi timur perempatan Kupang, korban tiba-tiba terjatuh. ’’Kondisinya tergeletak di jalan dan ditemukan sudah tak ada napasnya,’’ kata Soegeng.

Baca Juga :  Tak Ber-IMB, 48 Rumah Pengembang Ahsana Group Disegel Satpol PP Kota

Posisinya telentang dengan mengenakan kaos warna coklat dan celana pendek warna abu-abu. Sedangkan sepeda yang sebelumnya ditunggangi tergeletak tak jauh dari tubuh korban. Saat diperiksa warga, korban diketahui sudah dalam kondisi tak bernafas.

Kejadian tersebut kontan langsung dilaporkan ke kepolisian setempat. Petugas Polsek Jetis datang bersama pihak Puskesmas Kupang guna memastikan kondisi korban. ’’Setelah diperiksa lagi korban memang sudah tidak bernyawa dan dinyatakan meninggal dunia,’’ terangnya.

Jasad korban dievakuasi ke RSUD RA Basoeni, Gedeg untuk divisum. Menurut Soegeng, tidak ada bekas kekerasan yang ditemukan di tubuh korban. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, lanjunya, korban memiliki riwayat penyakit jantung. Selain itu, pria yang diketahui merupakan pensiunan karyawan PT Tjiwi Kimia tersebut juga mengidap hipertensi atau darah tinggi. ’’Dugaannya penyakit yang sudah diderita menahun itu kambuh saat korban olahraga pagi hingga akhirnya meninggal,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Mabuk Berat, Pemuda di Banjarsari Jetis Tusuk Tetangga Pakai Pisau Dapur

Setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh pihak rumah sakit, korban langsung dibawa pulang untuk dimakamkan. Pihak keluarga menolak korban diotopsi dan menyatakan menerima kejadian tersebut melalui dibuktikan surat penyataan tertulis. (adi/fen)

JETIS, Jawa Pos Radar Mojokerto – Rutinitas gowes pagi kemarin (17/2) merupakan yang terakhir bagi Juwari, 57. Ia ditemukan tergeletak tak bernyawa di Jalan raya Desa Kupang, Kecamatan Jetis, sekitar pukul 06.45. Pensiunan karyawan PT Tjiwi Kimia, SIdoarjo itu diduga mengalami serangan jantung.

Peristiwa yang dialami warga Dusun Pelabuhan, Desa Canggu, Kecamatan Jetis tersebut sempat mengundang perhatian warga. Pasalnya, korban ditemukan sudah dalam kondisi tergeletak di tangah jalan.

Kapolsek Jetis Kompol Soegeng Prajitno menyatakan, korban mulanya naik sepeda pancal untuk berolahraga pagi. Pria paro baya itu berangkat seorang diri dari rumahnya dengan mengayuh sepeda warna hitam merek Thrill. Namun, setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), tepatnya sisi timur perempatan Kupang, korban tiba-tiba terjatuh. ’’Kondisinya tergeletak di jalan dan ditemukan sudah tak ada napasnya,’’ kata Soegeng.

Baca Juga :  Terobos Arahan Supeltas, Mahasiswa Tewas setelah Menabrak Grand Max

Posisinya telentang dengan mengenakan kaos warna coklat dan celana pendek warna abu-abu. Sedangkan sepeda yang sebelumnya ditunggangi tergeletak tak jauh dari tubuh korban. Saat diperiksa warga, korban diketahui sudah dalam kondisi tak bernafas.

Kejadian tersebut kontan langsung dilaporkan ke kepolisian setempat. Petugas Polsek Jetis datang bersama pihak Puskesmas Kupang guna memastikan kondisi korban. ’’Setelah diperiksa lagi korban memang sudah tidak bernyawa dan dinyatakan meninggal dunia,’’ terangnya.

Jasad korban dievakuasi ke RSUD RA Basoeni, Gedeg untuk divisum. Menurut Soegeng, tidak ada bekas kekerasan yang ditemukan di tubuh korban. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, lanjunya, korban memiliki riwayat penyakit jantung. Selain itu, pria yang diketahui merupakan pensiunan karyawan PT Tjiwi Kimia tersebut juga mengidap hipertensi atau darah tinggi. ’’Dugaannya penyakit yang sudah diderita menahun itu kambuh saat korban olahraga pagi hingga akhirnya meninggal,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Korban Diduga Kuat Dibunuh, Begini Posisinya saat Ditemukan
- Advertisement -

Setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh pihak rumah sakit, korban langsung dibawa pulang untuk dimakamkan. Pihak keluarga menolak korban diotopsi dan menyatakan menerima kejadian tersebut melalui dibuktikan surat penyataan tertulis. (adi/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/