alexametrics
28.8 C
Mojokerto
Sunday, May 29, 2022

Berangkat Pengajian, Tewas Tabrak Truk Parkir

KUTOREJO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Hendak menghadiri pengajian, Ma’in, 64, warga Windurejo, Kecamatan  Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, tewas, Minggu (17/1) pagi. Suzuki Smash bernopol S 2849 N yang dikendarai menabrak

truk parkir di bahu Jalan Mayjen H. Sumadi, Desa/Kecamatan Kutorejo.

Kasatlantas Polres Mojokerto AKP  Randy Asdar mengatakan, insiden kecelakaan maut dialami korban sekitar pukul 04.30. Menurutnya, pagi itu korban melaju dari rumahnya menggunakan sepeda motor Suzuki Smash menuju arah barat. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), korban menabrak truk bernopol W 8174 CA yang sejak semula terparkir di sisi kiri jalan. ’’Korban secara tiba-tiba menabrak bagian pojok kanan truk dari arah belakang,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Warga Temukan Makam di Tengah Hutan

Dijelaskannya, truk Dyna yang disopiri Haris Wijaya, 58, warga Desa Curahmalang, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, itu mengalami kerusakan sehingga berhenti di TKP. Korban  diduga tidak menyadari keberadaan truk yang sejak semula terparkir tepat di  depan SMPN 1 Kutorejo tersebut. Akibatnya, korban tewas seketika setelah menabrak bagian belakang truk. ’’Korban kemudian dievakuasi ke  Rumah Sakit Sumberglagah, Pacet,’’ pungkasnya.

Kerasnya benturan membuat bodi kepala motor milik korban ringsek. Insiden kecelakaan yang terjadi sekitar waktu subuh tersebut sontak membuat warga sekitar kaget. Warga menyebut minimnya penerangan jalan membuat korban tidak menyadari  keberadaan truk. ’’Jalan sini memang gelap karena ndak ada lampunya,’’ ungkap Trisda, warga setempat.

Baca Juga :  Korban Kecelakaan Tetap Diprioritaskan

Selain itu, menurutnya, pengendara juga sulit mengindentifikasi keberadaan truk yang terparkir karena tak ada penanda yang terpasang. Seperti segitiga pengaman truk maupun nyala lampu tanda bahaya.

Diketahui, pagi  itu korban hendak menghadiri pengajian di tempat ibadah setempat.  Namun nahas, dalam perjalanan dia justru mengalami kecelakaan. ’’Tadi itu (kemaren, Red) mau berangkat ngaji orangnya,’’ pungkas Fiera, warga lainnya. (adi)

KUTOREJO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Hendak menghadiri pengajian, Ma’in, 64, warga Windurejo, Kecamatan  Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, tewas, Minggu (17/1) pagi. Suzuki Smash bernopol S 2849 N yang dikendarai menabrak

truk parkir di bahu Jalan Mayjen H. Sumadi, Desa/Kecamatan Kutorejo.

Kasatlantas Polres Mojokerto AKP  Randy Asdar mengatakan, insiden kecelakaan maut dialami korban sekitar pukul 04.30. Menurutnya, pagi itu korban melaju dari rumahnya menggunakan sepeda motor Suzuki Smash menuju arah barat. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), korban menabrak truk bernopol W 8174 CA yang sejak semula terparkir di sisi kiri jalan. ’’Korban secara tiba-tiba menabrak bagian pojok kanan truk dari arah belakang,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Terobos Lampu Merah, Pemotor Terjepit Trailer.

Dijelaskannya, truk Dyna yang disopiri Haris Wijaya, 58, warga Desa Curahmalang, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, itu mengalami kerusakan sehingga berhenti di TKP. Korban  diduga tidak menyadari keberadaan truk yang sejak semula terparkir tepat di  depan SMPN 1 Kutorejo tersebut. Akibatnya, korban tewas seketika setelah menabrak bagian belakang truk. ’’Korban kemudian dievakuasi ke  Rumah Sakit Sumberglagah, Pacet,’’ pungkasnya.

Kerasnya benturan membuat bodi kepala motor milik korban ringsek. Insiden kecelakaan yang terjadi sekitar waktu subuh tersebut sontak membuat warga sekitar kaget. Warga menyebut minimnya penerangan jalan membuat korban tidak menyadari  keberadaan truk. ’’Jalan sini memang gelap karena ndak ada lampunya,’’ ungkap Trisda, warga setempat.

Baca Juga :  Berikut Nama-Nama Tersangka Pembunuhan Pria tanpa Identitas

Selain itu, menurutnya, pengendara juga sulit mengindentifikasi keberadaan truk yang terparkir karena tak ada penanda yang terpasang. Seperti segitiga pengaman truk maupun nyala lampu tanda bahaya.

- Advertisement -

Diketahui, pagi  itu korban hendak menghadiri pengajian di tempat ibadah setempat.  Namun nahas, dalam perjalanan dia justru mengalami kecelakaan. ’’Tadi itu (kemaren, Red) mau berangkat ngaji orangnya,’’ pungkas Fiera, warga lainnya. (adi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/