alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Buruh Pabrik Tewas di Kamar Kos

NGORO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Warga Dusun Gunungsari, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, dikejutkan dengan tewasnya penghuni rumah kos, Subur, 57, Senin (16/12). Warga asal Jalan Setiyaki, Desa Kepuh, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk ini, meregang nyawa diduga akibat sakit yang dideritanya sejak lama kambuh.

’’Tidak ada unsur pidana. Dia meninggal diduga karena sakit,’’ ungkap Kapolsek Ngoro, Kompol Gatot Wiyono, kemarin. Dugaan itu dikuatkan dari keterangan keluarga korban. Dia menyebutkan, belakangan buruh pabrik Sopanusa Tissue ini tengah mengidap komplikasi. Yakni, paru-paru, diabetes dan hipertensi. ’’Hasil identifikasi tidak ditemukan luka bekas penganiyaan pada tubuh korban,’’ tegasnya.

Tewasnya korban kali pertama ditemukan teman kerjanya, Ahmad Sari, pukul 07.15. Kebetulan, Sari memang hendak menjenguk Subur yang sakit, dan tidak masuk kerja, di tempat kos korban. Namun, saat masuk ke dalam kamar kos, Sari dikejutkan dengan kondisi Subur yang sudah tak bernyawa di tempat tidur.

Baca Juga :  Polisi Dalami Keterlibatan Pelaku Lain

Semula ia tidak mengira jika temannya tersebur sudah meninggal dunia. Kecurigaan itu muncul setelah saksi yang berulang kali mengetuk pintu kamar kos tak kunjung dibuka korban. Beberapa kali dipanggil Subur juga tidak menyahuti. Sari pun bergegas meminta tolong pemilik rumah kos untuk membuka pintu kamar menggunakan kunci cadangan. ’’Ternyata benar, di atas kasur korban sudah tidak bergerak. Dan, dinyatakan oleh dokter sudah dalam kondisi meninggal,’’ pungkasnya.

NGORO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Warga Dusun Gunungsari, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, dikejutkan dengan tewasnya penghuni rumah kos, Subur, 57, Senin (16/12). Warga asal Jalan Setiyaki, Desa Kepuh, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk ini, meregang nyawa diduga akibat sakit yang dideritanya sejak lama kambuh.

’’Tidak ada unsur pidana. Dia meninggal diduga karena sakit,’’ ungkap Kapolsek Ngoro, Kompol Gatot Wiyono, kemarin. Dugaan itu dikuatkan dari keterangan keluarga korban. Dia menyebutkan, belakangan buruh pabrik Sopanusa Tissue ini tengah mengidap komplikasi. Yakni, paru-paru, diabetes dan hipertensi. ’’Hasil identifikasi tidak ditemukan luka bekas penganiyaan pada tubuh korban,’’ tegasnya.

Tewasnya korban kali pertama ditemukan teman kerjanya, Ahmad Sari, pukul 07.15. Kebetulan, Sari memang hendak menjenguk Subur yang sakit, dan tidak masuk kerja, di tempat kos korban. Namun, saat masuk ke dalam kamar kos, Sari dikejutkan dengan kondisi Subur yang sudah tak bernyawa di tempat tidur.

Baca Juga :  Polisi Gandeng BPN, Ukur Titik Koordinat

Semula ia tidak mengira jika temannya tersebur sudah meninggal dunia. Kecurigaan itu muncul setelah saksi yang berulang kali mengetuk pintu kamar kos tak kunjung dibuka korban. Beberapa kali dipanggil Subur juga tidak menyahuti. Sari pun bergegas meminta tolong pemilik rumah kos untuk membuka pintu kamar menggunakan kunci cadangan. ’’Ternyata benar, di atas kasur korban sudah tidak bergerak. Dan, dinyatakan oleh dokter sudah dalam kondisi meninggal,’’ pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/