alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Friday, May 27, 2022

Jual Miras lewat Medsos, Didenda Rp 150 Ribu

Penjaga Konter HP Ditangkap, Disidang Tipiring

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – YAP, 25, menjual miras secara ilegal lewat facebook (FB). Penjaga konter HP di Kelurahan/Kecamatan Mojosari itu harus membayar denda Rp 150 ribu lantaran tertangkap mengedarkan 53 botol miras.

Sanksi tersebut diputuskan majelis hakim dalam sidang tindak pidana ringan (tipiting) di Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto, kemarin (16/3). YAP dijerat Pasal 25 ayat 2 Perda Kota Mojokerto Nomor 2 Tahun 2015 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol.

Pelaku ditangkap Satsabhara Polres Mojokerto Kota saat menunggu pelanggannya di Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Selasa (15/3) petang. Petugas mendapat informasi jika YAP hendak melakukan transaksi cash on delivery (COD) miras yang dipesan pelanggan lewat FB. ”Pelaku diduga tidak memiliki izin mengedarkan miras, sehingga kami bergerak mengamankan,” jelas Kasi Humas Polres Mojokerto Kota Iptu MK Umam.

Baca Juga :  Pasutri Diseruduk Avanza

Dari tangan pria kelahiran Tegalsari, Kota Surabaya itu, petugas menemukan dua kardus berisi 53 botol miras bermerek. Meliputi 29 botol Anggur Merah Gold kemasan 620 mililiter serta 24 botol Vodca Iceland kemasan 250 mililiter.

YAP berikut barang bukti langsung dibawa ke Mapolresta untuk pemeriksaan lanjut. Umam menyebutkan, pelaku mengaku jika mengedarkan miras secara ilegal. Yakni, tanpa mengantongi izin berupa SIUP-MB maupun SIUM-MBT. Selama ini, dia memasarkan miras lewat media sosial. ”Pelaku juga melayani COD sesuai lokasi permintaan pembeli,” katanya. YAP sehari-harinya bekerja sebagai penjaga konter HP.

Atas perbuatannya, YAP harus menjalani sidang tipiring kemarin sekitar pukul 10.00. Hakim ketua Jantiani Longlo Naetasi memvonis duda anak satu itu dengan denda Rp 150 ribu subsider tiga hari kurungan. ”Barang bukti disita untuk dimusnahkan,” ujar Umam. (adi/ron)

Baca Juga :  Pedagang Es Serut Ditemukan Meninggal di Jalan Prajurit Kulon

Penjaga Konter HP Ditangkap, Disidang Tipiring

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – YAP, 25, menjual miras secara ilegal lewat facebook (FB). Penjaga konter HP di Kelurahan/Kecamatan Mojosari itu harus membayar denda Rp 150 ribu lantaran tertangkap mengedarkan 53 botol miras.

Sanksi tersebut diputuskan majelis hakim dalam sidang tindak pidana ringan (tipiting) di Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto, kemarin (16/3). YAP dijerat Pasal 25 ayat 2 Perda Kota Mojokerto Nomor 2 Tahun 2015 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol.

Pelaku ditangkap Satsabhara Polres Mojokerto Kota saat menunggu pelanggannya di Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Selasa (15/3) petang. Petugas mendapat informasi jika YAP hendak melakukan transaksi cash on delivery (COD) miras yang dipesan pelanggan lewat FB. ”Pelaku diduga tidak memiliki izin mengedarkan miras, sehingga kami bergerak mengamankan,” jelas Kasi Humas Polres Mojokerto Kota Iptu MK Umam.

Baca Juga :  Ditinggal Main ke Tetangga, Ibu Hamil Kaget Rumahnya Terbakar

Dari tangan pria kelahiran Tegalsari, Kota Surabaya itu, petugas menemukan dua kardus berisi 53 botol miras bermerek. Meliputi 29 botol Anggur Merah Gold kemasan 620 mililiter serta 24 botol Vodca Iceland kemasan 250 mililiter.

YAP berikut barang bukti langsung dibawa ke Mapolresta untuk pemeriksaan lanjut. Umam menyebutkan, pelaku mengaku jika mengedarkan miras secara ilegal. Yakni, tanpa mengantongi izin berupa SIUP-MB maupun SIUM-MBT. Selama ini, dia memasarkan miras lewat media sosial. ”Pelaku juga melayani COD sesuai lokasi permintaan pembeli,” katanya. YAP sehari-harinya bekerja sebagai penjaga konter HP.

- Advertisement -

Atas perbuatannya, YAP harus menjalani sidang tipiring kemarin sekitar pukul 10.00. Hakim ketua Jantiani Longlo Naetasi memvonis duda anak satu itu dengan denda Rp 150 ribu subsider tiga hari kurungan. ”Barang bukti disita untuk dimusnahkan,” ujar Umam. (adi/ron)

Baca Juga :  Mengantuk, Bikers Terjun ke Jurang Pacet Sedalam 200 Meter

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/