alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Saturday, May 28, 2022

Masuk Kota, 19 Truk Ditilang

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Belasan truk terjaring razia angkutan barang di Jalan Brawijaya, Kecamatan Prajurit Kulon, Jumat pagi (15/10). Pelanggar ditilang karena nekat melanggar jam larangan masuk Kota Mojokerto.

Razia gabungan dishub bersama Polri/TNI ini berlangsung selama setengah jam. Sasaran utamanya, truk roda enam ke atas yang kerap melintas di lokasi. ”Total ada 19 kendaraan yang ditilang,” kata KBO Satlantas Polres Mojokerto Kota Iptu Sukaren.

Mereka ditindak karena nekat masuk kota di jam larangan pukul 06.00 sampai 18.00. Tak hanya itu, sebagian besar truk pengangkut bahan material bangunan yang melanggar juga tak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan. Misalnya, banyak truk yang tidak memiliki STNK hingga masa berlaku KIR habis. Para pelanggar langsung dijatuhi sanksi administasi. Setelah diberi surat tilang, mereka dipersilakan melanjutkan perjalanan.

Baca Juga :  Puskesmas Jetis Akui Teledor dan Tarik Salep Kedaluwarsa

Tak hanya angkutan barang. Petugas juga menghentikan pengendara yang melanggar ketertiban lalu lintas kasat mata. Seperti tak mengenakan helm hingga spesifikasi kendaraan tidak standar. ”Mereka juga kami tilang. Ada sekitar delapan pengendara motor roda dua yang ditindak,” bebernya.

Selain penertiban pengguna jalan, razia juga menyasar parkir liar. Mulai dari Jalan Raden Wijaya, Jalan Majapahit, Jalan PB Sudirman, dan Jalan Residen Pamuji. Hasilnya, sebanyak 19 pelanggar ditindak. Meliputi dua kendaraan motor dan 17 kendaraan roda empat. ”Mereka melanggar rambu larangan parkir dan trotoar jalan. Pelanggar langsung ditilang oleh satlantas,” terang Kabid Pengendalian Operasi dan Perparkiran Dishub Kota Mojokerto Robik Subagiyo. (adi/ron)

Baca Juga :  Produsen dan Pemakai Knalpot Brong Bisa Dipidana

 

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Belasan truk terjaring razia angkutan barang di Jalan Brawijaya, Kecamatan Prajurit Kulon, Jumat pagi (15/10). Pelanggar ditilang karena nekat melanggar jam larangan masuk Kota Mojokerto.

Razia gabungan dishub bersama Polri/TNI ini berlangsung selama setengah jam. Sasaran utamanya, truk roda enam ke atas yang kerap melintas di lokasi. ”Total ada 19 kendaraan yang ditilang,” kata KBO Satlantas Polres Mojokerto Kota Iptu Sukaren.

Mereka ditindak karena nekat masuk kota di jam larangan pukul 06.00 sampai 18.00. Tak hanya itu, sebagian besar truk pengangkut bahan material bangunan yang melanggar juga tak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan. Misalnya, banyak truk yang tidak memiliki STNK hingga masa berlaku KIR habis. Para pelanggar langsung dijatuhi sanksi administasi. Setelah diberi surat tilang, mereka dipersilakan melanjutkan perjalanan.

Baca Juga :  Tambang Liar Marak, Kewenangan di Kepolisian

Tak hanya angkutan barang. Petugas juga menghentikan pengendara yang melanggar ketertiban lalu lintas kasat mata. Seperti tak mengenakan helm hingga spesifikasi kendaraan tidak standar. ”Mereka juga kami tilang. Ada sekitar delapan pengendara motor roda dua yang ditindak,” bebernya.

Selain penertiban pengguna jalan, razia juga menyasar parkir liar. Mulai dari Jalan Raden Wijaya, Jalan Majapahit, Jalan PB Sudirman, dan Jalan Residen Pamuji. Hasilnya, sebanyak 19 pelanggar ditindak. Meliputi dua kendaraan motor dan 17 kendaraan roda empat. ”Mereka melanggar rambu larangan parkir dan trotoar jalan. Pelanggar langsung ditilang oleh satlantas,” terang Kabid Pengendalian Operasi dan Perparkiran Dishub Kota Mojokerto Robik Subagiyo. (adi/ron)

Baca Juga :  Sedan Terbakar di Tol Sumo

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/