alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Friday, May 27, 2022

Tilang Tiga Mobil Berlampu Strobo

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Polisi merazia kendaraan yang menggunakan strobo. Aksesori lampu tambahan tersebut dilarang karena dapat membahayakan pengguna jalan lain. Dalam razia Minggu malam (14/2), tiga mobil ditilang.

Razia tersebut dilakukan secara hunting berpartoli di jalan protokol kota sejak pukul 20.00. Sasarannya yakni kendaraan dengan lampu strobo serta pelanggaran kasat mata. Dalam razia yang berlangsung satu jam ini, tiga pelanggar ditindak. ’’Kami tilang karena pakai strobo,’’ tegas KBO Satlantas Polres Mojokerto Kota Iptu Sukaren kemarin.

Tiga pengendara mobil ditilang lantaran kedapatan memasang lampu strobo pada bodi kendaraannya. Aksesori tambahan berupa lampu berkilat-kilat itu dinilai telah melanggar aturan. Sebab lampu tersebut dapat memicu kecelakaan. ’’Bisa menyilaukan pengguna jalan lain,’’ imbuhnya.

Baca Juga :  Simpan Uang Perampokan Rp 100 Juta di Rumah Orang Tua

Peraturan itu tertuang dalam UU Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2002. Dalam pasal 58 disebutkan, kendaraan dilarang memasang perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas. Hal itu termasuk lampu tambahan yang menyilaukan, mengganti lampu rem menjadi warna putih, hingga melapisi lampu dengan warna redup. Pelanggaran terhadap pasal tersebut diancam sanksi pidana maksimal dua bulan dan denda paling banyak Rp 500 ribu.

Karen menyatakan, penambahan lampu boleh dilakukan asal disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya kendaraan besar seperti truk dan bus yang dapat menambah aksesori pencahayaan sebagai penanda dimensi dengan syarat tidak menyilaukan.

 Di luar itu, penggunaan strobo sebagai aksesori semata bakal langsung ditindak. Razia ini dilakukan secara rutin untuk menertibkan para pengguna jalan. ’’Sementara ini kami tilang dulu, kalau ketahuan lagi langsung kami copot,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Pencari Rongsokan Meninggal di Pemandian Usai Kerokan

Dalam razia yang melibatkan TNI itu, pihaknya menyita delapan STNK dan satu SIM. Selain strobo, polisi juga menilang pemotor dengan knalpot brong. (adi/abi)

 

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Polisi merazia kendaraan yang menggunakan strobo. Aksesori lampu tambahan tersebut dilarang karena dapat membahayakan pengguna jalan lain. Dalam razia Minggu malam (14/2), tiga mobil ditilang.

Razia tersebut dilakukan secara hunting berpartoli di jalan protokol kota sejak pukul 20.00. Sasarannya yakni kendaraan dengan lampu strobo serta pelanggaran kasat mata. Dalam razia yang berlangsung satu jam ini, tiga pelanggar ditindak. ’’Kami tilang karena pakai strobo,’’ tegas KBO Satlantas Polres Mojokerto Kota Iptu Sukaren kemarin.

Tiga pengendara mobil ditilang lantaran kedapatan memasang lampu strobo pada bodi kendaraannya. Aksesori tambahan berupa lampu berkilat-kilat itu dinilai telah melanggar aturan. Sebab lampu tersebut dapat memicu kecelakaan. ’’Bisa menyilaukan pengguna jalan lain,’’ imbuhnya.

Baca Juga :  Besuk Orang Sakit, Tahanan Kabur Ditangkap di Puskesmas

Peraturan itu tertuang dalam UU Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2002. Dalam pasal 58 disebutkan, kendaraan dilarang memasang perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas. Hal itu termasuk lampu tambahan yang menyilaukan, mengganti lampu rem menjadi warna putih, hingga melapisi lampu dengan warna redup. Pelanggaran terhadap pasal tersebut diancam sanksi pidana maksimal dua bulan dan denda paling banyak Rp 500 ribu.

Karen menyatakan, penambahan lampu boleh dilakukan asal disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya kendaraan besar seperti truk dan bus yang dapat menambah aksesori pencahayaan sebagai penanda dimensi dengan syarat tidak menyilaukan.

 Di luar itu, penggunaan strobo sebagai aksesori semata bakal langsung ditindak. Razia ini dilakukan secara rutin untuk menertibkan para pengguna jalan. ’’Sementara ini kami tilang dulu, kalau ketahuan lagi langsung kami copot,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Pencari Rongsokan Meninggal di Pemandian Usai Kerokan
- Advertisement -

Dalam razia yang melibatkan TNI itu, pihaknya menyita delapan STNK dan satu SIM. Selain strobo, polisi juga menilang pemotor dengan knalpot brong. (adi/abi)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/