alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Thursday, May 19, 2022

Pulang Kerja, Warga Brangkal Tewas Terlindas Truk Gandeng

JETIS, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kecelakaan di Jalan Raya Dusun Pencarikan, Desa/Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, merenggut satu korban jiwa, Sabtu malam (13/11). Imam Safii, 38, pemotor asal Dusun/Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, tewas terlindas setelah gagal menyalip menyalip truk.

Insiden sekitar pukul 20.45 itu dialami korban saat hendak pulang kerja. Mulanya ia melaju dari arah utara mengendarai Honda Supra X S 4432 PO. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), korban berusaha mendahului truk gandeng Hino nopol AG 9504 UR yang dikemudikan Hadi Joko Santoso warga Dusun/Desa Ngrojo, Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban dari lajur kanan.

“Nah, pas itu ada mobil dari awal berlawanan,” kata Kanitlaka Satlantas Polres Mojokerto Kota Ipda Lukman Basoni. Nahas, saat itu muncul sebuah mobil dari arah berlawanan yang tak diketahui identitasnya. Korban gagal mendahului truk dan masuk di sela gandengan. Badannya terlindas roda. Motornya ringsek. Dia tewas dengan luka parah di bagian kepala.

Baca Juga :  Polisi Dalami Kasus Pembobolan Uang Nasabah BRI Pungging Rp 2 Miliar

Jasad korban dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto untuk divisum. Basoni menyebut, hasil olah TKP sementara, kecelakaan terjadi akibat pengendara kurang memperhatikan situasi arus lalu lintas. Korban tak cukup ruang saat berusaha menyalip truk di depannya. “Karena kaget terus tergelincir masuk ke kolong truk,” ucapnya.

Dalam insiden maut ini, ditemukan sejumlah kartu identitas milik korban. Termasuk kartu tanda sebagai karyawan di PT Wings Surya Driyorejo, Kabupaten Gresik. Kejadian nahas ini dialami korban saat ia hendak pulang ke rumahnya. “Kalau pas kejadian itu belum hujan. Kemungkinan karena kaget tak cukup ruang sehingga terjadi laka,” imbuh Basoni. (adi/fen) 

JETIS, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kecelakaan di Jalan Raya Dusun Pencarikan, Desa/Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, merenggut satu korban jiwa, Sabtu malam (13/11). Imam Safii, 38, pemotor asal Dusun/Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, tewas terlindas setelah gagal menyalip menyalip truk.

Insiden sekitar pukul 20.45 itu dialami korban saat hendak pulang kerja. Mulanya ia melaju dari arah utara mengendarai Honda Supra X S 4432 PO. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), korban berusaha mendahului truk gandeng Hino nopol AG 9504 UR yang dikemudikan Hadi Joko Santoso warga Dusun/Desa Ngrojo, Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban dari lajur kanan.

“Nah, pas itu ada mobil dari awal berlawanan,” kata Kanitlaka Satlantas Polres Mojokerto Kota Ipda Lukman Basoni. Nahas, saat itu muncul sebuah mobil dari arah berlawanan yang tak diketahui identitasnya. Korban gagal mendahului truk dan masuk di sela gandengan. Badannya terlindas roda. Motornya ringsek. Dia tewas dengan luka parah di bagian kepala.

Baca Juga :  Tren Perceraian Melonjak

Jasad korban dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto untuk divisum. Basoni menyebut, hasil olah TKP sementara, kecelakaan terjadi akibat pengendara kurang memperhatikan situasi arus lalu lintas. Korban tak cukup ruang saat berusaha menyalip truk di depannya. “Karena kaget terus tergelincir masuk ke kolong truk,” ucapnya.

Dalam insiden maut ini, ditemukan sejumlah kartu identitas milik korban. Termasuk kartu tanda sebagai karyawan di PT Wings Surya Driyorejo, Kabupaten Gresik. Kejadian nahas ini dialami korban saat ia hendak pulang ke rumahnya. “Kalau pas kejadian itu belum hujan. Kemungkinan karena kaget tak cukup ruang sehingga terjadi laka,” imbuh Basoni. (adi/fen) 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/