Rabu, 20 Oct 2021
Radar Mojokerto
Home / Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Kantor Kejari Mojokerto Kembali Normal

Penjagaan Lebih Ketat, Pintu Pagar Tutup-Buka

14 Oktober 2021, 15: 30: 59 WIB | editor : Fendy Hermansyah

Penjagaan Lebih Ketat, Pintu Pagar Tutup-Buka

PELAYANAN: Petugas keamanan kejaksaan berjaga di pintu gerbang masuk kantor Kejaksaan Jalan RA Basuni, Kecamatan Sooko, kemarin. (Khudori Aliandu/jawaposradarmojokerto.id)

Share this      

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pelayanan di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto yang sempat terhenti mulai normal kemarin. Termasuk pelayanan pengambilan tilang.

Sehari pasca OTT Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Mojokerto Ivan Kusumayuda oleh Satgas 53 Kejagung, kantor Kejari Kabupaten Mojokerto di Jalan RA Basuni, Kecamatan Sooko, sempat tutup, Selasa (12/10). Pintu pagar terkunci rapat dan pelayanan pengambilan tilang berhenti.

Kasi Intel Kejari Kabupaten Mojokerto Indra Subrata mengatakan, pelayanan sudah kembali normal. Diakuinya, sempat tutup menyusul kedatangan tamu dari Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk memberikan pengarahan. ’’Kemarin (Selasa) memang masih tutup. Tapi sekarang (kemarin) sudah normal,’’ ungkapnya.

Baca juga: Truk Boks Tabrak Pohon

Kemarin, masyarakat sudah bisa masuk ke kantor kejaksaan untuk mendapatkan pelayanan. Namun, penjagaan di pos depan masih ketat dibandingkan hari-hari sebelumnya. Pintu gerbangnya juga dilakukan sistem buka tutup. Warga yang hendak masuk untuk mendapatkan pelayanan dikonfirmasi kepentingannya. Termasuk pemberian tanda pengenal.

Sementara itu, diperoleh informasi, kejagung terus melakukan pendalaman terkait dugaan penyimpangan yang dilakukan Kasi Pidsus Ivan Kusumayuda. Kemarin, pimpinan Kejari Kabupaten Mojokerto dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) pemkab dipanggil ke Jakarta.

Sebelumnya, Kajari Kabupaten Mojokerto Gaos Wicaksono sudah memberikan keterangan terkait dugaan kasus yang membelit Kasi Pidsus. Menurutnya, Satgas 53 Kejagung yang telah menjemput paksa Ivan di ruangannya hanya untuk klarifikasi. ’’Perlu saya sampaikan. Peristiwa kemarin (Senin) dapat saya sampaikan pada intinya Kejaksaan Agung RI melakukan klarifikasi. Karena, diduga adanya penyimpangan yang dilakukan oleh kasi pidsus dalam pelaksanaan tugasnya,’’ ungkap Gaos, Selasa (12/10). (ori/abi)

(mj/ori/fen/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia