Kamis, 20 Jan 2022
Radar Mojokerto
Home / Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Jukir Gadaikan Motor Jukir untuk Pesta Sabu

14 Januari 2022, 17: 15: 59 WIB | editor : Fendy Hermansyah

Jukir Gadaikan Motor Jukir untuk Pesta Sabu

DIKEMBANGKAN: Yudi Fajar Hari Subagio alias Gatong saat diinterogasi petugas di Mapolsek Mojosari, beberapa hari lalu. (Polsek Mojosari for jawaposradarmojokerto.id)

Share this      

MOJOSARI, Jawa Pos Radar Mojokerto - Yudi Fajar Hari Subagio alias Gatong, 49, meringkuk di sel tahanan Mapolsek Mojosari, kemarin. Jukir asal Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Mojosari, itu tidak bisa berkutik usai terbukti menggelapkan satu unit motor milik rekannya. Mirisnya, hasil aksi penipuan dan penggelapan itu digunakan pelaku untuk pesta narkoba.

Gatong tega menipu dan menggelapkan motor Yamaha Vixion bernopol S 6587 NAG milik temannya sendiri. Fany Julio Arisandi, 25, warga Kelurahan/Kecamatan Mojosari. Itu bermula saat Gatong meminjam motor milik jukir RSUD Prof dr Soekandar Mojosari tersebut beberapa hari yang lalu. ’’Jadi pelaku ini bilangnya cuma pinjam motor korban sebentar saja. Karena kenal, korban percaya saja sampai akhirnya motornya dibawa pelaku,’’ kata Kapolsek Mojosari Kompol Heru Purwandi kemarin.

Tanpa hambatan, Gatong lantas tancap gas. Korban merasa curiga saat motornya yang dipinjam sejak pagi tak kunjung kembali hingga malam hari. Bahkan pelaku tak bisa dihubungi. Merasa ada kejanggalan, korban langsung melaporkan aksi pelaku yang juga merupakan jukir serabutan di wilayah Mojosari itu ke mapolsek. ’’Korban langsung melapor ke kami setelah seharian motornya belum dikembalikan,’’ sebutnya.

Baca juga: Pur Klinik Kembali ke Keluarga

Di hari berikutnya, dibantu petugas Unitreskrim Polsek Mojosari, korban berupaya melacak keberadaan pelaku yang tiba-tiba menghilang. Hingga keberadaan pelaku berhasil diendus petugas di wilayah Pungging. Namun, saat Gatong berhasil ditangkap, motor korban sudah berpindah tangan. Pelaku telah menggadaikan motor korban ke rekannya dan laku Rp 2 juta. Mirisnya, hasil menggelapkan motor korban itu digunakan untuk membeli sabu-sabu.

Itu setelah petugas menggeledah pelaku dan mendapati satu paket sabu-sabu di dompetnya. ’’Dia mengaku menggadaikan motor korban senilai Rp 2 juta. Digunakan untuk membeli sabu-sabu senilai Rp 550 ribu dan dipakai bersama rekannya (sekaligus pengedar) yang masih DPO,’’ ungkap Heru.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, motor Yamaha Vixion warna merah bernopol S 6587 NAG, dompet warna hitam, hingga satu paket sabu sisa digunakan pelaku. Kini, pelaku dan sejumlah barang bukti diamankan di Mapolsek Mojosari guna kepentingan penyelidikan.

Pelaku dijerat pasal berlapis. Yakni pasal 114 ayat (1) subsider 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 378 juncto pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan. Gatong yang sudah tiga kali terjerat kasus serupa itu terancam meringkuk di sel tahanan maksimal di atas empat tahun. ’’Masih kita dalami dan terus kami kembangkan. Saat ini kami juga tengah melacak keberadaan rekan pelaku (pengedar sabu-sabu) yang masih DPO,’’ tukas mantan Kasat Sabhara Polres Mojokerto Kota itu. (vad/abi)

(mj/VAD/fen/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia