alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Motor Kurir Digasak Maling

Ditinggal COD, 43 Paket Ikut Lenyap

JATIREJO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Nahas menimpa Zamroni. Kurir jasa ekspedisi JNE itu gigit jari lantaran motornya raib digasak komplotan maling saat tengah transaksi cash on delivery (COD). Tak hanya itu, puluhan paket yang bakal dikirim ke pelanggan turut hilang digasak maling.

Saat kejadian, korban tengah mengendarai motor Honda Vario 125 warna hitam bernopol S 3032 QQ. Lengkap dengan keranjang kain warna hijau tua berisi puluhan paket yang akan dikirim. ”Kejadiannya sekitar pukul 10.00 Senin (11/4) di wilayah Dusun Sedati, Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo. Kita sudah laporkan ke Polsek Jatirejo,” ujar Cathlea Selly agen JNE Dinoyo Jatirejo.

Diterangkannya, saat itu korban bertugas sejak sekitar pukul 09.00. Mulanya, tidak ada hal mencurigakan saat korban mengantarkan sejumlah paket barang. Hingga tiba giliran korban mengantarkan paket dengan sistem COD di wilayah Dusun Sedati, Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo. ”Katanya (korban) dia kirim paket COD sama pelanggan di warung kopi (dekat lokasi) situ,” sebutnya.

Baca Juga :  Ditelepon Tak Dijawab, Istri Ditabrak Suami dari Belakang

Setiba di lokasi, korban langsung turun dari motor sembari membawa barang untuk diserahkan ke pelanggan. Motor korban diparkir menghadap ke selatan tepat di sisi timur Jalan Raya Domas – Jatirejo.

Urusan COD pengiriman paket rampung, korban lantas kembali. Namun nahas, saat keluar warung, motor beserta keranjang berisi paket itu sudah raib. Dengan mudah, pelaku melancarkan aksinya lantaran kunci motor korban tak dicabut. ”Sempat lihat ada dua orang pria pakai helm berboncengan parkir dibelakangnya. Ditinggal itu, ternyata motornya sudah gak ada,” tuturnya.

Dijelaskannya, saat itu korban kurang paham betul soal ciri-ciri terduga pelaku. Pasalnya, korban tengah fokus COD dan menghubungi sejumlah pelanggan untuk pengiriman barang selanjutnya. Sebab, di dalam keranjang motor terdapat puluhan paket barang yang harus dikirim di hari yang sama. ”Kalau mau kirim, kita memang chat satu per satu ke pelanggan buat pastikan dikirim ke mana. Apalagi di obrok-nya situ ada 43 paket,” urainya.

Baca Juga :  Satu Bulan, 14 Kasus Pencurian Terjadi di Tengah Pandemi Covid-19

Dibantu warga, Zamroni sempat mengejar pelaku. Namun, hasilnya nihil. Korban langsung melaporkan insiden itu ke Polsek Kutorejo untuk segera ditindak lanjuti.

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Jatirejo Iptu Suyanta membenarkan peristiwa tersebut. Petugas langsung melakukan olah TKP usai mendapati laporan. Hasilnya, korban memang kerap mengantarkan paket di sekitar TKP. Namun, petugas belum mendapati adanya kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi untuk mempermudah proses penyelidikan. ”Sudah kami lakukan olah TKP dan saat ini masih terus kami selidiki. Semoga bisa segera terungkap, kami mohon doanya,” sebutnya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Mojokerto kemarin. (vad/ron)

Ditinggal COD, 43 Paket Ikut Lenyap

JATIREJO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Nahas menimpa Zamroni. Kurir jasa ekspedisi JNE itu gigit jari lantaran motornya raib digasak komplotan maling saat tengah transaksi cash on delivery (COD). Tak hanya itu, puluhan paket yang bakal dikirim ke pelanggan turut hilang digasak maling.

Saat kejadian, korban tengah mengendarai motor Honda Vario 125 warna hitam bernopol S 3032 QQ. Lengkap dengan keranjang kain warna hijau tua berisi puluhan paket yang akan dikirim. ”Kejadiannya sekitar pukul 10.00 Senin (11/4) di wilayah Dusun Sedati, Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo. Kita sudah laporkan ke Polsek Jatirejo,” ujar Cathlea Selly agen JNE Dinoyo Jatirejo.

Diterangkannya, saat itu korban bertugas sejak sekitar pukul 09.00. Mulanya, tidak ada hal mencurigakan saat korban mengantarkan sejumlah paket barang. Hingga tiba giliran korban mengantarkan paket dengan sistem COD di wilayah Dusun Sedati, Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo. ”Katanya (korban) dia kirim paket COD sama pelanggan di warung kopi (dekat lokasi) situ,” sebutnya.

Baca Juga :  Ditelepon Tak Dijawab, Istri Ditabrak Suami dari Belakang

Setiba di lokasi, korban langsung turun dari motor sembari membawa barang untuk diserahkan ke pelanggan. Motor korban diparkir menghadap ke selatan tepat di sisi timur Jalan Raya Domas – Jatirejo.

Urusan COD pengiriman paket rampung, korban lantas kembali. Namun nahas, saat keluar warung, motor beserta keranjang berisi paket itu sudah raib. Dengan mudah, pelaku melancarkan aksinya lantaran kunci motor korban tak dicabut. ”Sempat lihat ada dua orang pria pakai helm berboncengan parkir dibelakangnya. Ditinggal itu, ternyata motornya sudah gak ada,” tuturnya.

- Advertisement -

Dijelaskannya, saat itu korban kurang paham betul soal ciri-ciri terduga pelaku. Pasalnya, korban tengah fokus COD dan menghubungi sejumlah pelanggan untuk pengiriman barang selanjutnya. Sebab, di dalam keranjang motor terdapat puluhan paket barang yang harus dikirim di hari yang sama. ”Kalau mau kirim, kita memang chat satu per satu ke pelanggan buat pastikan dikirim ke mana. Apalagi di obrok-nya situ ada 43 paket,” urainya.

Baca Juga :  Kakak-Adik Kompak Curi Motor

Dibantu warga, Zamroni sempat mengejar pelaku. Namun, hasilnya nihil. Korban langsung melaporkan insiden itu ke Polsek Kutorejo untuk segera ditindak lanjuti.

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Jatirejo Iptu Suyanta membenarkan peristiwa tersebut. Petugas langsung melakukan olah TKP usai mendapati laporan. Hasilnya, korban memang kerap mengantarkan paket di sekitar TKP. Namun, petugas belum mendapati adanya kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi untuk mempermudah proses penyelidikan. ”Sudah kami lakukan olah TKP dan saat ini masih terus kami selidiki. Semoga bisa segera terungkap, kami mohon doanya,” sebutnya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Mojokerto kemarin. (vad/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/