alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Sunday, May 29, 2022

Berikan Vonis Kebiri Kimia, Ketua PN Digeser ke Pengadilan Tipikor

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto PN Mojokerto mencatatkan rekor sebagai pengadilan pertama kali yang menjatuhkan hukuman kebiri kimia terhadap pelaku pemerkosaan, rupanya membawa berkah bagi Muslim, SH. Ketua PN Mojokerto ini langsung digeser ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat.

Dari data Tim Promosi Mutasi (TPM) Hakim disebutkan, Muslim dimutasi ke PN Jakarta Pusat sebagai hakim. Sementara, posisi yang ditinggalkan bakal diduduki Agus Walujo Tjahjono, SH. yang kini menjabat sebagai wakil ketua PN.

Sementara, wakil ketua PN baru akan diisi Asep Koswara, SH. asal Pengadilan Negeri Pekanbaru, Riau. Humas PN Mojokerto Erhammudin, SH. membenarkan beredarnya kabar tersebut. Menurutnya, tak lama lagi, serah terima jabatan akan segera dilakukan. ’’Benar. Pak Wakil (Wakil Ketua PN) akan naik (jadi ketua),’’ ujarnya, kemarin (11/9).

Baca Juga :  11 Bulan, 153 Pengendara Tewas

Ia mengakui, jika PN Mojokerto telah menerima TPM yang sudah menyebar di kalangan jaksa hingga pengacara tersebut. ’’Kami sudah menerimanya,’’ tambah Erhammudin. Muslim sudah dua tahun menjabat sebagai PN Mojokerto. Berbagai kasus berat telah dijatuhkan. Terakhir, yang mencuri perhatian publik adalah kasus perkosaan sadis yang dengan korban hingga mencapai 9 anak. Muslim yang berada di pucuk pimpinan pengadilan, memberikan persetujuan agar hakim menjatuhkan hukuman setimpal. Yakni, hukuman penjara selama 12 tahun, denda Rp 100 juta subsider 6 bulan, dan hukuman tambahan berupa kebiri kimia.

Sebelumnya, di bawah kepemimpinan Muslim, PN Mojokerto juga menjatuhkan hukuman mati terhadap pemerkosa anak, Rosat, 49. Korban Rosat adalah EM, anak perempuan yang masih berusia 11 tahun dan duduk di kelas 2 Sekolah Dasar (SD). Rumah korban hanya sekitar 100 meter dari rumah warga yang ditempati Rosat, di kawasan Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Berpindahnya Muslim ke PN Jakarta Pusat, ia akan dihadapkan sejumlah kasus besar. Di pengadilan tersebut, akan fokus menangani kasus-kasus korupsi yang terjadi di ibu kota.

Baca Juga :  Nyabu dan Nenggak Bir

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto PN Mojokerto mencatatkan rekor sebagai pengadilan pertama kali yang menjatuhkan hukuman kebiri kimia terhadap pelaku pemerkosaan, rupanya membawa berkah bagi Muslim, SH. Ketua PN Mojokerto ini langsung digeser ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat.

Dari data Tim Promosi Mutasi (TPM) Hakim disebutkan, Muslim dimutasi ke PN Jakarta Pusat sebagai hakim. Sementara, posisi yang ditinggalkan bakal diduduki Agus Walujo Tjahjono, SH. yang kini menjabat sebagai wakil ketua PN.

Sementara, wakil ketua PN baru akan diisi Asep Koswara, SH. asal Pengadilan Negeri Pekanbaru, Riau. Humas PN Mojokerto Erhammudin, SH. membenarkan beredarnya kabar tersebut. Menurutnya, tak lama lagi, serah terima jabatan akan segera dilakukan. ’’Benar. Pak Wakil (Wakil Ketua PN) akan naik (jadi ketua),’’ ujarnya, kemarin (11/9).

Baca Juga :  Buka Pintu Rumah, Tukang Disabet Sajam, Diduga Bermotif Dendam

Ia mengakui, jika PN Mojokerto telah menerima TPM yang sudah menyebar di kalangan jaksa hingga pengacara tersebut. ’’Kami sudah menerimanya,’’ tambah Erhammudin. Muslim sudah dua tahun menjabat sebagai PN Mojokerto. Berbagai kasus berat telah dijatuhkan. Terakhir, yang mencuri perhatian publik adalah kasus perkosaan sadis yang dengan korban hingga mencapai 9 anak. Muslim yang berada di pucuk pimpinan pengadilan, memberikan persetujuan agar hakim menjatuhkan hukuman setimpal. Yakni, hukuman penjara selama 12 tahun, denda Rp 100 juta subsider 6 bulan, dan hukuman tambahan berupa kebiri kimia.

Sebelumnya, di bawah kepemimpinan Muslim, PN Mojokerto juga menjatuhkan hukuman mati terhadap pemerkosa anak, Rosat, 49. Korban Rosat adalah EM, anak perempuan yang masih berusia 11 tahun dan duduk di kelas 2 Sekolah Dasar (SD). Rumah korban hanya sekitar 100 meter dari rumah warga yang ditempati Rosat, di kawasan Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Berpindahnya Muslim ke PN Jakarta Pusat, ia akan dihadapkan sejumlah kasus besar. Di pengadilan tersebut, akan fokus menangani kasus-kasus korupsi yang terjadi di ibu kota.

Baca Juga :  Nyabu dan Nenggak Bir

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/