alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Friday, May 27, 2022

Tersinggung Bleyeran Motor, Paving dan Bata Melayang

MOJOKERTO – Tersinggung dengan aksi geber motor, lima pemuda asal Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, malah berurusan dengan kepolisian. Itu setelah mereka yang diketahui dalam kondisi mabuk melempar Dwi Yulianto 20, warga Desa Tanjung Sari, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, manggunaka paving. Akibatnya, korban mengalami luka sobek di pelipis mata bagian kiri.

Kelima tersangka yakni, Bangkit Cahaya, 23; Rahmat Agus Saputra, 21; Arif Hidaya, 20; dan Afian Dwi Salam Ardianto, 20; warga Desa Awang-Awang. Sedangkan, satu tersangka, Dian Adi Cahyono, 20, warga Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari. ’’Kelimanya sekarang langsung kami lakukan penahanan,’’ ungkap Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata.

Baca Juga :  KPK Segera Sidangkan Zaenal di Pengadilan Tipikor Surabaya

Menurutnya, tim penyidik Unit Reskrim Polsek Mojosari sudah melakukan penyelidikan dan penyidikan kelima pelaku. Dengan mengumpulkan alat bukti dan memeriksa beberapa saksi, kelima pelaku akhirnya berhasil ditangkap di rumahnya maing-masing. ’’Mereka terbukti beramai-ramai melakukan kekerasan di muka umum,’’ tegasnya.

Selain itu, hasil olah TKP, petugas mengamankan barang bukti berupa tiga buah pecahan paving, dua batu bata merah serta satu buah jaket terdapat bercak darah milik korban. ’’Hasil BAP, kelima tersangka juga mengakui perbuatannya,’’ jelasnya.

Leonardus menjelaskan, kasus penganiayaan ini terjadi Jumat (1/9) sekitar pukul 01.00. Tersangka tersinggung dengan korban yang hendak berendam ke Padusan Air Panas Pacet. Bersama rombongannya menggeber motor saat melintas di Jalan Hasanudin, Dusun Candirejo, Desa Awang-awang, Kecamatan Mojosari. ’’Tapi, apapun alasannya, lima tersangka ini sudah salah karena sudah melakukan tindak pidana. Apalagi kondisi kelimanya juga sedang mabuk berat,’’ bebernya.

Baca Juga :  Bayar Angsuran Bank, Seorang Nasabah Meninggal Dunia

’’Lemparan paving itu mengenai tepat pelipis kiri korban hingga mengalami luka sobek,’’ tandasnya. Tidak terima, korban akhirnya melaporkan pelemparan itu ke Mapolsek Mojosari. ’’Kami terpaksa karena malam itu tersinggung korban bleyer-bleyer (geber) motor,’’ ungkap Bangkit, salah satu tersangka. Dia mengaku, tidak sengaja melakukan pelemparan paving ke arah korban. ’’Kami juga menyesal. Saat itu kami memang sedang mabuk habis minum arak,’’ tandasnya. (ori/abi)

 

MOJOKERTO – Tersinggung dengan aksi geber motor, lima pemuda asal Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, malah berurusan dengan kepolisian. Itu setelah mereka yang diketahui dalam kondisi mabuk melempar Dwi Yulianto 20, warga Desa Tanjung Sari, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, manggunaka paving. Akibatnya, korban mengalami luka sobek di pelipis mata bagian kiri.

Kelima tersangka yakni, Bangkit Cahaya, 23; Rahmat Agus Saputra, 21; Arif Hidaya, 20; dan Afian Dwi Salam Ardianto, 20; warga Desa Awang-Awang. Sedangkan, satu tersangka, Dian Adi Cahyono, 20, warga Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari. ’’Kelimanya sekarang langsung kami lakukan penahanan,’’ ungkap Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata.

Baca Juga :  Jelang Nataru, Polisi Musnahkan Miras Ilegal

Menurutnya, tim penyidik Unit Reskrim Polsek Mojosari sudah melakukan penyelidikan dan penyidikan kelima pelaku. Dengan mengumpulkan alat bukti dan memeriksa beberapa saksi, kelima pelaku akhirnya berhasil ditangkap di rumahnya maing-masing. ’’Mereka terbukti beramai-ramai melakukan kekerasan di muka umum,’’ tegasnya.

Selain itu, hasil olah TKP, petugas mengamankan barang bukti berupa tiga buah pecahan paving, dua batu bata merah serta satu buah jaket terdapat bercak darah milik korban. ’’Hasil BAP, kelima tersangka juga mengakui perbuatannya,’’ jelasnya.

- Advertisement -

Leonardus menjelaskan, kasus penganiayaan ini terjadi Jumat (1/9) sekitar pukul 01.00. Tersangka tersinggung dengan korban yang hendak berendam ke Padusan Air Panas Pacet. Bersama rombongannya menggeber motor saat melintas di Jalan Hasanudin, Dusun Candirejo, Desa Awang-awang, Kecamatan Mojosari. ’’Tapi, apapun alasannya, lima tersangka ini sudah salah karena sudah melakukan tindak pidana. Apalagi kondisi kelimanya juga sedang mabuk berat,’’ bebernya.

Baca Juga :  Buronan Narkoba Ngoro Dibekuk

’’Lemparan paving itu mengenai tepat pelipis kiri korban hingga mengalami luka sobek,’’ tandasnya. Tidak terima, korban akhirnya melaporkan pelemparan itu ke Mapolsek Mojosari. ’’Kami terpaksa karena malam itu tersinggung korban bleyer-bleyer (geber) motor,’’ ungkap Bangkit, salah satu tersangka. Dia mengaku, tidak sengaja melakukan pelemparan paving ke arah korban. ’’Kami juga menyesal. Saat itu kami memang sedang mabuk habis minum arak,’’ tandasnya. (ori/abi)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/