alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Tuesday, May 24, 2022

Tepergok Curi Motor, Emak-Emak Diarak Warga

JETIS, Jawa Pos Radar Mojokerto – Aksi pencurian motor di wilayah utara Sungai Brantas tengah marak. Sejak empat hari terakhir, dua maling tepergok warga. Pelaku nekat beraksi saat malam hari dengan menyasar motor yang terparkir di rumah.

Selasa (10/5) malam, SM, 54, diarak ratusan warga Desa Jolotundo, Kecamatan Jetis. Janda asal Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, itu tepergok hendak mencuri motor. Dia mengaku nekat melakukan aksinya lantaran terimpit utang.

SM digiring warga di jalan raya sekitar pukul 21.00. Mereka geram lantaran perempuan berambut panjang itu diduga hendak mencuri motor. Arak-arakan tersebut dikawal polisi sehingga tidak sampai terjadi aksi main hakim sendiri. Dia sempat diinterogasi di rumah warga sebelum akhirnya diserahkan ke polisi.

Kapolsek Jetis Kompol Soegeng Prajitno menjelaskan, pelaku segera diamankan setelah diarak massa. Aksi percobaan pencurian motor yang dilakukan pelaku berlangsung sekitar pukul 19.45. Saat itu, perempuan paro baya tersebut tengah mengotak atik motor Honda Supra warna hitam nopol S 4385 SQ di teras rumah warga Dusun Bendo. Gerak geriknya itu diketahui pemilik motor yang tengah berada di ruang tamu. ’’Orangnya sempat ditegur lalu kabur. Akhirnya ditangkap sama warga,’’ terangnya.

Baca Juga :  Nyamar Jadi Pemulung, Warga Jombang Bobol Gudang, dan Sasar Pompa Air

Pelaku diduga dalam kondisi linglung. Dia sempat ditanyai warga hingga diberi minum. Namun, setelahnya dia berusaha pergi meninggalkan lokasi. Saat itulah, warga mengamankannya. ’’Kita bawa ke mako untuk pemeriksaan lebih lanjut. Karena pelaku terlihat punya gangguan jiwa,’’ imbuh Soegeng.

Kepada polisi, pelaku mengaku malam itu hendak mencuri motor. Dia bersikukuh jika beraksi seorang diri. Soegeng menyebut, pelaku terpaksa mencuri motor lantaran terlilit utang. Dia mengaku punya tanggungan sebesar Rp 1 juta sehingga berinisiatif mencuri. ’’Baru pertama kali ini beraksi,’’ jelasnya. Kini, pelaku ditahan di rutan Mapolsek Jetis. Dia dijerat pasal 363 juncto pasal 53 KUHP tentang percobaan curanmor.

Empat hari sebelumnya, kejadian maling tepergok warga juga terjadi di Dusun Tugurejo, Desa Mojojajar, Kecamatan Kemlagi, menggagalkan aksi pencurian motor. Sabtu (7/5) malam, DF, 20, dan ER, 21, diamankan di balai desa setelah tepergok menuntun motor dari rumah warga. Kepada polisi, dua pemuda asal Desa Bakalan, Kecamatan Gondang, itu mengaku sudah tujuh kali beraksi.

Baca Juga :  Akhirnya Kepala Investasi Bodong Penuhi Panggilan Polisi

Malam itu, sekitar pukul 20.00, pelaku tepergok berusaha menuntun motor milik warga yang diparkir di ruang tamu. Pelaku memanfaatkan kondisi pintu rumah yang terbuka dan kunci motor dibiarkan menempel. Aksinya tepergok pemilik rumah. Beruntung, pelaku tak sampai dihajar warga. Kedua pelaku telah melancarkan aksi pencurian motor sebanyak tujuh kali. (adi/ron)

JETIS, Jawa Pos Radar Mojokerto – Aksi pencurian motor di wilayah utara Sungai Brantas tengah marak. Sejak empat hari terakhir, dua maling tepergok warga. Pelaku nekat beraksi saat malam hari dengan menyasar motor yang terparkir di rumah.

Selasa (10/5) malam, SM, 54, diarak ratusan warga Desa Jolotundo, Kecamatan Jetis. Janda asal Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, itu tepergok hendak mencuri motor. Dia mengaku nekat melakukan aksinya lantaran terimpit utang.

SM digiring warga di jalan raya sekitar pukul 21.00. Mereka geram lantaran perempuan berambut panjang itu diduga hendak mencuri motor. Arak-arakan tersebut dikawal polisi sehingga tidak sampai terjadi aksi main hakim sendiri. Dia sempat diinterogasi di rumah warga sebelum akhirnya diserahkan ke polisi.

Kapolsek Jetis Kompol Soegeng Prajitno menjelaskan, pelaku segera diamankan setelah diarak massa. Aksi percobaan pencurian motor yang dilakukan pelaku berlangsung sekitar pukul 19.45. Saat itu, perempuan paro baya tersebut tengah mengotak atik motor Honda Supra warna hitam nopol S 4385 SQ di teras rumah warga Dusun Bendo. Gerak geriknya itu diketahui pemilik motor yang tengah berada di ruang tamu. ’’Orangnya sempat ditegur lalu kabur. Akhirnya ditangkap sama warga,’’ terangnya.

Baca Juga :  Karyawan SPBU Curi iPhone Polisi yang Ketinggalan saat BAB

Pelaku diduga dalam kondisi linglung. Dia sempat ditanyai warga hingga diberi minum. Namun, setelahnya dia berusaha pergi meninggalkan lokasi. Saat itulah, warga mengamankannya. ’’Kita bawa ke mako untuk pemeriksaan lebih lanjut. Karena pelaku terlihat punya gangguan jiwa,’’ imbuh Soegeng.

Kepada polisi, pelaku mengaku malam itu hendak mencuri motor. Dia bersikukuh jika beraksi seorang diri. Soegeng menyebut, pelaku terpaksa mencuri motor lantaran terlilit utang. Dia mengaku punya tanggungan sebesar Rp 1 juta sehingga berinisiatif mencuri. ’’Baru pertama kali ini beraksi,’’ jelasnya. Kini, pelaku ditahan di rutan Mapolsek Jetis. Dia dijerat pasal 363 juncto pasal 53 KUHP tentang percobaan curanmor.

- Advertisement -

Empat hari sebelumnya, kejadian maling tepergok warga juga terjadi di Dusun Tugurejo, Desa Mojojajar, Kecamatan Kemlagi, menggagalkan aksi pencurian motor. Sabtu (7/5) malam, DF, 20, dan ER, 21, diamankan di balai desa setelah tepergok menuntun motor dari rumah warga. Kepada polisi, dua pemuda asal Desa Bakalan, Kecamatan Gondang, itu mengaku sudah tujuh kali beraksi.

Baca Juga :  PNS Disporabudpar Kota Mojokerto Tewas di Kamar Hotel

Malam itu, sekitar pukul 20.00, pelaku tepergok berusaha menuntun motor milik warga yang diparkir di ruang tamu. Pelaku memanfaatkan kondisi pintu rumah yang terbuka dan kunci motor dibiarkan menempel. Aksinya tepergok pemilik rumah. Beruntung, pelaku tak sampai dihajar warga. Kedua pelaku telah melancarkan aksi pencurian motor sebanyak tujuh kali. (adi/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Terancam Hukuman Maksimal

PPDB SMA/SMK Dimulai


/