alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Thursday, May 19, 2022

Istri Siri Dijual Rp 2 Juta

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – WW, 37, tega menjual istri sirinya BN, 31, kepada pria hidung belang. Korban dipaksa melayani pelanggan untuk hubungan seks threesome dengan tarif Rp 2 juta. Aksi bejat asal Tulungagung itu dilancarkan lewat media sosial (medsos) Facebook (FB).

Kepada calon pelanggan, pelaku meminta uang muka sebesar Rp 500 ribu. Setelah deal, pasangan yang menikah secara siri sejak 19 November 2021 itu akan berangkat ke hotel yang telah ditentukan di tempat domisili pelanggan. Selama enam bulan menikah, pelaku mengaku sudah dua kali menjajakan istrinya. Pertama di Kediri dan berikutnya di Kota Mojokerto.

Selasa, 29 Maret lalu, Satreskrim Polres Mojokerto Kota menggerebek keduanya di kamar salah satu hotel di Jalan Empunala, Kota Mojokerto. Saat penggerebekan, keduanya tengah berhubungan badan bersama seorang pelanggan. Di sana pula, ditemukan uang tunai sebesar Rp 1,5 juta yang dibayar pelanggan untuk jasa threesome.

Baca Juga :  Janda Dua Anak dan Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Edarkan Narkoba

Uang dari pelanggan tersebut dikuasai tersangka. WW mengaku tega menjual istrinya lantaran butuh uang. ’’Tergiur uang,’’ kata tersangka saat konferensi pers kemarin (11/4). Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai mekanik mobil itu berdalih jika aksinya dilakukan atas persetujuan korban. Sang istri disebutnya menerima dijual kepada hidung belang. ’’Ide buka jasa threesome itu berdua,’’ imbuhnya.

Wakapolres Mojokerto Kota Kompol Sarwo Waskito menjelaskan, penangkapan pelaku bermula dari patroli siber di FB. Polisi menemukan akun pelaku yang menawarkan jasa threesome bertarif Rp 2 juta. Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku dan korban asal Temanggung itu tengah melayani pelanggan di Kota Mojokerto. ’’Rp 500 ribu sebagai uang muka dan sisanya dibayar di tempat,’’ terangnya.

Modusnya, pelaku dan korban check in hotel sebagai sepasang suami istri. Lalu, di belakangnya menyusul sang pelanggan. Sesuai kesepakatan, pelaku menerima uang Rp 1,5 juta dari pelanggan sebagai tarif biaya berhubungan badan tiga orang. ’’Pelaku menjual istri sirinya melalui Facebook untuk melakukan hubungan seks threesome,’’ kata Sarwo. Menurutnya, motif pelaku yakni meraup keuntungan pribadi.

Baca Juga :  Zaenal Terima Fee Rp 1,1 Miliar dari Enam Lokasi, Ini Titik Tempatnya

Dalam penggerebekan itu, petugas mengamankan barang bukti berupa sprei kasur, uang tunai Rp 1,5 juta, tiga kondom bekas pakai, sebuah BH dan celana dalam korban, pelumas merek Vigel, satu unit mobil Panther Touring warna biru nopol AG 1617 TK milik pelaku, serta buku keterangan nikah siri tertanggal 19 November 2021.

Tersangka ditahan di rutan mapolresta. Dia dijerat UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tetang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp 600 juta. (adi/ron)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – WW, 37, tega menjual istri sirinya BN, 31, kepada pria hidung belang. Korban dipaksa melayani pelanggan untuk hubungan seks threesome dengan tarif Rp 2 juta. Aksi bejat asal Tulungagung itu dilancarkan lewat media sosial (medsos) Facebook (FB).

Kepada calon pelanggan, pelaku meminta uang muka sebesar Rp 500 ribu. Setelah deal, pasangan yang menikah secara siri sejak 19 November 2021 itu akan berangkat ke hotel yang telah ditentukan di tempat domisili pelanggan. Selama enam bulan menikah, pelaku mengaku sudah dua kali menjajakan istrinya. Pertama di Kediri dan berikutnya di Kota Mojokerto.

Selasa, 29 Maret lalu, Satreskrim Polres Mojokerto Kota menggerebek keduanya di kamar salah satu hotel di Jalan Empunala, Kota Mojokerto. Saat penggerebekan, keduanya tengah berhubungan badan bersama seorang pelanggan. Di sana pula, ditemukan uang tunai sebesar Rp 1,5 juta yang dibayar pelanggan untuk jasa threesome.

Baca Juga :  Kakak Jebloskan Adik ke Penjara, Gara-gara Gadaikan Mobil Innova

Uang dari pelanggan tersebut dikuasai tersangka. WW mengaku tega menjual istrinya lantaran butuh uang. ’’Tergiur uang,’’ kata tersangka saat konferensi pers kemarin (11/4). Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai mekanik mobil itu berdalih jika aksinya dilakukan atas persetujuan korban. Sang istri disebutnya menerima dijual kepada hidung belang. ’’Ide buka jasa threesome itu berdua,’’ imbuhnya.

Wakapolres Mojokerto Kota Kompol Sarwo Waskito menjelaskan, penangkapan pelaku bermula dari patroli siber di FB. Polisi menemukan akun pelaku yang menawarkan jasa threesome bertarif Rp 2 juta. Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku dan korban asal Temanggung itu tengah melayani pelanggan di Kota Mojokerto. ’’Rp 500 ribu sebagai uang muka dan sisanya dibayar di tempat,’’ terangnya.

Modusnya, pelaku dan korban check in hotel sebagai sepasang suami istri. Lalu, di belakangnya menyusul sang pelanggan. Sesuai kesepakatan, pelaku menerima uang Rp 1,5 juta dari pelanggan sebagai tarif biaya berhubungan badan tiga orang. ’’Pelaku menjual istri sirinya melalui Facebook untuk melakukan hubungan seks threesome,’’ kata Sarwo. Menurutnya, motif pelaku yakni meraup keuntungan pribadi.

Baca Juga :  Terlilit Utang, Malah Ditipu Pengganda Uang
- Advertisement -

Dalam penggerebekan itu, petugas mengamankan barang bukti berupa sprei kasur, uang tunai Rp 1,5 juta, tiga kondom bekas pakai, sebuah BH dan celana dalam korban, pelumas merek Vigel, satu unit mobil Panther Touring warna biru nopol AG 1617 TK milik pelaku, serta buku keterangan nikah siri tertanggal 19 November 2021.

Tersangka ditahan di rutan mapolresta. Dia dijerat UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tetang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp 600 juta. (adi/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Pemkab Apresiasi Enam Kecamatan

Klub dengan Logo Sponsor Terbanyak

Outift Jadi Identitas Diri

Artikel Terbaru


/