alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Awas, Pakai Ban Vulkanisir Bisa Ditilang

TROWULAN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Armada angkutan umum bermuatan barang diketahui masih banyak yang membandel. Mereka kedapatan melanggar ketentuan setelah dimensi truk melebihi standar. Hal itu diketahui dalam operasi sadar keselamatan oleh petugas gabungan Satlantas Polres Mojokerto dan Unit Pelaksana Teknik (UPT) Lalu Lintas Angkutan Jalan LLAJ Jatim, di eks Jembatan Timbang Trowulan, Kabupaten Mojokerto.  

”Dari pemeriksaan, ada 42 kendaraan yang diketahui melanggar. Dan, 25 kendaraan lainnya kedapatan melanggar dimensi,’’ ujar Kepala Seksi Pengendalian Opersaional UPT LLAJ Mojokerto, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur, di lokasi. Dalam operasi tersebut, petugas mengarahkan setiap pengendara yang melintas, khususnya dari arah Mojokerto-Jombang, menuju jembatan Timbang. Mereka diberhentikan sementara untuk menjalani pemeriksaan kelengkapan kendaraan. Termasuk berlaku bagi pengendara roda dua. Pemeriksaan itu meliputi, pajak kendaraan, SIM, dan STNK. ”Operasi ini bertujuan untuk menekan angka pelanggaran,’’ imbuh Yoyok.

Baca Juga :  Lapas Kerepotan, 21 Napi Dilayar ke Madiun

Setiap angkutan kendaraan yang melintas juga tidak luput dari sasaran operasi. Petugas menghentikan mereka demi memudahkan pemeriksaan kelengkapan, muatan, dan dimensi. Hasilnya, disampingi pelanggaran dimensi pada truk, juga banyak ditemukan ban truk yang gundul atau menggunakan vulkanisir. ”Padahal, kalau dalam peratauran itu harus menggunakan ban orisinal,’’ tandasnya.

Yoyok menuturkan, banyak terjadipelanggaran dimensi karena pemililk kendaraan sengaja menambahkan muatan melebihi kapasitas. ”Banyak truk yang overload muatan,’’ terangnya. Dicontohkan, sebenarnya standar muatanseberat 7,5 ton, namun ditambah demensi kapasitas muatannya melebihi 7,5 ton. Sehingga hal tersebut mempengaruhi komponen dan berisiko menyebabkan kecelakaan. Sementara, pengendara atau truk yang melanggar akan langsung menjalani proses sidang oleh petugas Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto, yang sudah menunggu di tempat operasi.(hin)

Baca Juga :  Gembong Narkoba Diganjar 8 Tahun

TROWULAN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Armada angkutan umum bermuatan barang diketahui masih banyak yang membandel. Mereka kedapatan melanggar ketentuan setelah dimensi truk melebihi standar. Hal itu diketahui dalam operasi sadar keselamatan oleh petugas gabungan Satlantas Polres Mojokerto dan Unit Pelaksana Teknik (UPT) Lalu Lintas Angkutan Jalan LLAJ Jatim, di eks Jembatan Timbang Trowulan, Kabupaten Mojokerto.  

”Dari pemeriksaan, ada 42 kendaraan yang diketahui melanggar. Dan, 25 kendaraan lainnya kedapatan melanggar dimensi,’’ ujar Kepala Seksi Pengendalian Opersaional UPT LLAJ Mojokerto, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur, di lokasi. Dalam operasi tersebut, petugas mengarahkan setiap pengendara yang melintas, khususnya dari arah Mojokerto-Jombang, menuju jembatan Timbang. Mereka diberhentikan sementara untuk menjalani pemeriksaan kelengkapan kendaraan. Termasuk berlaku bagi pengendara roda dua. Pemeriksaan itu meliputi, pajak kendaraan, SIM, dan STNK. ”Operasi ini bertujuan untuk menekan angka pelanggaran,’’ imbuh Yoyok.

Baca Juga :  Curi Burung, Disembunyikan di Jaket, Lalu Ditangkap Polisi

Setiap angkutan kendaraan yang melintas juga tidak luput dari sasaran operasi. Petugas menghentikan mereka demi memudahkan pemeriksaan kelengkapan, muatan, dan dimensi. Hasilnya, disampingi pelanggaran dimensi pada truk, juga banyak ditemukan ban truk yang gundul atau menggunakan vulkanisir. ”Padahal, kalau dalam peratauran itu harus menggunakan ban orisinal,’’ tandasnya.

Yoyok menuturkan, banyak terjadipelanggaran dimensi karena pemililk kendaraan sengaja menambahkan muatan melebihi kapasitas. ”Banyak truk yang overload muatan,’’ terangnya. Dicontohkan, sebenarnya standar muatanseberat 7,5 ton, namun ditambah demensi kapasitas muatannya melebihi 7,5 ton. Sehingga hal tersebut mempengaruhi komponen dan berisiko menyebabkan kecelakaan. Sementara, pengendara atau truk yang melanggar akan langsung menjalani proses sidang oleh petugas Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto, yang sudah menunggu di tempat operasi.(hin)

Baca Juga :  Toko Diesel Mengalami Kebakaran Hebat, Ini Gambar Apinya

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/