alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Thursday, May 19, 2022

Sempat Pamit Mencairkan Uang di Bank Swasta di Surabaya

MOJOKERTO – Kasatreskrim Polresta Mojokerto, AKP Suhariyono juga membenarkan bahwa Luluk Diana adalah istri dari Kades Sidojangkung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Hal itu terungkap setelah keluarga korban mendatangi RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, dan mengonfirmasi kebenaran ciri-ciri maupun identitas korban, Selasa (8/8) malam pukul 24.00. Dari keterangan keluarga, korban diketahui pergi meninggalkan rumah sejak Selasa (8/8) pagi, pukul 09.00. Saat itu, korban diketahui hendak mengambil sejumlah uang di salah satu bank swasta di kawasan Kota Surabaya.

Setelah itu, korban tiba-tiba ditemukan sudah dalam keadaan tewas di lahan hutan jati. Sampai saat ini, polisi masih terus mengejar identitas pelaku penganiayaan terhadap korban. Hanya saja, polisi masih kesulitan mengumpulkan keterangan yang bisa digali seratus persen. Hal itu lantaran keluarga korban masih mengalami shock berat atas kematian Luluk.

Baca Juga :  TNI Gadungan Ini Kencani Lima Janda

”Intinya, korban menuju bank di Surabaya, tapi belum diketahui apakah sudah mengambil uang tersebut atau belum. Sampai saat ini, kami masih menggali informasi untuk mengungkap identitas pelaku,” tandas mantan Kasatreskrim Polres Tuban ini.

MOJOKERTO – Kasatreskrim Polresta Mojokerto, AKP Suhariyono juga membenarkan bahwa Luluk Diana adalah istri dari Kades Sidojangkung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Hal itu terungkap setelah keluarga korban mendatangi RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, dan mengonfirmasi kebenaran ciri-ciri maupun identitas korban, Selasa (8/8) malam pukul 24.00. Dari keterangan keluarga, korban diketahui pergi meninggalkan rumah sejak Selasa (8/8) pagi, pukul 09.00. Saat itu, korban diketahui hendak mengambil sejumlah uang di salah satu bank swasta di kawasan Kota Surabaya.

Setelah itu, korban tiba-tiba ditemukan sudah dalam keadaan tewas di lahan hutan jati. Sampai saat ini, polisi masih terus mengejar identitas pelaku penganiayaan terhadap korban. Hanya saja, polisi masih kesulitan mengumpulkan keterangan yang bisa digali seratus persen. Hal itu lantaran keluarga korban masih mengalami shock berat atas kematian Luluk.

Baca Juga :  Bikin Edaran, Dispendik Antisipasi Penculikan

”Intinya, korban menuju bank di Surabaya, tapi belum diketahui apakah sudah mengambil uang tersebut atau belum. Sampai saat ini, kami masih menggali informasi untuk mengungkap identitas pelaku,” tandas mantan Kasatreskrim Polres Tuban ini.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/