alexametrics
31.8 C
Mojokerto
Tuesday, May 24, 2022

Karyawan Korban Ledakan Terluka Bakar, Seperti Ini Kondisi Mereka

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Setidaknya ada delapan karyawan menjadi korban kecelakaan kerja yang terjadi di pabrik peleburan baja PT Jaya Mestika Indonesia, Desa Tumapel, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Selasa dini hari (9/6).

Mereka rata-rata mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke RSI Sakinah Mojokerto dan RS Sidowaras Bangsal. Berikut identitas para korban yang dihimpun Jawa Pos Radar Mojokerto.

Menjalani perawatan di RSI Sakinah Mojokerto:

1.      Muslimin 32, warga Sumbergirang, Kecamatan Puri

2.      Siswoyo, 46, warga Desa Segunung, Kecamatan Dlanggu

3.      Eko Rudi, 28, warga Desa Brangkal, Kecamatan Sooko

4.      Muzaqi, 36, warga Kecamatan Dlanggu

5.      M. Meka Latansia, 29, warga Desa Losari, Kecamatan Gedeg

Baca Juga :  Penjual Bubur Jadi Penghulu Nikah Siri

6.      Lailatul Qodriyah, 30, warga Desa Bendung, Kecamatan Jetis

Sedangkan dua korban lain yang belum teridentifikasi dirawat di RS Sidowaras Bangsal. Namun, dari delapan korban yang dirawat di di rumah sakit sebagian sudah diperbolehkan pulang.

Medical Service Manager RS Islam Sakinah Mojokerto dr Roisul Umam, mengungkapkan, dari enam karyawan yang dilarikan ke rumah sakit Nahdlatul Ulama (NU) ini, tiga di antarnya sudah diperbolehkan pulang. Mereka hanya menjalani perawatan jalan setelah dilakukan pengobatan oleh tim medis rumah sakit tanpa observasi.

”Sementara yang tiga masuk rumah sakit,” ujarnya. Tiga pasien yang menjalani perawatan mengalami luka bakar di tubuhnya dengan kategori great satu. ”Luka bakarnya sampai 18 persen,” tandasnya. Di antara luka bakar itu ada di bagian tangan, kaki, dan luka di kepala.

Baca Juga :  Kejaksaan Musnahkan Oli Palsu hingga Narkoba

Sementara itu, hingga kini kepolisian belum bisa menjelaskan penyebab dari meledaknya tungku peleburan baja. “Sekarang masih kita periksa saksi-saksi,” tutur Kanitreskrim Polsek Dlanggu, Aiptu Saipul.

 

 

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Setidaknya ada delapan karyawan menjadi korban kecelakaan kerja yang terjadi di pabrik peleburan baja PT Jaya Mestika Indonesia, Desa Tumapel, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Selasa dini hari (9/6).

Mereka rata-rata mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke RSI Sakinah Mojokerto dan RS Sidowaras Bangsal. Berikut identitas para korban yang dihimpun Jawa Pos Radar Mojokerto.

Menjalani perawatan di RSI Sakinah Mojokerto:

1.      Muslimin 32, warga Sumbergirang, Kecamatan Puri

2.      Siswoyo, 46, warga Desa Segunung, Kecamatan Dlanggu

3.      Eko Rudi, 28, warga Desa Brangkal, Kecamatan Sooko

- Advertisement -

4.      Muzaqi, 36, warga Kecamatan Dlanggu

5.      M. Meka Latansia, 29, warga Desa Losari, Kecamatan Gedeg

Baca Juga :  Sempat Kerokan, Tukang Service Kulkas Tewas

6.      Lailatul Qodriyah, 30, warga Desa Bendung, Kecamatan Jetis

Sedangkan dua korban lain yang belum teridentifikasi dirawat di RS Sidowaras Bangsal. Namun, dari delapan korban yang dirawat di di rumah sakit sebagian sudah diperbolehkan pulang.

Medical Service Manager RS Islam Sakinah Mojokerto dr Roisul Umam, mengungkapkan, dari enam karyawan yang dilarikan ke rumah sakit Nahdlatul Ulama (NU) ini, tiga di antarnya sudah diperbolehkan pulang. Mereka hanya menjalani perawatan jalan setelah dilakukan pengobatan oleh tim medis rumah sakit tanpa observasi.

”Sementara yang tiga masuk rumah sakit,” ujarnya. Tiga pasien yang menjalani perawatan mengalami luka bakar di tubuhnya dengan kategori great satu. ”Luka bakarnya sampai 18 persen,” tandasnya. Di antara luka bakar itu ada di bagian tangan, kaki, dan luka di kepala.

Baca Juga :  Ingin Nge-Fly, Kalangan Pelajar Konsumsi Obat Antimabuk-CTM

Sementara itu, hingga kini kepolisian belum bisa menjelaskan penyebab dari meledaknya tungku peleburan baja. “Sekarang masih kita periksa saksi-saksi,” tutur Kanitreskrim Polsek Dlanggu, Aiptu Saipul.

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/